MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 407 : Rekaman III


__ADS_3

Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.


Selamat membaca :)


***


Menyaksikan semua ini, wajah Xiao Cai dan Xiao San terlihat linglung, bingung, sedih, dicampur amarah, pokoknya semua perasaan seperti dicampur adukkan menjadi satu.


"Jadi, paman yang menyelamatkan kami?" Wajah keduanya terlihat penuh terima kasih kepada Yang Xiu.


"Jadi, apa yang akan kalian lakukan? haruskah aku menghancurkan mereka juga?" tanya Yang Xiu dengan tenang, baginya melakukan hal itu semudah menghancurkan semut yang lemah.


"Itu tidak perlu!" Keduanya menjawab secara bersamaan. Membuat suasana menjadi penuh dengan kebingungan.


"Eh, bukankah mereka sudah kurang ajar?!" Xiao Bai justru terkejut mendengar jawaban mereka.


Xiao Cai tersenyum kecut dan berkata, "Itu memang benar, Gege ... tapi, jika semua itu tidak terjadi, kita tidak akan bisa seperti sekarang ini."


"Aku setuju dengan Kakak Cai!" Xiao San menambahkan. Baginya, mungkin semua ini memang takdir yang mengarahkan mereka hingga ke titik ini.


"Ehem, apa kalian ingin melihat beberapa hal yang lain?" Yang Xiu masuk ke tengah-tengah pembicaraan mereka.


Ketiganya terdiam sejenak, lalu memandang dan mengangguk satu sama lain.


Xiao Bai berkata, "Jika memang boleh, tolong ..."


Yang Xiu mengangguk mendengarnya, dan mengubah tampilan layar lagi, ini sepertinya beberapa saat setelah Xiao Jia ditinggalkan oleh mantan suaminya.


Nenek Ci membawanya masuk ke dalam rumah, dan menyembuhkan Xiao Jia, lalu beberapa hari berlalu setelah itu dan masuk ke rekaman di mana Yang Xiu pertama kali bertemu dengan Xiao Jia di dalam kedai makan.


"Apa kau tertarik dengannya?" Nenek Ci bertanya kepada Yang Xiu.


"Hmm?" Yang Xiu hanya terdiam saat itu.


Keduanya pun sepertinya berceritakan cukup panjang hari itu, Yang Xiu bahkan memakan hingga 10 mangkuk mie pangsit saat itu.


"Nak, kau banyak bertanya tentang Xiao Jia, apa kau masih mau menyangkalnya?" Nenek Ci bertanya dengan wajah curiga.


Yang Xiu menghela nafas dan bangkit berdiri, "Suaminya akan mati hari ini."


"Hah, apa maksudmu?" Nenek Ci kebingungan mendengar pernyataan tak jelas dari Yang Xiu ini.


"Tidak ada." Yang Xiu menggelengkan kepalanya. "Oh, yah. Aku melamar kerja di sini!" imbuhnya.

__ADS_1


"... Baiklah, kau diterima, datanglah mulai besok!" Nenek Ci tersenyum ramah, dia benar-benar mulai berpikir bahwa Yang Xiu tertarik kepada Xiao Jia.


Dan begitulah, hari demi hari berlalu, kini bukan Nenek Ci yang melayani Xiao Jia ketika dia datang ke kedai, tapi Yang Xiu.


Meski begitu hubungan mereka masih sebatas pelanggan dan penjual saja.


Hingga suatu hari, hujan deras menyelimuti seluruh West Wind City.


Di suatu jalan setapak yang menuju ke rumahnya, Xiao Jia sedang pulang dari kerjanya sebagai penjual sayur di pinggiran kota, sekelompok cultivator menghadangnya di dekat rumahnya.


"Jadi wanita ini adalah si janda yang jual mahal itu? ayo kita perkosa dia!" ucap sang pemimpin penjahat.


"Tidak..." Xiao Jia mulai mundur hingga menabrak sebuah pohon.


"Tolong, siapapun itu, Dewa! Tolong aku!" Xiao Jia berteriak dengan ketakutan.


"Dewa? apa kau gila? mana ada dewa di dunia ini, hahaha!" pemimpinnya langsung mengeluarkan Yuan Qi-nya dan memotong pakaian Xiao Jia secara horizontal (—) dari jarak jauh karena baginya itu mudah.


