MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 165 : Yang Feng


__ADS_3

⟨ Jangan lupa like, vote, dan komentar! ⟩


•••


Yang Xiu akhirnya melihat ke arah barat, yaitu tempat pemakaman.


“Aku pulang, Ibu!” 


Yang Xiu segera menghilang dari tempatnya dan muncul di luar pintu masuk pemakaman.


Yang Xiu berjalan dengan santai masuk ke dalam tempat pemakaman.


Kiri dan kanan dapat dilihat beberapa orang sedang berduka maupun melepas rindu dengan para mendiang keluarga mereka sendiri, tapi Yang Xiu tidak memperdulikan semua itu, dia hanya berjalan terus hingga akhirnya berhenti di bagian tengah dari pemakaman.


Di depannya terdapat kuburan yang sudah di keramik berwarna hitam dan di nisannya tertulis Hua Guo Lin.


Wajah Yang Xiu masih tetap dingin sambil memandang nama pada nisan itu.


“Kau yang membuatku hidup, tapi kepergianmu membuatku jatuh kembali … apakah aku salah?” kata Yang Xiu.


Seketika hujan deras mengguyur sekitar kuburan dan kota Beijing.


Tes! Tes! Tes!


Tetesan hujan membasahi tubuh Yang Xiu hingga basah, wajahnya sangat kosong dan merasakan sangat kehilangan mengingat kematian Ibu nya saat itu.


“Kau bekerja berlebihan demi membesarkan seorang penghancur sepertiku, apa kau bangga?” Yang Xiu bertanya-tanya bagaimana perasaan ibunya jika melihat dirinya yang sekarang.


“Yah, kah pasti menyesalkan? tapi aku akan tetap menerimamu sebagai ibuku … kau adalah wanita yang seperti pahlawan bagiku, sejak ayah pengecut itu meninggalkan kita, kaulah yang menafkahiku …” ungkap Yang Xiu dengan wajah penuh air, entah air hujan atau air matanya sendiri, tidak bisa dibedakan.


“Fiuh~ Suamiku, maafkan aku karena terlambat …” 


“Ayah …”


Yang Xiu tiba-tiba mendengar suara yang berasal dari kuburan di sampingnya.


Seorang wanita berumur 40 tahun bersama tapi masih kelihatan awet muda sedang menangis di samping kuburan seseorang yang sepertinya adalah suaminya.


Di sebelahnya juga terdapat seorang pemuda berumur sekitar 17 tahun mengenakan pakaian sekolah.

__ADS_1


Yang Xiu merasa cukup terganggu dan melihat ke arah mereka, entah kenapa dia merasa firasat buruk tentang mereka berdua.


Yang Xiu lalu mengalihkan pandangannya ke arah batu nisannya dan detik selanjutnya matanya seperti ingin retak membaca nama di batu nisan itu.


Yang Feng!


Membaca nama itu membuat wajah Yang Xiu menjadi benar-benar suram, dia benar-benar sangat membenci nama ini melebihi semua musuhnya sampai saat ini.


Yang Feng sendiri adalah nama dari ayah kandungnya yang menceraikan ibunya dahulu demi wanita lainnya.


{ Host harus menahan emosi! jika tidak bumi bisa hancur! }


Sistem terlihat sedikit panik, bagaimanapun bumi benar-benar sangat kecil dan prinsip dunia di sini tidak terlalu kuat dan bisa dihancurkan dengan mudah jika Yang Xiu mau.


Yang Xiu meskipun sudah menyembunyikan ranahnya sejak masuk ke bumi agar tidak memicu kesengsaraan petir, tapi bukan berarti kekuatannya melemah sampai tidak bisa menghancurkan bumi dengan pikiran.


Kini Yang Xiu juga sadar dirinya terlalu berlebihan jika harus menghancurkan suatu planet hanya karena masalah masa lalu seperti ini.


“Fiuh~ Lupakan saja, lagipula mereka tidak memiliki hubungan apapun denganku.” gumamnya seperti itu.


Tapi …


Shiu!


“Ahh, lepaskan aku…” wanita tersebut mencoba melepas cengkraman tangan Yang Xiu, tapi ketika melihat ke bawah, dia merasakan ketakutan karena saat ini dirinya berada di ujung gedung, jika Yang Xiu melepaskan cekikannya, maka dia akan jatuh dari gedung tinggi ini.


