
⟨ Jangan lupa like, vote, dan komentar! ⟩
•••
Di dalam Small World Bead.
Yang Xiu muncul dengan santai di dalam Pagoda Suci dan langsung tiba di meja makan di lantai pertama.
Orang-orang yang berada di meja makan cukup kaget dengan kemunculan tiba-tiba Yang Xiu dan segera bangkit berdiri untuk memberi salam, tapi Yang Xiu mengangkat tangannya dan menyuruh mereka duduk kembali.
Di dalam ruang makan itu, hanya ada Hong Zheng, Wu Hen, Qin Yu, Xin'er, An Yun Lan, dan Yang Yun.
Yang Xiu kemudian duduk di suatu kursi kosong di sebelah An Yun Lan, lalu Qin Yu datang dan memberikannya makanan berdaging yang aromanya cukup memikat selera makan.
“Ekhem, apa kalian sudah saling mengenali satu sama lain?” tanya Yang Xiu.
“Ya!” jawab mereka.
Yang Xiu sedikit mengangguk lalu melanjutkan memakan makanan dengan tenang hingga akhirnya semua orang selesai makan dan memandang ke arah Yang Xiu.
“Kakak, apa kau benar-benar seorang Immortal?” tanya Yang Yun dengan raut wajah penasaran.
“Immortal? aku tidak tahu ada ranah seperti itu atau tidak …” Yang Xiu membalas pertanyaan Yang Yun dengan singkat.
“Lalu kau seorang kultivator?” tanya Yang Yun dengan alis mengerut.
Yang Xiu mengangguk sebagai balasannya.
“Wow, jadi kau benar-benar kultivator seperti di novel-novel! aku berpikir bahwa itu hanyalah cerita fiktif belaka,” seru Yang Yun dengan nada memuji dan penuh kekaguman kepada kakaknya.
“Baiklah, setidaknya kau harusnya sudah paham dengan situasinya saat ini—”
“Tapi, bukankah kau sudah mati?” potong Yang Yun dengan wajah polos.
Seketika wajah semua orang kecuali Yang Yun menjadi bingung dan menatap Yang Xiu lagi.
“Ini …” Yang Xiu bingung mau menjelaskan bagaimana, karena yang mengetahui dirinya reinkarnasi hanyalah Xia Ling Wan, Zhu Yan, Chu Qing Cheng serta Sistem dan dirinya sendiri.
Yang Xiu tidak pernah berniat menceritakannya kepada orang yang tidak dia cintai sepenuhnya karena suatu alasan yang tidak jelas dalam hatinya sendiri.
{ Benarkah host tidak mencintai wanita lainnya? }
__ADS_1
‘Ugh, jangan memotong pikiranku.’ gerutu Yang Xiu.
Yang Xiu lalu menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghembusnya dan menatap mata Yang Yun lagi, “Apakah kau percaya bahwa aku adalah Yang Xiu?” tanyanya.
“Emm, apa maksudmu?” Yang Yun terlihat kebingungan dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Yang Xiu.
“Sebaiknya kau melihatnya sendiri,” kata Yang Xiu. Lalu dia membuka topeng penyamaran dan membuat penampilannya kembali seperti semula.
Raut wajah Yang Yun berubah drastis, ketika Yang Xiu membuka topengnya, memang hanya berbeda rambutnya dan gaya pakaiannya, tapi bukan itu yang diperdulikannya.
Tubuh Yang Yun gemetar seakan-akan merasa sangat bersalah.
“Sudah berapa banyak hal buruk yang kau lakukan? Xiao Xiu …” tanya Yang Yun dengan gugup, sekarang wajah Yang Xiu benar-benar sangat dingin seperti iblis pembunuh yang mampu merenggut kebahagiaan siapapun di dunia ini.
???
Yang Xiu bingung apa yang dimaksudkan oleh adiknya, mungkinkah dia sudah melupakanku? perkataan itu berbunyi-bunyi di kepala Yang Xiu membuat wajahnya menjadi sedikit gelap.
“Apa maksud ucapanmu?” Yang Xiu bertanya dengan wajah serius dan naga tegas.
“Kau salah paham! aku tau kau adalah Yang Xiu, tapi-tapi …” Yang Yun ingin melanjutkan perkataannya tapi sedikit ragu-ragu.
“Katakanlah.” tegas Yang Xiu.
‘Jadi begitu …’ batin Yang Xiu.
