
Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
Ilustrasi Zi Yun :
***
Meski itu hanya cerita karangan, namun Zi Yun yang mendengarnya menjadi cukup merinding dan ketakutan.
Bagaimana jika aku benar-benar tertangkap sepenuhnya?
Apa aku akan dijadikan mainan oleh para makhluk sialan itu!?
Tidak! Aku tidak mau!
Batin Zi Yun sedikit terguncang ketika memikirkan hal itu, sekarang dia paham kenapa hampir semua teman wanitanya menyuruhnya untuk berhubungan **** dengan pria yang dicintai sebelum ke medan perang, pasti itu untuk situasi saat ini, agar setidaknya kesucian mereka diambil oleh manusia, bukan iblis.
"Kau takut sekarang?" Yang Xiu tersenyum mengejek, "Tapi tenang saja, aku akan membawamu keluar dari sini ... tanpa harus memotong ranahmu."
Wajah Zi Yun seketika penuh harapan ketika dia mendengar itu, "Benarkah? bagaimana caranya?"
"Rencana? tentu saja, menunggu keberuntungan."
"Eh?"
"Yah, karena kau tidak mau memotong ranah, maka kita hanya bisa menunggu keberuntungan," ungkap Yang Xiu dengan wajah santai.
"Kau memainkanku!" Zi Yun berdecak kesal, tapi memang benar, melarikan diri dari antara ribuan demon di tempat ini hanya bisa bergantung pada keberuntungan saja.
Ketika keduanya sedang diam selama beberapa saat, Yang Xiu tiba-tiba mengernyitkan keningnya dan memandang ke arah wajah Zi Yun.
"Apa yang kau lihat!?" Zi Yun menjadi kesal lagi, namun kemudian dia sadar bahwa Yang Xiu tidak melihatnya.
"Ada aura kuat yang menuju sini!" Zi Yun berseru ngeri mengikuti pandangan Yang Xiu.
Ketika dia baru saja berbalik ke arah Yang Xiu, Yang Xiu sudah menarik tangannya dan merangkul Zi Yun di pelukannya.
"Peluk yang kuat! Kita akan terkena gelombang kejut yang kuat ke arah sini!" Yang Xiu berkata seolah itu tidak apa-apa, tapi Zi Yun jelas sedikit malu, namun akhirnya benar-benar memeluk tubuh Yang Xiu seperti anak kecil.
__ADS_1
BOOOMMMM!!!
Gelombang kejut menabrak semua armada dan menghempaskannya jauh, lalu muncul dua aura kuat di dekat armada mereka yang satunya adalah Lord Sovereign, sementara yang satunya adalah Holy Ancestor dari human race.
Shiu!
Di sisi luar starship, Yang Xiu muncul kembali seperti hantu dan langsung menyembunyikan auranya lalu melihat ke kejauhan.
Di void, dua sosok diselimuti aura saling melemparkan serangan satu sama lain dan itu membawa banyak kehancuran bagi sekitarnya.
Semua Domain Lord yang ada terpaksa keluar dan membantu melindungi starship agar lebih aman kembali ke markas demon race.
"Apa yang kau lakukan di sini? Weijin!" Suara familiar terdengar tak jauh dari mereka, Yang Xiu mendongak dan melihat bahwa itu adalah Weicu.
Tapi sepertinya keberuntungan dan kesialan datang bersamaan kali ini.
Dari jauh, salah satu serpihan teknik rahasia keduanya mengarah ke tempat Yang Xiu, Zi Yun, dan Weicu berada.
"Sialan!" Ketiganya menjadi merinding, Yang Xiu mencoba untuk berteleportasi, namun ruang seolah membeku.
Yang Xiu semakin merinding dan segera dia mengaktifkan 'Elemental Technique: Great Shield Tree', sementara Weicu juga sama, mengorbankan artefak perisai terkuatnya.
BAAAAMMMMM!!
"Kacha..!!"
Suara retakan terdengar, bahkan artefak terkuat milik Weicu seperti bayi tiga tahun di bawah serangan itu.
"Tidakkkk! Arghhhh ..." Weicu tertabrak sisa serangan dan memusnahkan baik jiwa dan tubuhnya, bahkan dunia internalnya kemungkinan besar hancur.
Kini giliran Yang Xiu yang menjadi merinding, meski sisa kekuatan ini sudah diperlemah akibat pengorbanan Weicu, namun ketika serangan itu mengenai pohon pelindung yang kokoh, itu langsung memunculkan retakan.
