
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
Menerobos jauh ke dalam hutan dengan kecepatan yang konstan, keempatnya berhasil mencapai wilayah terluar dari pusat dunia rahasia profound qi.
Entah kenapa, Yang Xiu merasakan keanehan saat masuk ke dalam lingkup wilayah ini. “Benar yang kau katakan Huong Ma, energi spiritual langit dan bumi di tempat ini benar-benar sangat kental!”
“Woof … Woof!”
Yang Xiu tiba-tiba melihat kepala Lang Mo dan bertanya, “Apakah ada benda bagus?"
“Woof!” Lang Mo dan Lang Mu mengangguk.
“Baiklah, ayo pergi!”
Mereka berempat segera beranjak pergi dari tempat tersebut dengan cepat, hingga akhirnya keempatnya tiba-tiba merasakan keanehan.
“Tuan, aku rasa kita sudah pernah melewati tempat ini!” ujar Huong Ma sambil melihat ke arah sekeliling.
Yang Xiu mengangguk, “Sepertinya kita terjebak ke dalam array ilusi alami!”
“Woof Woof …” Lang Mo memiliki wajah yang bersalah.
“Tidak apa-apa, array ilusi atau apapun itu …” Yang Xiu memejamkan matanya, lalu membukanya kembali ketika matanya dilapisi oleh kekuatan dao array, “Tidak berguna di hadapanku untuk saat ini!”
Seketika pandangan mata Yang Xiu menjadi berwarna hitam dan putih sejauh mata memandang.
“Ayo maju!” titah Yang Xiu.
Sambil bergerak maju, Yang Xiu mulai mengamati sekitarnya secara hati-hati, untuk melihat apakah ada tanda-tanda keanehan.
Setelah berjalan cukup jauh, Yang Xiu langsung meminta mereka untuk berhenti dan menembakkan cahaya laser dari jarinya ke arah bunga berwarna merah yang ada di depan mereka.
Krak Krak Krak!
Ruang mulai berderit dan hancur, menunjukkan pemandangan yang sebenarnya.
Persis di depan mereka, terdapat sebuah air terjun di mana di baliknya terdapat gua batu.
“Woof … Woof!” Lang Mo langsung berlari ke arah balik air terjun tersebut dengan sigap.
Yang Xiu hanya dengan tenang membiarkan Lang Mo membawanya pergi. Ketika masuk ke dalam gua batu tersebut, Yang Xiu tiba-tiba menarik telinga Lang Mo agar berhenti.
Menoleh ke samping gua, Yang Xiu sedikit bingung, pasalnya terdapat void tunnel di sana.
Ini adalah dunia kecil rahasia, bagaimana bisa ada void tunnel lagi? ataukah ini void tunnel yang mengarah ke dunia luar?
__ADS_1
“Void Tunnel? aku tidak pernah mendengar ada sesuatu semacam ini …” Huong Ma datang ke depan void tunnel dan melihat-lihat dengan penasaran.
“Kalau begitu masuklah ke dalamnya!” Yang Xiu menendang bokongnya dengan kaki kanannya, membuat Huong Ma terlempar ke dalam void tunnel sambil mengutuk-ngutuk Yang Xiu dalam benaknya.
“...”
Yang Xiu menunggu selama beberapa saat, tapi Huong Ma belum balik juga dari dalam void tunnel.
“Dia tidak mungkin mati, kan?”
“...”
Setelah menunggu selama beberapa saat lagi, Yang Xiu masih belum mendapatkan kepastian.
“Lupakan saja, kuda sialan itu pasti sudah mati, ayo kita per—”
Ketika Yang Xiu baru saja hendak pergi, tiba-tiba void tunnel tersebut nampak seperti berdengung karena sesuatu, tapi masih belum ada tanda-tanda bahwa Huong Ma akan keluar juga.
Mengerutkan keningnya, Yang Xiu memilih untuk bertanya kepada sistem saja.
[Ini sepertinya adalah void tunnel satu arah, yang artinya hanya bisa digunakan ke dalam saja, namun tidak bisa digunakan kembali. Tentu saja, hal ini tidak berlaku untuk Host yang melatih kekuatan ruang!]
‘Lalu menurutmu void tunnel ini ke arah mana?’ tanya Yang Xiu.
[Kekosongan!]
