MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 463 : Xiao Bai Menjadi Pandai?


__ADS_3

Selamat membaca :)


°°°


Seratus tahun berlalu setelah itu, dan berbagai guard masih terbang dengan tenang di angkasa yang luas dengan tenang dan hening.


Hingga pada suatu hari, di sebuah planet yang paling depan, seorang Venerable menatap dengan penuh wibawa ke kejauhan karena merasa ada yang aneh.


Tidak ada cahaya atau gemerlap bintang di dalam sana, seolah ini adalah wilayah mati.


Bukan hanya Venerable itu saja yang melihat keanehan ini, tapi ada beberapa juga yang melihatnya dan segera melapor ke pusat guard untuk berhenti bergerak.


Shiu Shiu Shiu~!


Semua Holy Ancestor segera muncul di bagian terdepan dan memandang ke depan dengan aneh juga.


"Lihat, ada seseorang di dalam sana!" salah satu Holy Ancestor menunjuk ke kejauhan, dan semua mata Holy Ancestor mengikuti arahannya.


"Itu ... Weixi!" Salah satu Holy Ancestor terkejut melihatnya.


Weixi adalah salah satu dari para Lord Sovereign, meski tidak terlalu kuat, namun juga tidak terlalu lemah. Namun apa yang terjadi saat ini sangat aneh, karena Weixi terlihat seperti hanya berdiam diri di satu tempat saja.


"Apakah ini jebakan?" Lao Sheng mengernyitkan keningnya ketika melihat hal ini.


"Bukan!"


"Bukan!"


"Bukan!"


Yang Xiu, Xiao Bai, serta Gu Yao berkata bersamaan.


"Eh? apakah kalian mengetahui sesuatu?" Lao Sheng bertanya dengan ekspresi terkejut.


"Ini pasti sisa teknik rahasia berkekuatan ruang!" jawab ketiganya secara bersamaan.


Untuk membuktikan perkataan mereka, Yang Xiu melemparkan sebuah serangan acak ke depan mereka.

__ADS_1


Awalnya tidak ada yang aneh, namun setelah masuk lebih jauh lagi, serangannya tiba-tiba berpindah tempat sendiri ke kiri, lalu tiba-tiba berpindah lagi ke kanan, dan tiba-tiba bergerak ke arah mereka kembali, namun akhirnya berpindah tempat lagi ke arah dalam.


"Apa maksudnya ini?" Beberapa Holy Ancestor mulai kebingungan, tapi Yang Xiu juga bingung karena dia belum pernah melihat teknik rahasia ruang yang aneh dan unik seperti ini.


Di dalam wilayah yang terdapat keanehan itu, Weixi terlihat sangat gugup ketika merasakan ada banyak kehadiran kuat di belakangnya, dan dia semakin panik lagi ketika serangan dari Yang Xiu entah kenapa tiba-tiba mengarah ke arahnya.


"Persetan!" Weixi mengutuk Yang Xiu di dalam hatinya, dan cepat-cepat melangkah ke samping, namun bukannya tiba di samping, dia justru tiba di suatu tempat yang tak jauh dari sana secara acak.


Menyaksikan keanehan ini, para Holy Ancestor mengerutkan kening mereka.


Siapapun itu, tapi bisa menciptakan teknik semacam ini, sudah pasti adalah ahli dari segala ahli Dao ruang.


"Haruskah kita mengambil jalan memutar? aku yakin para Lord Sovereign yang lain juga melakukan hal yang sama!" kata salah satu Holy Ancestor.


"Bukankah hanya perlu menghancurkannya?" seorang lelaki paruh baya bercula satu maju dan meninju kedua tinjunya.


Ia adalah Holy Monster bernama Lei Qing.


"Ya, ayo kita coba yang dikatakan saudara Lei!" Lao Sheng nampaknya setuju.


Dengan arahannya, semua Holy Ancestor pun terbang agak jauh ke depan, lalu mengeluarkan salah satu teknik terkuat mereka.


Semua Holy Ancestor melepaskan teknik mereka baik itu teknik rahasia, ataupun elemental technique.


Semua teknik rahasia dan elemental technique membombardir di udara dan masuk ke dalam jangkauan anomali ruang.


Namun tidak berdampak apapun, semua serangan itu justru berpindah-pindah tempat di dalam anomali ruang, hingga tanpa sengaja ada beberapa yang mengenai Weixi, membuatnya terkena cedera parah sekaligus karena menanggung lima serangan sekaligus.


