
« Jangan lupa like, komen, dan vote! »
Selamat Membaca :)
• • •
‘Ugh ...’ pemuda itu seperti ingin menangis, ‘Sial! dasar j.a.l.a.n.g! jika bukan karena kau murid tetua agung, mana mungkin aku tertarik denganmu!’ batinnya.
Gadis bernama Mu Luan ini adalah murid inti yang berada dibawah naungan langsung dari tetua agung sekte Eternal Path, tidak heran pemuda itu cukup tertarik dengan Mu Luan.
“Jangan bertingkah sok kuat, fokus saja pada kekompakan tim!” Kata Mu Luan sambil mengayunkan pedangnya ke arah monster beast berwujud badak bercula satu itu.
“Benar yang dikatakan Senior Sister Mu. Kun Liang, jangan membuang waktu, ayo bantu!” tambah nona muda berambut coklat kepada pemuda yang naksir kepada Mu Luan.
“Kau juga, Mu Bai, fokus saja untuk membantu jika ada celah saja!” Kata nona muda berambut coklat kepada remaja dengan kepang satu itu, tak lain adalah adik kandung dari Mu Luan.
“Siap, Kak Yun!” balas Mu Bai, lalu memasang jarak cukup jauh dari tempat itu.
“Guh …!” Kun Liang hanya mendengus dingin, memasang kuda-kuda bertarung tangan kosong, lalu menyerang badak bercula satu itu dari arah kanan, sedangkan Mu Luan dari depan, dan Kak Yun dari sisi kiri.
Gabungan dari ketiga memang sangat kuat, tapi perbedaan antara Realm Lord Tahap 2 Rendah dan Realm Lord tahap 2 puncak sangatlah jauh, apalagi monster beast ini sepertinya hanya selangkah lagi sepertinya akan setara kultivator Realm Lord Tahap 3.
“Grrrr …” Badak itu merasakan kemarahan, ia lalu menghentakkan kakinya dan membuang ruang bergetar, lalu menciptakan sebuah petir di atas cula nya.
“Celaka!” Wajah Mu Luan menjadi pucat, dia segera dengan cepat-cepat terbang ke arah adiknya dan memasang pelindung yang kuat.
Duar!
Petir dari culanya menyebar ke segala arah dalam jarak 100 meter yang penuh dengan kekuatan penghancur, membuat tanah menjadi tandus seketika.
“Guahkkk …!!” Mu Luan memuntahkan seteguk darah ketika akhirnya pelindung yang dia ciptakan hancur.
“Kakak!” Wajah Mu Bai menjadi khawatir tentang kondisi Mu Luan.
“Tenang, jika tidak bisa mengalahkannya, maka kita larikan diri! tapi kondisi monster beast itu harusnya saat ini juga memiliki energi yang terkuras cukup banyak setelah melakukan hal barusan.” Ungkap Mu Luan dengan pandangan yakin memandang ke depan.
“Junior Sister!”
“Senior Sister!”
__ADS_1
Tiba-tiba Kun Liang dan nona muda Yun itu bergabung ke sisi Mu Luan dan Mu Bai, keduanya juga berpikir sama seperti yang dipikirkan oleh Mu Luan.
Badak itu jelas tidak akan bisa melakukan hal semacam itu terus menerus, jadi ketika dia tidak bisa melakukan hal seperti itu lagi, mereka harus segera menyerangnya menggunakan serangan terkuat.
“Ayo kita bunuh makhluk ini!” Ajak Mu Luan.
Yang lainnya mengangguk, mereka bertiga lalu melesat ke arah badak itu sambil menggunakan teknik serangan terkuat mereka.
“Sword Art: Two Thousand Swords!”
“Sword Art: Holy Sword Intent!”
“Secret Technique: Sky Vibrating Fist!”
Teknik serangan yang mereka gunakan, yang pertama adalah milik Mu Luan, ia menciptakan dua ratus siluet pedang yang mengandung kekuatan penghancur di dalamnya.
Kedua adalah nona muda Yun, dia mencintai sebuah siluet pedang raksasa di atas kepalanya yang melaju ke arah monster beast tersebut.
Ketiga adalah milik Kun Liang, ia menciptakan sebuah tinju berwarna emas yang sangat kuat dengan kekuatannya sendiri.