“Kau bisa sedih juga, hah.” Yang Xiu mencibirnya.


“Ah, Ibu …” pemuda yang berada di tangan kiri Yang Xiu juga merasa cukup ketakutan.


“Diam!” Yang Xiu sedikit memperkuat genggamannya sehingga pemuda itu merasakan sakit tapi hanya bisa mengatupkan giginya karena ketakutan dengan tatapan tajam dari Yang Xiu.


“Adik kecil, lepaskan kami.” bujuk wanita atau istri kedua ayahnya itu.


“Sesuai keinginanmu!” Yang Xiu membalas ucapannya dan segera melepaskan keduanya.


“Ahh, tidak …!!” teriak wanita itu dengan histeris.


Tapi ketika mereka jatuh, mereka jatuh ke dalam sebuah lubang hitam dan muncul kembali dari 1.000 meter di atas Yang Xiu.

__ADS_1


Ketika mereka jatuh di hadapan Yang Xiu, Yang Xiu dengan sangat cepat segera mencekik leher mereka lagi.


“Hah … Hah … Hah …” Ibu dan anak tersebut berkeringat dingin mengingat apa yang baru saja terjadi kepada mereka.


Dia kemudian melihat dengan baik-baik siapa pemuda di depannya ini.


“Black Monster!” seru wanita itu dengan kaget ketika mengingat siapa yang berada di hadapannya.


Pemuda di hadapannya adalah pelaku yang menghancurkan keluarga William, keluarga terkaya di dunia dalam hitungan menit!


“Black Monster? terserah apa julukannya, aku tidak perlu peduli hal itu, bukan?” Yang Xiu bertanya dengan wajah dingin.


“Cih, saudaramu Red Monster sudah mati, apa kau pikir aku takut denganmu?” ujar wanita itu dengan wajah mengancam.


“Hoh? memang ketidaktahuan merupakan suatu anugerah, mungkin itu betul, tapi …” Yang Xiu segera menggerakkan Emperor Qi miliknya dan memindahkan topeng yang menghalangi wajahnya sehingga akhirnya wajahnya kembali seperti semula.


Wajah wanita itu menjadi kaku dan horor, Red Monster yang muncul 9 bulan lalu sebenarnya muncul di hadapannya.


“Mustahil, ini mustahil!” bahkan pemuda di tangan kiri Yang Xiu juga berseru kaget ketika melihat penampilan Yang Xiu.


Ditambah dengan semua sihir yang dilakukan oleh pemuda berambut merah di hadapannya, pemuda itu semakin yakin bahkan yang mencekiknya adalah Red Monster yang terkenal.


“Hahaha, sangat menyenangkan melihat wajah keputusasaan kalian berdua, memang beginilah seharusnya! dasar l*cur sial*n!” geram Yang Xiu sambil menatap wanita itu.


“Ka-Kami tidak pernah menyinggungmu, kenapa kau menyiksa kami seperti ini?” tanya wanita itu dengan terbata-bata.


“Yah, tentu saja kau tidak tahu siapa aku karena kita belum pernah ketemu sebelumnya … Aku adalah Yang Xiu!” Yang Xiu memperkenalkan dirinya.


Mata wanita itu terbelalak, sangat kaget mendengar nama pemuda dihadapannya.


“Kau … Kau anak Yang Feng …?” tanya wanita itu dengan ragu-ragu.


“Ayahku sudah sangat lama mati ketika aku masih umur 4 tahun!” balas Yang Xiu.


‘4 tahun … 22 tahun yang lalu kah, itu hari perceraian Yan Feng dengan Ming Guo Lin.’ batin wanita tersebut.


Kini dia benar-benar yakin bahwa pemuda yang mencekiknya adalah anak dari mantan istri suaminya. Tidak heran Yang Xiu seperti mempunyai dendam yang sangat besar dengannya.


“Hey wanita, apakah kau tidak mempunyai rasa bersalah sedikitpun?” Yang Xiu bertanya dengan nada berat.

__ADS_1


“Nak, kau salah paham! aku sudah membujuk ayahmu untuk tidak menceraikan Ibumu tapi ayahmu lah yang tidak mau …” wanita itu mencoba menjelaskan.


⟨ Bersambung! ⟩


__ADS_2