MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 164 : Nostalgia


__ADS_3

⟨ Jangan lupa like, vote, dan komentar! ⟩


•••


Yang Xiu terkejut dengan apa yang dilihatnya.


An Yun Lan, Ruo Qing, Qin Yu, dan Xin'er sedang menunggu dirinya di atas tempat tidur.


Yang Xiu tidak bodoh dan tahu apa tujuan mereka, Yang Xiu menggelengkan kepalanya dan berjalan masuk sambil membuka pakaiannya.


“Hanya seminggu, oke?” kata Yang Xiu saat dia menutup pintu kembali.


•••


1 Minggu Kemudian.


Kamar tempat tinggal An Yun Lan dipenuhi dengan bau persik yang wangi di mana-mana.


Erangan dan erangan terdengar selama 7 hari penuh, pada awalnya ada banyak erangan, namun sepertinya banyak yang tidak sanggup menahan rudal balistik milik Yang Xiu sehingga beberapa diantaranya tepar di atas kasur.


Saat ini, hanya Ruo Qing dan An Yun Lan saja yang bertahan.


Ruo Qing tentu masih membenci Yang Xiu, tapi dia kecanduan melakukan ini karena ketika melakukan hubungan intim dengan Yang Xiu, Dragon Blood di dalam tubuhnya entah kenapa semakin kuat dan kuat, dia berpikir jika suatu saat dapat menjadi True Dragon dengan panjang 100 kaki, maka dia bisa lepas dari sumpah darah.


Yang Xiu tentu tau apa yang wanita dewasa ini pikirkan, tapi… selama 1 Minggu ini, Ruo Qing juga mulai tergiur sampai bahkan dirinya yang bermain dengan sendirinya tanpa perlu Yang Xiu yang memerintahkan.


Pa!


Bok*ng milik Ruo Qing ditampar dengan cap lima jari milik Yang Xiu, membuatnya sedikit memerah. Ruo Qing yang merasakan itu mengerang seperti binatang yang kehabisan nafas, di antara semua wanita, hanya dia lah yang erangannya paling keras.


“Ahnn, Yang Xiu bajing*n jangan lakukan itu!” seru Ruo Qing tapi nadanya dipenuhi dengan gairah.


Yang Xiu melengkung bibirnya dan memasukkan tongkat besinya dengan cepat ke dalam gua suci milik Ruo Qing.


“Anggggg…!!”


Tidak memperdulikan ******* Ruo Qing, Yang Xiu menarik keluar tongkat besinya dan memasukkannya lagi dengan cepat, lalu dengan cepat mengeluarkannya dan memasukkannya lagi seperti mesin jahit.


Papapapa!


“Ahn … Aku cum!” erang Ruo Qing ketika air perjanjiannya muncrat keluar membasahi tongkat besi milik Yang Xiu.


“Huff … Huff …” Yang Xiu juga terlihat kelelahan, vitalitas Dragon Clan benar-benar sangat kuat! untung saja dia sudah lebih kuat.

__ADS_1


Ketika Yang Xiu baru saja duduk di atas kasur, tangannya ditarik oleh tangan yang mulus bagaikan giok.


“Yun Lan? apa kau belum puas?” kata Yang Xiu ketika melihat siapa yang menariknya.


“Maafkan Aku Tuan! tapi aku merasa bahwa Phoenix Blood ku semakin kuat.”


“Hah …” Yang Xiu hanya bisa menghela nafas dan bermain dengan An Yun Lan.


An Yun Lan segera naik ke atas pangkuan Yang Xiu dan menggerakkannya sendiri dengan pinggulnya membuat tongkat besi milik Yang Xiu semakin menegang, jika Ruo Qing begitu kasar dan agresif, maka An Yun Lan adalah begitu lembut namun memuaskan dahaga.


•••


Sore hari kemudian.


Yang Xiu dan para wanitanya, serta Hong Zheng, Wu Hen, dan Yang Yun berkumpul di lantai pertama dengan pakaian rapi.


Yang Yun merasa bahwa ada hal aneh yang terjadi pada kakaknya dan tidak bisa tidak bertanya, “Kakak, bukankah kau sudah janji akan keluar? kenapa baru sekarang? apakah kau melakukan kultivasi tertutup selama seminggu?”


“Ya, Aku melakukan kultivasi tertutup.” Yang Xiu menjawab dengan nada tegas dan meyakinkan.


“Ho'oh.” Yang Yun mengangguk dan menerima jawaban dari kakaknya dengan penuh kepercayaan.


“Ehem, lupakan itu, aku mengumpulkan kalian karena aku ingin pergi ke dunia luar, apa kalian semua mau ikut?” ujar Yang Xiu dengan nada bertanya.


