MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 194 : Bersama Su Xiao Nian II


__ADS_3

« Jangan lupa like, komen, dan vote! »


Selamat Membaca :)


•••


Yang Xiu lalu mengangkat kedua kaki Xiao Nian ke bahunya, lalu menggerakkan tubuhnya dengan cepat ke depan dan ke belakang, membuat suara benturan antar kulit terdengar dalam ruangan sepi ini.


Namun, tidak ingin membuatnya terlalu sakit, Yang Xiu terus menggerakkan ke dalam lubang ketatnya secara hati-hati dan lembut. Batang besinya seperti di tangkap dan ditekan oleh sempitnya gua suci milik Xiao Nian, tapi itu justru membuat Yang Xiu cukup ketagihan untuk melakukannya secara terus menerus.


Mereka melakukan hal di atas kasur selama 2 hari 2 malam, lalu Yang Xiu berganti gaya, dia menggendong Xiao Nian ke tembok dan menyuruh Xiao Nian untuk menundukkan tubuhnya sehingga p.a.n.t.*.t nya mengarah ke arah Yang Xiu, Yang Xiu lalu memegang pinggangnya dan menusuk batang besinya dari arah belakang, membuat Xiao Nian semakin seperti ikan yang kehabisan nafas.


Benturan antara kedua tubuh mereka membuat suara seperti seseorang bertepuk tangan, suara itu sangat lambat pada awalnya, lalu secara perlahan mulai lebih cepat.


Su Xiao Nian meneteskan air mata pada sudut matanya, bingung harus bahagia atau tidak bahagia.


‘Aku benar-benar terangsang, wanita seperti apa aku ini,’ batinnya.


‘Aku harus bertahan, sedikit lagi energi bocah ini pasti habis!’ ucapnya dalam hati.


Meski berpikir seperti itu, tapi tubuh Su Xiao Nian benar-benar merasakan kenikmatan yang tiada tara, dia terus mengeluarkan er*ngan berat dan tidak pernah mengeluh ketika Yang Xiu melakukannya lebih cepat.


Slurp!


Seakan waktu berhenti, Su Xiao Nian tertegun, merasakan cairan hangat milik Yang Xiu membasahi bagian dalam gua sucinya.


Ini pertama kalinya Yang Xiu melakukannya di dalam lubangnya dan dia sangat khawatir akan hamil atau tidak.


“Tenang saja, bahkan jika kau hamil, apa kau pikir aku terlalu jahat hingga akan membunuh anak-anakku sendiri?” Yang Xiu menarik keluar batang besinya dan menghentikan aktivitas mereka.


“Sudah?” Su Xiao Nian meluruskan tubuhnya dan berbalik kepada Yang Xiu.


‘Aku sudah duga, energinya pasti habis!’ seru Su Xiao Nian dalam hatinya.


“Hah? apa kau pikir Raja ini begitu lemah?” Yang Xiu mencibirnya, lalu menggendong Su Xiao Nian.


Entah kenapa, Su Xiao Nian secara reflek melingkari tangannya di leher Yang Xiu, dan kakinya juga melingkar di badan Yang Xiu.

__ADS_1


“Kau memang tidak bisa berbohong dengan perasaan fisikmu, ckckck!” gumam Yang Xiu, lalu tangannya memegang p.a.n.t.*.t besar Su Xiao Nian dan memasukkan batang besinya ke dalam gua sucinya.


Mata Su Xiao Nian sedikit membelalak merasakan tusukan pertama, Yang Xiu entah kenapa langsung melakukan semprotan hangat.


“Mesum! kau terus menerus melakukan hal itu!” geram Su Xiao Nian memandang wajah Yang Xiu.


Yang Xiu tidak memperdulikan apa yang dia ucapkan, Yang Xiu lalu menghisap leher samping kanan milik Su Xiao Nian sambil menggerakkan tubuh Xiao Nian secara vertikal.


“Ahn~!”Su Xiao Nian merasakan ada bekas tanda merah di lehernya, membuat dia semakin terkejut, bagaimana jika orang lain melihatnya? pikirnya.


“Jika orang melihatnya, katakanlah bahwa aku yang melakukannya, memangnya kenapa?” ungkap Yang Xiu.


