
Selamat membaca :)
°°°
Di depan Interstellar Return Array, Yang Xiu berdiri dengan keringat membasahi sekujur tubuhnya, di kedua tangannya, kekuatan ruang-waktu mengalir ke atas Interstellar Return Array.
'Cukup!' Yang Xiu memejamkan matanya, dan mulai mengalir World Power seperti mencurahkan air ke seluruh sudut Interstellar Array.
Hal ini ia lakukan selama kurang lebih setahun lebih, hingga akhirnya dia menghentikan gerakan dengan baju penuh keringat.
"Phew ..." Yang Xiu menghela nafas, menggunakan World Power secara terus menerus selama satu tahun cukup menguras World Power di dalam dunia internalnya.
"Ini ..."
Beberapa Array Master memberanikan diri mereka untuk pergi lebih dekat ke Interstellar Return Array dan melihatnya dengan penuh kekaguman.
"Sudah 80% pulih!"
"Ya! Tapi bagaimana bisa? bukankah belum 100 tahun berlalu?"
Biasanya Interstellar Return Array akan mengalami penurunan sebanyak 80% karena pengirim eksistensi setara Realm Lord tahap 9, jadi untuk pulih dari 20% ke 100% lagi membutuhkan waktu 100 tahun, namun sebenarnya kini sudah pulih hingga 80%!
Bagaimana ceritanya?
Hal seperti ini benar-benar belum pernah dilihat oleh Array Master manapun di tempat ini, karena sangatlah menakjubkan.
"Kekuatan Waktu?" Gu Yao menaikkan alisnya, tapi setelah dia berpikir sejenak, rasanya ini agak aneh, 'Kekuatan Waktu sangat sulit dikendalikan hanya dalam radius beberapa meter, harusnya kekuatan waktu akan menyebar ke segala arah seperti angin! Mungkinkah ...'
"Astaga, aku hampir lupa kalau Yang Gege bisa menggunakan Kekuatan Ruang-Waktu!" Zi Yun berkata dengan nada pelan di samping Gu Yao.
"Ruang-Waktu?" Gu Yao menaikkan alisnya lebih tinggi lagi, sekarang dia mulai paham kenapa kekuatan waktu yang dikeluarkan oleh Yang Xiu hanya tersarang dalam satu area, ini karena kekuatan waktunya dibatasi oleh Kekuatan Ruang!
'Sial, human raceku benar-benar memiliki jenius seperti ini? tidak heran aku mendengar bahkan Ji'er memanggilnya dengan sebutan Tuan Muda, ini karena dia memang sangat berbakat!' Batin Gu Yao, 'Mungkinkah bakatnya setara dengan 10 Ancient Great Experts?'
Jika yang dia pikirkan adalah benar, maka Yang Xiu ini benar-benar cahaya harapan besar bagi human race di masa depan.
__ADS_1
'Tapi dia sedikit memihak demon ... lebih baik tidak percaya sepenuhnya padanya saat ini!'
"Hmm, Zi Yun, ke sini!" Yang Xiu memanggil.
Zi Yun mengangguk dan hendak mengikuti panggilannya, namun Gu Yao menghentikannya.
"Apa yang kau rencanakan Yang Xiu?" tanya Gu Yao dengan wajah serius.
Yang Xiu tersenyum dan menjelaskan, "Aku ingin mengirimnya ke tempat Lao Sheng agar menduduki tempat milik You Ning, karena kurasa itu akan memperkuat kekuatan di tempat bawahan hijau kecilku."
"Bawahan Hijau Kecil?" Zi Yun dan lainnya menaikkan alisnya, mereka sama sekali tidak paham apa yang dimaksud oleh Yang Xiu.
Tapi Gu Yao seolah mengerti apa yang dimaksud oleh Yang Xiu.
"Dia bawahanmu?" tanya Gu Yao dengan pelan.
"Bukankah itu yang ia katakan kepada Lao Sheng?" Yang Xiu membalas pertanyaannya dengan senyuman.
"..." Gu Yao benar-benar terdiam saat ini. Sebenarnya setahun lebih yang lalu, ada surat rahasia yang masuk melalui Interstellar Return Array, karena surat itu bersifat rahasia, maka hanya dia saja yang tahu isinya.
Sebenarnya, saat Lao Sheng pergi ke King City milik You Ning, di sana dia melihat seekor Poison Holy Dragon tengah membantai separuh Demon Race di tempat sana dengan sangat brutal.