"Arrrggggghhhh, manusia brengsek!" Weixi menjerit kesakitan sambil menciptakan sebuah pelindung pada tubuhnya, namun tiba-tiba ada sebuah serangan berwujud naga api yang mengenainya dan membuat Weixi langsung menjadi abu.


"Elemental Technique siapa itu?! sangat kuat!"


"Yang Xiu, itu punyamu, bukan?" Lao Sheng bertanya dengan pelan.


"Mata saudara Lao bagus, sebab itu memang punyaku." Yang Xiu berkata dengan sedikit keras, membuat beberapa Holy Ancestor yang tadi memandang remeh dirinya, kini menjadi sedikit mengakuinya.


"Ehem, lupakan itu, sekarang lihatlah, serangan kita tidak berguna pada array atau teknik rahasia ini!" Lao Sheng berkata untuk menenangkan suasana.

__ADS_1


"Apa kalian ada saran?" tanya Lao Sheng.


"Aku rasa ini bukan teknik rahasia, melainkan Array Alami yang tercipta dengan sendirinya," ungkap Yang Xiu, "Dan aku tahu cara mudah melewati ini!"


"Oh, bagaimana?" Lao Sheng bertanya, bahkan Gu Yao juga terlihat agak penasaran.


"Saudari Gao, kau benar-benar tidak tahu caranya?" Yang Xiu memandangnya dengan tidak percaya, dia lalu memandang muridnya Xiao Bai, "Aku rasa tidak perlu bertanya padamu ..."


"Hei, aku paham!" Xiao Bai berdecak kesal.


"Hoh?" Yang Xiu mengangkat alisnya, "Sebutkan idemu itu ..."


Xiao Bai memasang senyum bangga, akhirnya Honoured Masternya mempercayai dirinya sedikit. Xiao Bai lalu menjelaskan dengan wajah datar, "Kita hanya perlu membuat Void Tunnel!"


"Kau pintar juga yah ..." Yang Xiu nampak sedikit heran dengan Xiao Bai.


"Membuat Void Tunnel? tapi jika kita tidak mengetahui koordinat pasti, kita malah mungkin berteleportasi ke tempat lain!" Gu Yao menyanggah pembicaraan keduanya. "Terlebih karena ada array alami ini, ruang menjadi kacau di depan, membuat void tunnel di tempat ini membutuhkan satu atau dua bulan karena kesulitan mencari titik terbaik, kecuali kalau ada satu orang lagi dari sisi berlawanan yang merobek ruang ke arah sini, maka akan lebih mudah."


Xiao Bai menatap Gu Yao dengan wajah polos, "Lihat di sana!" Xiao Bai menunjuk ke kedalaman wilayah, jelas terlihat ada sebuah serangan yang berhasil keluar dari array alami ini dan terus berlanjut pergi ke kedalaman ruang hampa.


"Itu adalah teknik rahasiaku!" ungkap Xiao Bai, "Karena teknik rahasia itu mengandung kekuatan ruangku, lihat ini!"


Xiao Bai tiba-tiba menghilang dari tempatnya, dan ketika muncul kembali, dia sudah tiba sangat jauh di dekat teknik rahasia miliknya.


"Dia memang pintar ..." Yang Xiu bergumam bangga, memang tidak salah memilih Xiao Bai sebagai muridnya.


"Robeklah ruangnya!" teriak Yang Xiu dengan cukup keras.


Suara Yang Xiu terdengar di telinga Xiao Bai beberapa menit kemudian, dia langsung menganggukkan kepalanya dan merobek ruang dengan diameter sebesar dua matahari.


Yang Xiu pun melakukan hal yang sama, kedua tangannya mencengkram ke depan dan mengoyak ruang, lalu merobeknya seperti merobek pakaian ke kedua arah dengan santai.


Srekkk ...


Robekan yang sama besarnya seperti diameter dua matahari tercipta di tempat ini.


"Ayo, bantu aku!" Yang Xiu menoleh ke arah Gu Yao, lalu Gu Yao pun mengangguk, dan keduanya terjun ke dalam robekan ruang yang sangat besar itu.

__ADS_1


"Sekarang kita hanya bisa menyerahkannya kepada mereka saja, yang lain mulailah memulihkan kekuatan kembali!" ujar Lao Sheng.


« Bersambung! »


__ADS_2