Su Xiao Nian ingin memperingati Yang Xiu, tapi Yang Xiu tiba-tiba memegang pinggulnya dan menggerakkan tubuhnya sendiri dengan sangat cepat.


Setelah 1 bulan lagi, Yang Xiu akhirnya duduk di tepian kasur, di bawahnya, Su Xiao Nian sedang berjongkok sambil terus menerus memeras isi tongkat saktinya dengan mulutnya, terkadang juga menggunakan o.p.p.*.i nya.


Sudah puluhan kali Yang Xiu melakukan crotan, tapi Su Xiao Nian meminum semuanya ke dalam mulutnya, membuat mulutnya menjadi bau akan cair*n putih milik Yang Xiu.


Setelah itu, Yang Xiu lalu menidurkan Xiao Nian di tempat tidurnya.


“Tentu saja belum, tapi aku masih mempunyai hal lain untuk dilakukan nanti.”


Yang Xiu lalu tidur di samping Su Xiao Nian, Xiao Nian secara reflek membalikkan wajahnya ke arah tembok karena sangat malu melihat wajah Yang Xiu— tidak, sekarang dan seterusnya akan menjadi pasangan dao nya.


Yang Xiu menggelengkan kepalanya, lalu menarik selimut putih untuk menutupi tubuh mereka berdua.


Tangan Yang Xiu memeluk tubuh Si Xiao Nian dan meremas kedua gunung suci itu dengan tangannya.


Su Xiao Nian memejamkan matanya dan berusaha untuk tidak menger*ng, tapi dia terkejut karena Yang Xiu tidak melakukan apa-apa lagi kecuali hanya memegangnya.


Slurp!


Dia tiba-tiba merasakan ada sesuatu yang masuk ke dalam gua sucinya, dia tau apa itu, tapi tetap diam saja.


•••


Satu hari berlalu.

__ADS_1


Yang Xiu membuka matanya dan duduk, melihat sekeliling, dia lalu melihat ke suatu tempat dimana saat ini Su Xiao Nian sedang berdandan dengan rapi di depan cermin.


Yang Xiu berdiri dari kasurnya dan mengenakan pakaiannya sendiri, lalu duduk di kasurnya sambil terus mengamati Su Xiao Nian, dia masih belum melupakan apa yang terjadi satu bulan ini, terutama bagian kedua gunung itu— itu benar-benar kelihatan seperti punya Xia Ling Wan dari luarnya, tapi ketika melihat bentuk aslinya— bahkan Ruo Qing dapat menjadi saingannya.


“Huff~ lupakan saja!”


“Apa yang ingin kau lupakan? bocah!”


Yang Xiu mengangkat kepalanya dan melihat bahwa Su Xiao Nian sudah berada di depannya dengan penampilan yang lebih rapi, dan dia sepertinya menggunakan wewangian yang harus di tubuhnya.


Su Xiao Nian menggigit bibirnya, “Apa kau tidak ingin bertanggung jawab?” tanyanya.


Yang Xiu menghela nafas, gadis ini benar-benar menjadi lebih galak tapi lucu ketika sudah menemukan pasangan dao nya.


Yang Xiu menarik tangan Su Xiao Nian, lalu memangkunya menyamping di atas pahanya.


“Tenang saja, Nian’er, aku bukan laki-laki seperti itu ... kecuali jika ada alasan khusus.”


“Alasan khusus?” Wanita itu mengernyitkan keningnya, bingung dengan apa yang dimaksudkan oleh Yang Xiu.


“Yah, itu terjadi jika aku bosan denganmu ...” Yang Xiu berkata dengan tatapan tajam.


“....” Su Xiao Nian terdiam.


“Lupakan itu, aku akan memberikanmu sebuah teknik rahasia.”


Yang Xiu berkata, lalu menaruh jarinya di atas dahi Xiao Nian dan seketika muncul sebuah teknik di benaknya.


“Kultivasi Ganda : Yin Yang ...??”


“Ya, pelajari itu nanti.”


Setelah beberapa percakapan di antara mereka, Su Xiao Nian lalu berjalan keluar dari ruangan, ketika dia keluar, dia dapat merasakan ada beberapa tatapan penasaran yang memandangnya.


Mengabaikan hal itu, dia terus berjalan pergi ke arah Aula Agung.


« Bersambung! »

__ADS_1


__ADS_2