
⟨ Jangan lupa like, vote, dan komentar! ⟩
•••
Yang Xiu segera mengeluarkan Small World Bead dari pakaiannya dan memberikannya kepada An Yun Lan.
“Pegang ini.” kata Yang Xiu.
An Yun Lan menerimanya, lalu Yang Xiu masuk ke dalam Small World Bead bersama-sama dengan Gu Tianji.
Setibanya di dalam Small World Bead, Yang Xiu mencari sebuah kamar kosong di lantai 6 dan meletakkan Gu Tianji di atas tempat tidurnya.
Yang Xiu kemudian memejamkan matanya selama beberapa saat, lalu membukanya.
“Atas kehendakku, terciptalah!" gumam Yang Xiu.
Tiba-tiba Yang Xiu mengerahkan sebuah Qi berwarna biru yang merupakan Chaos Qi dari tangannya dan membentuk siluet manusia, lalu setelah proses selama 1 hari satu malam, akhirnya muncul seorang lelaki berumur 10 tahun tanpa pakaian di depannya.
Wajah lelaki itu seperti manusia pada umumnya, hanya saja warna matanya sama seperti Yang Xiu yaitu berwarna merah.
Aura yang dipancarkan oleh remaja kecil itu merupakan aura puncak Emperor tahap 7!
Remaja itu membuka matanya lalu mengangkat kepalanya ke arah Yang Xiu.
“Bawahan melihat Yang Mulia!” ujarnya dengan nada sopan.
“Ini …” Yang Xiu sedikit terkejut, dia benar-benar menciptakan suatu makhluk hidup!
‘Tapi hanya menciptakan 1 saja aku sudah menguras separuh kekuatan dan juga sepertinya menggunakan beberapa tetes Blood Qi milikku, sepertinya teknik ini memiliki batasan tersendiri padaku.’ batin Yang Xiu.
Yang Xiu lalu menaruh tangannya ke atas dahi pemuda itu dan mengirim informasi mengenai Teknik Rahasia : Four Ways untuk dipelajari.
“Pelajari itu, dan yah … Namamu adalah Mo Xiao!” kata Yang Xiu, sekaligus memberikannya nama
Wajah remaja itu memancarkan rasa hormat yang mendalam kepada Yang Xiu setelah di beri nama yaitu Mo Xiao.
“Mo Xiao akan melakukannya!” kata Mo Xiao dengan kepala tertunduk.
Yang Xiu kemudian membeli sepasang pakaian berwarna hitam dan memberikannya kepadanya, lalu menyuruhnya pergi.
Setelah Mo Xiao pergi, Yang Xiu lalu memandang ke arah Gu Tianji lagi.
“Langkah Ketiga, Health Qi!” Segera tubuh Yang Xiu dipenuhi dengan aura biru, tapi tangannya mengeluarkan sebuah energi padat berwarna hijau yang memancarkan vitalitas kehidupan yang sangat kuat.
Yang Xiu lalu menutupi seluruh tubuh Gu Tianji dengan Health Qi miliknya sehingga wajahnya yang pucat agar membaik dan nafasnya lebih teratur daripada sebelumnya.
__ADS_1
“Aku harus melakukan ini sampai Mo Xiao dapat mempelajari teknik rahasia itu!” kata Yang Xiu sambil terus mengaliri Health Qi ke dalam tubuh Gu Tianji.
•••
1 bulan berlalu.
Tok! Tok! Tok!
Pintu ruangan berbunyi dan sedikit mengganggu konsentrasi Yang Xiu.
“Masuk!” kata Yang Xiu tanpa memandang ke arah pintu.
Segera Mo Xiao masuk ke dalam, wajahnya terlihat cukup menyeramkan karena warna matanya yang sangat dingin itu, tapi … dia benar-benar kelihatan polos seperti bocah 10 tahun pada umumnya.
“Mo Xiao melihat Raja!” remaja itu menangkupkan tinjunya dan dengan rendah hati kepada Yang Xiu.
“Kesini." kata Yang Xiu, lalu Mo Xiao berjalan ke arah Yang Xiu.
“Apa kau sudah selesai mempelajari apa yang aku suruh?” tanya Yang Xiu.
Mo Xiao menggaruk kepalanya seperti malu akan sesuatu.
“Ada apa?” tanya Yang Xiu dengan wajah dingin.