Ketiga serangan super kuat itu, bahkan dapat membuat Realm Lord Tahap 2 manapun bertepuk tangan dan kagum.
Boom! Boom! Boom!
Ketika serangan mengenai tubuh badak itu, ketiganya berpikir bahwa semua sudah selesai, sayang sekali bahwa mereka sangat naif.
“Grrrrr!!”
Badak itu berlari keluar dari kepulan asap dengan badan penuh luka, tapi tekad bertarung di mata monster beast itu tersirat jelas.
Segera monster beast itu memuntahkan sebuah manik dari dalam tenggorokannya ke ujung bibirnya, manik itu memancarkan energi yang sangat padat dan kuat.
Wajah ketiganya menjadi biru, itu jelas adalah Monster Core, monster beast akan menggunakan itu ketika mereka dipaksa jatuh ke dalam kondisi putus asa.
“Buat perlindungan!” teriak Mu Luan, lalu ketiganya membuat pelindung super kuat.
Ini memang hal yang tepat untuk menjadi keputusan, bahkan jika mereka melarikan diri, serangan yang dihasilkan oleh badan ini sudah pasti akan mengenai mereka juga.
Mereka baru saja membuat pelindung, dan badak itu juga baru mau menembakkan kekuatan yang terkandung dalam monster core miliknya, tapi tiba-tiba seorang pemuda berambut merah dengan wajahnya yang acuh tak acuh muncul di samping monster beast badak tersebut seperti hantu dari dalam robekan ruang.
__ADS_1
Pemuda itu tak lain dan tak bukan adalah Yang Xiu.
Yang Xiu muncul dengan tangan mengepal sangat kuat, jelas siap melakukan serangan kuat miliknya.
“Fix Kill!”
Bang! Buff!
Kepala badak itu langsung terpisah dari tubuhnya, bisa dilihat seberapa kuat serangan Yang Xiu barusan ini.
[Selamat! Host membunuh badak cula petir, Mendapatkan 6 Kuadriliun!]
“Phew~!” Yang Xiu menghembuskan nafas lega, serangan diam-diamnya rupanya berhasil melakukan one hit one kill pada keberadaan setara Realm Lord Tahap 2 Puncak ini.
Tak lama, Mu Luan dan lainnya datang menemui Yang Xiu, melihat kondisi monster beast yang telah hancur membuat wajah beberapa orang menjadi ngeri.
Tapi setelah merasakan tingkat kultivasi dari Yang Xiu, beberapa orang mengerutkan keningnya, beberapa juga merasa bahwa ini hanyalah ilusi.
“Aku melihat kalian kesusahan, jadi aku membantu, apakah para saudara dan saudari ini tidak senang?” Kata Yang Xiu dalam mode sopannya.
“Tidak, bukan begitu.” Mu Luan menggelengkan kepalanya, dia jelas tau serangan sebelumnya bisa saja membuat mereka terkena cedera parah, dia justru bersyukur Yang Xiu sudah datang dan menolong dirinya.
‘Tapi apa-apaan kekuatannya itu, bahkan jika kami sudah melemahkan badan cuka petir ini, jelas tidak akan lebih lemah dari Realm Lord Tahap 2, bukan?’ Pikir Mu Luan.
“Terima Kasih junior brother ini sudah membantu kami, ini merupakan hutang Budi bagi kami.” ungkap Mu Luan, Nona muda Yun juga mengangguk.
Kun Liang di sisi lain hanya terdiam dan memasang wajah datar. ‘Sial! kenapa malah emperor rendahan ini yang mendapatkan pujian?!’ geram Kun Liang dalam hatinya.
Yang Xiu merasakan aura kebencian yang sedikit terpancar dari Kun Liang, tapi dia mengabaikannya, bagaimanapun setelah melihat pertarungan mereka sebelumnya, Yang Xiu dapat menyimpulkan bahwa wanita inilah yang merupakan pemimpin tim ini.
“Aku Mu Luan, terima kasih sekali lagi.” ungkap Mu Luan.
Nona muda bermarga Yun juga mengenalkan dirinya, “Aku adalah Yun Qin!”
Yang Xiu mengangguk, lalu memperkenalkan dirinya juga, “Aku adalah Yang Xiu.”
« Bersambung! »
...Jangan lupa like, komen, dan vote! ...
__ADS_1