“Kalian berdua tunggu di sini!” perintah Yang Xiu, tanpa basa-basi lagi dia langsung melangkah ke dalam void tunnel.
Hronn …
Setelah tiba di sisi lain, semua tempat hanya dipenuhi dengan kekosongan yang gelap.
“Tuan, Tuan, aku tau kau akan datang!” Huong Ma berlari ketakutan ke arah Yang Xiu, di belakangnya terdapat dua sosok yang mengejarnya.
“Manusia?” Yang Xiu menaikkan alisnya, rupanya ada manusia di tempat hantu ini.
“Phew~ Tuan, ayo bantu aku untuk membunuh mereka!” Huong Ma datang ke samping Yang Xiu dan memberikannya saran.
“Hentikan tingkah bodohmu itu!” tegas Yang Xiu, lalu memandangi dua sosok yang sedang melesat ke arahnya, “Siapa kalian?”
“Hehehe, makanan,” wanita paruh baya berambut hitam memandangi Huong Ma dengan tatapan rakus dan air liur keluar dari mulutnya.
Sementara itu, pria paruh baya berambut hitam yang mengejarnya akhirnya mencapai pundaknya dan menghentikannya.
“Ju Yun, hentikan!” teriak pria paruh baya tersebut kepada wanita yang sepertinya adalah istrinya.
“Ju Yun?” Yang Xiu mengernyitkan keningnya.
“Kau mengenal istriku?” tanya lelaki paruh baya itu dengan alis mengerut. Mereka sudah terjebak sangat lama di tempat ini, siapa yang sangka bahwa akan ada yang mengetahui nama istrinya.
__ADS_1
“... Kau adalah Ming Ye Chang?” tanya Yang Xiu lagi.
“Bagaimana bisa kau …” pria paruh baya tersebut hampir tidak bisa berkata-kata lagi.
“Ternyata benar!” seru Yang Xiu. “Kalian berdua adalah orang tua dari Ming Yue!”
“Hmmpp!” Seketika tatapan tajam terarah ke arah Yang Xiu, diarahkan oleh wanita paruh baya itu, Ju Yun.
‘Wanita ini sepertinya sudah stress karena terjebak sangat lama di tempat ini …’ batin Yang Xiu.
“Kau mengenal Yue’er? siapa kau?!” teriak Ming Ye Chang dengan nada sangat terkejut.
“Hmm, ayo kita pergi dari tempat ini terlebih dahulu!” balas Yang Xiu.
“Ahhh … anak muda, jika kau berpikir seperti itu, maka kau salah, sekali masuk di tempat ini maka mustahil untuk keluar, aku yang adalah Realm Lord tahap 6 puncak pun hanya bisa pasrah di dalam sini,” ungkap Ming Ye Chang.
“Sudahlah, cepat datang ke sini!” tegas Yang Xiu.
“Baiklah …” Ming Ye Chang mengangguk, menurutnya Yang Xiu tidak mungkin memiliki ide jahat, memangnya untuk apa berbuat jahat di tempat ini?
Setelah keduanya datang ke sisi Yang Xiu, Huong Ma sedikit bergidik merasakan tatapan lapar yang datang dari Ju Yun.
“Jangan menolak!” Yang Xiu mengeluarkan kekuatan ruangnya untuk melapisi tubuh mereka semua, lalu dengan satu gerakan mereka semua langsung masuk ke dalam void tunnel.
Shiuuu …
Shiuuu …
Shiuuu …
Shiuuu …
“I-Ini …” Wajah Ming Ye Chang sangat terkejut. Udara, energi spiritual … ini benar-benar hal yang cukup dia rindukan dalam ratusan tahun terakhir.
“Woof!”
“Woof!”
Tiba-tiba dua ekor serigala hitam dan putih datang ke arah mereka, membuat Ming Ye Chang menjadi waspada dan langsung melindungi Ju Yun.
“Santai saja, dia peliharaanku,” jelas Yang Xiu sambil mengelus-elus kepala keduanya.
Wajah Ming Ye Chang semakin dipenuhi dengan keterkejutan lagi dan tidak bisa menahan untuk bertanya: “Pe-Peliharaanmu? siapa kau sebenarnya!?”
Yang Xiu berbalik dan menjawab, “Aku adalah …”
« Bersambung! »
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)
__ADS_1