“Ya.” semuanya menganggukkan kepala mereka yang berarti bahwa mereka setuju dengan ajakan Yang Xiu.


Ketika muncul kembali, mereka semua muncul di tengah hutan.


Yang Xiu lalu mengumpulkan kembali Small World Bead ke dalam pakaiannya.


“Energi spiritual langit dan bumi sangat rendah di sini!” ungkap Hong Zheng setelah merasakan sekitarnya.


“Ini bahkan lebih rendah daripada benua Green Light.” lanjut Hong Zheng.


Yang lainnya juga merasakan sekitarnya dan memang benar bahwa energi spiritual langit dan bumi benar-benar sangat rendah di sini, mungkin paling beruntung hanyalah berkultivasi hingga tingkat Transcendent Tahap 3 saja.


“Apa ini tempat tinggal Anda, Tuan muda?” tanya Hong Zheng dan Wu Hen secara bersamaan.


“Ya, benar … ini adalah tempat tinggalku.” jawab Yang Xiu dengan nada membosankan.


“Oh …” semuanya mengangguk mengerti.


“Kakak, apa yang ingin kau lakukan?” tanya Yang Yun kepada Yang Xiu.

__ADS_1


Yang Xiu terdiam selama beberapa saat sebelum akhirnya berbicara, “Aku ingin ke suatu tempat … Yun’er, ajaknya para gadisku jalan-jalan … jika ada yang berani macam-macam, bunuh saja! tidak apa-apa walau kau menghancurkan negaranya sekalian.”


Perkataan Yang Xiu terdengar serius di telinga semua orang, sehingga Yang Yun sedikit berkeringat dingin, wanita-wanita ini terlalu cantik, jika dibawa di tempat umum, bukankah itu sama dengan memamerkan berlian ke hadapan pencuri?!


“Umm, lalu apa tugas kami, Tuan Muda?” tanya Hong Zheng kepada Yang Xiu, Wu Hen juga merasa penasaran.


“Tugas kalian berdua …” Yang Xiu menatap mereka berdua, “Tidak ada, pergilah sana.” kata Yang Xiu.


“Eh, apa kami liburan?” kata Wu Hen dengan pandangan mata bersemangat.


“Ya, pergilah!” balas Yang Xiu dengan tidak sabar.


“Hahaha. Terimakasih, Tuan Muda!” Wu Hen menangkupkan tinjunya dan terbang menjauh dengan senyum di wajahnya.


Setelah Wu Hen pergi, para gadis juga pergi dipimpin oleh Yang Yun.


Kini hanya ada Hong Zheng!


Hong Zheng saat ini penampilannya masihlah seorang pemuda tampan, bahkan para wanita mungkin bisa tergila-gila dengan wajahnya itu.


Yang Xiu berkata kepadanya dengan wajah aneh, “Hong Zheng, seleramu benar-benar aneh!”


“Tuan Muda mengerti …” Hong Zheng merasa malu karena pikirannya dibaca oleh Yang Xiu.


“Tapi terserah kau, selama itu tidak menghambatku, maka biarlah.” lanjut Yang Xiu.


Yang Xiu segera mengerahkan spiritual mind miliknya dan muncul sepasang ibu dan anak di depannya.


“Xi Niang, Ning'er …” gumam Hong Zheng ketika melihat bahwa Tuan Mudanya mengabulkan pikirannya.


Kedua ibu dan anak itu segera mengambil sikap sopan di depan Yang Xiu dan menyembahnya ke tanah.


“Angkat kepala kalian, lain kali jangan sampai di tanah, kau bukan pelayan kelas bawah tapi … ah sudahlah.” Yang Xiu malas melanjutkan perkataannya dan menghilang dari tempatnya.


•••


Beberapa kilometer jauhnya dari tempat mereka, Yang Xiu muncul di atas gedung yang menjadi gedung tertinggi di Kota Beijing.


“Dunia tipu-tipu … tapi inilah rumahku.” ucap Yang Xiu dengan mata sayu sambil mengenakan topeng penyamarannya sehingga penampilannya sama dengan penampilannya ketika menghancurkan keluarga William dulu.


Yang Xiu lalu melihat ke arah timur dan dia bisa melihat tiang listrik tempat dia disambar petir brengsek sebelumnya.


Yang Xiu lalu mengarahkan pandangannya ke arah utara dan dia melihat rumah sakit Kyoto, tempat dia mati sebelumnya.

__ADS_1


Yang Xiu akhirnya melihat ke arah barat, yaitu tempat pemakaman.


⟨ Bersambung! ⟩


__ADS_2