“Tidak, aku hanya tidak bisa memahami langkah ke-4, mungkin karena kekuatanku masih sangat rendah.” ungkap Mo Xiao.
“Gantikan Aku untuk menyembuhkan orang ini!” perintah Yang Xiu.
“Baik, Yang Mulia." balas Mo Xiao, lalu dia bertukar posisi dengan Yang Xiu dan menggunakan Health Qi miliknya dengan baik.
Yang Xiu melihat bahwa efektivitasnya sepertinya sedikit menurun, tapi setidaknya masih dapat menyembuhkan Gu Tianji dalam 1 setengah tahun lagi.
Yang Xiu lalu pergi cukup jauh ke pojokkan ruangan, lalu bergumam, “Aku sebaiknya menciptakan satu lagi untuk membantu Mo Xiao!”
Selang beberapa saat, muncul lagi satu remaja perempuan tanpa busana yang warna matanya berwarna biru.
Yang Xiu akhirnya sadar bahwa ciptaannya sebenarnya tidak sempurna karena tidak memiliki alat vital alias mereka genderless.
‘Sangat disayangkan.’ gumam Yang Xiu.
“Bawahan bertemu Yang Mulia!”
Yang Xiu kembali dari pikirannya ketika mendengar panggilan dari remaja perempuan di depannya.
‘Yang Mulia juga? sepertinya ciptaanku memiliki sifat dan karakteristik yang tidak terlalu berbeda.’ batin Yang Xiu.
__ADS_1
“Mulai saat ini namamu adalah Mo Xue!” kata Yang Xiu kepada gadis remaja yang sedang tunduk di lantai kepadanya.
Sama seperti Mo Xiao, wajah Mo Xue juga terlihat senang ketika diberi nama oleh Yang Xiu yang sudah dianggap sebagai Raja-nya.
“Terimakasih, Yang Mulia!” kata Mo Xue.
“Yah, mulai saat ini kau adalah saudari perempuan dari bocah itu!” Yang Xiu menunjuk ke arah Mo Xiao.
“Baik!” kata Mo Xue.
Yang Xiu mengangguk puas lalu memberikannya misteri tentang Teknik Rahasia : Four Ways kepadanya untuk dipelajari agar dirinya bisa membantu Mo Xiao.
Tak lupa Yang Xiu juga memberikannya pakaian yang cukup bagus untuk anak seumurannya dan menyuruhnya pergi dan memakai kamar kosong di lantai 6 untuk berkultivasi tertutup.
“Baiklah, kurasa sudah cukup." gumam Yang Xiu, lalu dirinya menghilang dari tempatnya.
•••
Di Kutub Selatan | Di Dalam Sebuah Gua
“Hey, aku rasa laki-laki itu sedang bermain dengan wanita lain di dalam sana, dia sangat lama!” kata Ruo Qing kepada An Yun Lan.
Keduanya saat ini sedang duduk di dalam sebuah gua yang jaraknya tak jauh dari tempat mereka awalnya mengepung Gu Tianji.
“Ruo Qing, jangan berpikir aku tidak berani membunuhmu!” balas An Yun Lan dengan wajah dingin.
“Bercanda, aku hanya bercanda.” Ruo Qing mengibaskan tangannya, dia sedikit ngeri mengingat hal nekat yang dilakukan oleh An Yun Lan dulu ketika melawannya.
Tidak lagi memperdulikan hal itu, setelah menunggu selama beberapa saat, Yang Xiu akhirnya keluar dari dalam Small World Bead dan muncul di depan dua wanita itu yang sejak tadi saling diam-diaman.
Yang Xiu mengetahui apa yang terjadi tapi dia tidak terlalu memperdulikannya, memang hubungan antar manusia sudah sewajarnya ada suka maupun tidak.
“Kalian berdua, Ayo kita pergi!” kata Yang Xiu.
•••
Negara Jepang | Malam Hari
Di sebuah taman yang indah, Hong Zheng duduk berduaan bersama Xi Niang sambil melihat Xi Ning'er yang saat ini sedang bermain bersama anak-anak seumurannya di taman dengan wajah gembira.
Wajar karena dia pun hanyalah anak kecil.
“Sekarang aku punya tujuan baru …” kata Hong Zheng secara tiba-tiba.
“Eh? apa tujuan Saudara Hong?” Xi Niang cukup penasaran dengan kalimat Hong Zheng sehingga akhirnya bertanya.
__ADS_1
⟨ Bersambung! ⟩