Dan Poison Holy Dragon itu menulari sisa Demon Race dengan racunnya yang mematikan, yang mana akan berdampak buruk bagi para Demon Race jika berani mengkhianatinya.
Lao Sheng sempat curiga bahwa ini hanyalah akal-akalan dari Demon Race saja, namun setelah menyelidiki dengan sangat cermat, dia baru menyadari kalau Poison Holy Dragon itu bersih dari Demon Qi dan berpihak kepada Human Race.
Lao Sheng juga menulis di suratnya bahwasanya Poison Holy Dragon itu tidak tahu siapa tuannya, namun dia yakin bahwa Tuannya memerintahkannya untuk membantu Human Race.
Kini ketika mendengar Yang Xiu menyebutkan Bawahan Hijau Kecil yang bertuju pada penyebutan Poison Holy Dragon, Ia jelas terkejut, terutama karena Yang Xiu sebenarnya mengetahui tentang Poison Holy Dragon.
"Bukti apa bahwa kau Tuannya? dia bahkan sudah bersumpah tidak mengenali nama Tuannya!"
"Ahh, aku lupa memberitahukan namaku!" Yang Xiu bergumam, dan berkata: "Du Luo adalah bawahanku, aku adalah Tuannya!"
"Hacuhhhhhh ..."
__ADS_1
Di suatu tempat yang amat jauh, seorang pemuda berambut hijau dengan tato bintang di samping matanya, sedang duduk sambil berpangku kaki.
Di depannya terdapat sebuah arena yang sangat besar yang mana tempat ini seperti gladiator atau tempat bertarung dari abad pertengahan.
Saat ini dia hanya menatap bosan ke pertandingan, menyaksikan dua demon yang tengah bertarung dengan sekuat tenaga satu sama lain demi hidup mereka.
"Haaa, ini sangat membosankan! merek seperti semut!" pemuda itu menguap karena kebosanan.
"Weija, kapan Tuan kembali? seperti apa wujud tuan?" Pemuda itu bertanya kepada sosok berwarna hitam gelap dan tinggi, dengan kedua tanduk di atasnya, terlihat seperti seorang lelaki tua dengan jenggot putih di dagunya.
Shadow Demon!
Weija!
Ia adalah bawahan yang dikeluarkan oleh Yang Xiu dari Summon Card untuk menipu You Ning sebelumnya.
Saat ini lelaki tua itu sedang sibuk dengan dua wanita berkulit gelap yang juga dari Klan Shadow Demon, kelihatannya ketiganya adalah hubungan Tuan dan Pelayan, namun ... mungkin lebih dari itu? entahlah ... Yang jelas Weija terlihat cukup tertarik sehingga memangku keduanya di atas kursinya.
"Hei, Weija! Apa kau tuli?" Pemuda itu berteriak lagi dengan wajah kesal.
Weija yang mendapatkan perlakuan kasar, jelas agak tersinggung, dia lalu balik melihat ke arah pemuda berambut hijau. "Du Luo, tiap hari kau menanyakan tentang Tuan, jangankan tahu kapan beliau kembali, aku bahkan tidak tahu siapa nama Tuan!"
Semenjak Yang Xiu mengeluarkannya dari Summon Card, Yang Xiu sama sekali belum pernah memperkenalkan dirinya, karena tuannya tidak mau memperkenalkan diri, Weija merasa bahwa mungkin dirinya kurang pantas oleh karena itu sang tuan kurang tertarik padanya.
Jadi, bahkan ketika berakting di depan You Ning saat itu, dia hanya menggunakan penyebutan "Bocah Ini" bukan menggunakan nama dari Yang Xiu, karena dia juga tidak tahu siapa nama Yang Xiu; (Chp. 441).
Tapi hal itu tidak terlalu mengganggunya, lagi pula itu tugasnya. Yang mengganggunya adalah Naga Sialan ini selalu saja menanyakan sesuatu tentang Yang Xiu, yang mana bahkan dirinya pun tidak tahu tentang kabar ataupun identitas sejati dari Yang Xiu.
"Dasar bawahan tuan yang tidak berguna! Aku akan melapor pada tuan nanti bahwa kau hanya sibuk mengurus dua wanita ini!" Du Luo mencibir Weija hingga akhirnya keduanya pun terlibat adu mulut.
"Kau pasti iri, bukan? karena aku mempunyai dua! makanya tampan!"
"Hmm, dasar kakek tua bau tanah! minimal ingat wajahmu yang sudah mengeriput itu!"
"Kau juga monster tua! jangan berlagak seperti seorang pemuda berumur 18 tahun!"
__ADS_1
« Bersambung! »