'Di antara hidup dan mati, Yang Xiu tidak tahu harus berbuat apa lagi, dia mulai teringat janjinya kepada para wanitanya sebelumnya, sampai pada akhirnya dia teringat sesuatu, 'Mereka hamil ...'
Ketika memikirkan tentang hal itu, Yang Xiu merasa frustasi, dia merasa seharusnya menghabiskan waktu lebih banyak dan menyaksikan semua istrinya melahirkan anaknya, lalu hidup bahagia.
Bukankah itu jauh lebih baik?
Yang Xiu merasa seperti semuanya saat ini sudah tidak berarti apa-apa jika dia mati.
"Tidak bisa mati!" Yang Xiu tanpa sadar menggunakan dragon transformation dan langsung berubah, tapi wujudnya tidak menjadi sosok yang jauh berbeda dan jauh lebih bermartabat.
Seluruh tubuhnya yang berwarna agak buram langsung diselimuti oleh sisik-sisik berwarna biru gelap, dan salah satu tanduk di dahinya berubah menjadi warna biru gelap, begitu juga salah satu matanya berubah menjadi warna biru gelap.
__ADS_1
"Aku tidak akan mati!" Yang Xiu berteriak kuat dan kekuatan Chaos Qi serta Demon Qi mengamuk dari dalam tubuhnya dan menyembur keluar.
Kedua kekuatan itu berwarna biru gelap dan ungu gelap, namun saling seimbang satu sama lain dan membuat kekuatan Yang Xiu bertambah kuat secara instan, bahkan tidak jauh lebih buruk dari Realm Lord tahap 7 puncak, tidak hanya sampai disitu saja, Yang Xiu juga membakar semua Golden Blood di mulutnya dan menggunakan kekuatannya untuk melapisi tubuhnya.
"Krakkk...!!"
"Kacha...!!"
Suara nyaring berbunyi, elemental technique yang digunakan oleh Yang Xiu sudah hancur, lalu menabrak tubuh Yang Xiu.
BAAAAMMMM!!
Seperti peluru yang dilontarkan, Yang Xiu dengan Zi Yun di pelukannya terlempar sangat jauh ke belakang hingga ratusan ribu mil, jalur yang mereka lewati penuh dengan asteroid raksasa seukuran planet, namun langsung hancur tak bersisa menjadi debu, tapi keduanya masih saja terlempar sangat jauh hingga akhirnya tertabrak di sebuah asteroid raksasa.
Buuukkkk!!*
"Uakkkk!"
Pakaian keduanya benar-benar sudah sobek-sobek menjadi tak tersisa akibat serangan tersebut, kini keduanya terbaring dengan kondisi sebelumnya namun tel*njang tak berpakaian di atas asteroid antah berantah.
Zi Yun, karena dia yang dilindungi, dia masih bisa terbangun sedikit, namun akhirnya dia menutup mata, hanya menyaksikan benda besar Yang Xiu di matanya untuk terakhir kali sebelum akhirnya pingsan.
[Memulai penyembuhan! ...]
***
1 tahun kemudian.
Zi Yun membuka matanya secara perlahan, kelihatannya dia memiliki fisik yang cukup spesial sehingga dia mampu sembuh dengan sendirinya.
Ketika dia bangun, Yang Xiu juga bangun.
"Ughh ..." Yang Xiu juga tiba-tiba membuka matanya karena sistem sepertinya sudah memulihkan sebagian luka-lukanya.
Ketika dia bangkit untuk duduk, Zi Yun pun bangkit untuk duduk, Yang Xiu memegang kepalanya dan Zi Yun juga memegang kepalanya dengan rasa sakit untuk beberapa saat, baru tiba-tiba keduanya akhirnya ingat apa yang terjadi.
Yang Xiu akhirnya menoleh ke samping, dan Zi Yun juga menoleh, keduanya saling memandang dengan tatapan kosong.
"Kyaaahhhh! Jangan lihat ke sini!" Zi Yun buru-buru menutup kedua melon miliknya, sementara Yang Xiu kelihatan tidak terlalu peduli.
Yang Xiu hanya bangkit berdiri dan dengan benda bergelantungan itu, dia menatap jauh ke depan, ke luar angkasa, "Kita selamat!"
« Bersambung! »
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)