Karena pakaian yang Xiao Jia gunakan adalah berbentuk gaun, jadi itu terbelah dan mulai menunjukkan pusarnya, namun sebelum bisa terjatuh ke bawah lagi.


Tiba-tiba kepala semua orang di tempat itu langsung terpisah dari tubuh mereka.


Tepat saat kepala mereka sudah tergeletak ke tanah, barulah gaun yang dikenakannya —


Ditunjukkan di sana, Yang Xiu sepertinya memang adalah orang yang membawa Xiao Jia kembali ke rumahnya, dengan kata lain Xiao Jia diselamatkan oleh Yang Xiu.


"Kita sudah lama saling berdua, tapi aku belum mengenalmu, siapa namamu?" Xiao Jia bertanya dengan malu-malu.


"Tunggu! Tunggu!" Xiao Bai tiba-tiba berteriak dan membuat Yang Xiu menghentikan rekamannya.


"Gaun ini sangat sering digunakan oleh Ibu, rupanya ini pemberian dari paman?!" Xiao Bai terkejut, dia semakin curiga apa jangan-jangan ada hubungan yang jauh lebih dalam di antara keduanya.


'Hmm, mencurigakan.'


"Mari kita lanjutkan!"


Semuanya mengangguk, dan kembali fokus pada cermin rekaman.


"Aku Yang Xiu!" jawab Yang Xiu kepada Xiao Jia.


"Jadi saudara Yang ... terima kasih atas bantuanmu sebelumnya!" Xiao Jia tersenyum malu-malu.


"Itu hanya masalah kecil!" Yang Xiu berkata dengan wajah datar.

__ADS_1


"Tapi, itu benar-benar berarti bagiku, bagaimana caraku membalasnya?"


"Hmm, jika kau ingin membalasnya ..." Yang Xiu nampak berpikir sejenak, lalu dia menunjuk Xiao Jia, "Aku ingin menjaganya juga!"


"Eh?" Wajah Xiao Jia seketika berubah.


"Saudara Yang, kita baru kenal, kau tidak bisa asal serobot saja, itu curang namanya ..." Xiao Jia berkata dengan wajah memerah.


"Apa maksudmu? yang aku maksud, aku ingin menjaga anak yang ada di dalam kandunganmu itu juga, aku memiliki mimpi semalam bahwa jika aku tidak membantumu menjaganya, hidupku akan dilanda kesengsaraan tujuh turunan."


"A-Apa? ja... jadi begitu, haha ..." Xiao Jia tersenyum canggung.


"Jadi di mana rumah Saudara Yang?" tanya Xiao Jia.


Yang Xiu menjawab, "Aku tidak punya, aku tidur di kedai milik Nenek Ci."


"Eh? apakah Saudara Yang pendatang baru?"


"Seperti itulah ..."


"Kalau begitu tinggallah di rumah ini!" Xiao Jia berkata dengan bersemangat.


"Boleh?" Yang Xiu menaikkan alisnya.


"Memangnya kena... pa?" Xiao Jia tiba-tiba langsung memalingkan wajahnya dengan malu, dia baru sadar tentang apa yang dia lakukan.


"Aku akan pergi dulu, jagalah dirimu baik-baik." Yang Xiu hendak berbalik, namun Xiao Jia menghentikannya dengan tangannya yang dingin seperti orang mati.


"Tidak apa-apa, lagipula kau sepertinya orang baik, selamat datang di rumah, ugh ..." Xiao Jia tiba-tiba terjatuh ke lantai, namun Yang Xiu menangkapnya.


"Kau demam!" Yang Xiu menatapnya dengan serius, tapi jelas raut wajahnya lebih peduli kepada perut Xiao Jia yang tengah mengandung Xiao Bai.


Yang Xiu pun membawa Xiao Jia pergi ke kamar dan membuatnya pingsan dengan beberapa gerakan kecil, lalu menyembuhkannya dengan Healing Qi.


Hari-hari pun berlalu dengan cepat, hanya saja berbeda bahwa Yang Xiu sudah tinggal satu rumah dengan Xiao Jia, orang-orang bahkan mulai berkata bahwa keduanya adalah kekasih, tapi itu hanya rumor, karena keduanya bahkan tidak pernah melakukan hal 'itu'.


Hingga sembilan bulan kemudian.


Malam hari itu adalah hujan badai yang menerpa seluruh penjuru kota, dan hari itu juga Xiao Jia menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan.


« Bersambung! »


Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)

__ADS_1


__ADS_2