“Yang Yun, kau tidak mengerti betapa menakutkannya dunia kultivator itu, jika kau tidak menyerang lebih dulu, kau mungkin akan kalah, jika kau terlalu mengasihi, kau akan mudah dimanfaatkan … Aku dipaksa oleh keadaan!” kata Yang Xiu.
Berbeda dengan kultivator lainnya, Yang Xiu sangat menginginkan supremasi atas dunia dan caranya adalah dengan memanfaatkan kegunaan sistem absolut, cara mencari Exp adalah dengan membunuh, jika dia tidak membunuh? bukankah itu hanya akan menghambat jalannya? semenjak dia memiliki sistem absolut, membunuh adalah suatu keharusan agar dapat melawan musuh selanjutnya.
“Apakah kau tidak bisa berhenti?” tanya Yang Yun dengan wajah kasihan.
Yang Xiu mengangkat kepalanya dan menatap Yang Yun dengan pandangan tajam. “Kau adikku, tapi jangan menghalangi jalanku! takdir ada di tanganku, biarkan aku menulisnya sesuka keinginanku!” tegas Yang Xiu.
Puncak sejati adalah ketika dirimu mencapai tingkat di mana apapun akan tersedia ketika kau menginginkannya. Dan Yang Xiu yang tamak jelas menginginkan hal itu.
Mendengar perkataan Yang Xiu yang tegas itu, Yang Yun hanya bisa menghela nafas panjang, dia sama sekali tidak takut dengan aura dingin dari Yang Xiu sama sekali, mungkin karena dirinya yakin dan percaya bahwa Yang Xiu adalah Orang Baik.
“Kalau begitu terserah kau, tapi jika kau gagal, mintalah bantuan kepadaku.” kata Yang Yun dengan nada mendukung.
Yang Xiu terdiam, lalu memilih untuk menyudahi pikiran ini dan berkata pada sistem, ‘Sistem, analisis status Yang Yun saat ini.’ kata Yang Xiu.
__ADS_1
{ Baik! }
[ Status »
Nama : Yang Yun
Umur : 25 Tahun
Gender : ♀️
Ras : Manusia
Catatan : Bakat individu Yang Yun benar-benar sangat bagus dan mempunyai kemungkinan 90% menjadi Ancient Emperor di masa depan. ]
‘90%?!!’ Yang Xiu terkejut dengan bakat dari adiknya.
Yang Xiu kemudian menghapus layar sistem, lalu fokus kepada adiknya.
“Apakah kau mau menjadi kultivator?” Yang Xiu bertanya.
“Bagaimana jika aku memilih untuk tidak menjadi kultivator? apakah kau akan tetap membawaku ke tempat yang kau sebutkan sebelumnya?” Yang Yun bertanya kembali kepada Yang Xiu.
Yang Xiu membalas pertanyaan itu dengan anggukan, menurutnya kehidupan adiknya lebih terjamin dengannya meski banyak bahaya yang harus dia hadang.
“Aku tidak ingin terlalu menyusahkan dirimu, jadi aku juga ingin menjadi seperti dirimu.” ungkap Yang Yun.
“Wow, selamat. Jadi Nyonya Yun ingin menjadi kultivator! tenang saja, aku akan mendukungmu!” kata Wu Hen.
Hong Zheng juga mengangguk, “Sebagai pelayan Tuan Muda, sudah kewajibanku untuk melatih adik Tuan Muda!” katanya.
“Aku juga akan membantu.” tambah Qin Yu.
“En.” Xin'er juga mengangguk.
An Yun Lan di sisi lain hanya diam saja, sepertinya tidak terlalu peduli jika bahkan Yang Yun adalah adik dari Yang Xiu.
“Yun Lan, tolong bantu dia juga.” kata Yang Xiu dengan pelan kepada An Yun Lan.
“... Sesuai keinginanmu, Tuan.” kata An Yun Lan dengan nada rendah.
Yang Xiu merasa bahwa semuanya sudah selesai di sini, dia lalu bangkit berdiri dari tempat duduknya dan pergi ke wastafel untuk membersihkan tangannya, lalu pergi keluar dari ruang makan.
__ADS_1
Setelah keluar dari ruang makan, Yang Xiu dapat melihat bahwa ada Xi Niang yang saat ini sedang menyapu, dibantu dengan putri kecilnya, Xi Ning'er.
⟨ Bersambung! ⟩