
Jangan lupa like dan komentar yah, terima kasih.
Selamat membaca
• • •
Setelah beberapa saat, Yang Xiu lalu mengalirkan chaos dragon Qi miliknya untuk meningkatkan tingkat esensi sejati yang didapatkan dari pemurnian bahan.
Semua orang menyaksikan hal ini dengan tenang.
Di sisi lain, seorang pemuda berjubah kuning yang adalah salah satu peserta kompetisi juga sedang dalam tahap pemurnian bahan pertama.
Wajahnya penuh keringat, dapat dilihat bahwa sangat sulit memurnikan rumput Calm Soul. Yah, seperti namanya yang berarti tenang, memurnikan rumput ini juga memerlukan ketenangan batin.
Karena tempat alkimia mereka di susun bersaf atau memanjang ke samping, pemuda berujubah kuning itu berada tepat di samping Yang Xiu yang berada di pojok kanan.
Awalnya dia tidak merasakan apapun, tapi semakin lama dia berada di samping Yang Xiu, semakin dirinya merasa tertekan dan gugup.
‘Apa-apaan aura dingin ini, seperti aku sedang ditatap langsung oleh binatang buas yang kapan pun bisa menerkam ku!’ seru pemuda itu dalam batinnya, tapi tetap fokus pada alkimianya.
Pemuda ini adalah peserta yang paling sering diawasi oleh Feng Li dan Li Laoshi di babak pertama, namun saat ini dia merasa gelisah juga ketika berada di samping Yang Xiu.
“Heh ....”
Pemuda itu tiba-tiba membuka matanya yang terpecah karena mendengar suara, lalu karena penasaran, dia pun menengok ke arah Yang Xiu.
Mata pemuda itu melotot seakan-akan sedang menatap ancaman yang besar, dia melihat Yang Xiu hanya meliriknya dengan dingin dan acuh tak acuh, seakan-akan dirinya bukanlah apa-apa.
“Lemah.” Kata Yang Xiu kepadanya dengan pelan.
Buff!
Tungku pil yang digunakan oleh pemuda itu meletup di dalamnya yang berarti bahwa dirinya telah gagal.
“....”
Semua orang lainnya sontak terdiam dan tertegun, mereka tidak tahu kenapa pemuda itu tiba-tiba gagal, bahkan pemuda itu sendiri baru sadar bahwa dirinya telah gagal.
“Aku gagal?”
Pemuda berjubah kuning itu merasa seperti sedang bermimpi, dia adalah jenius alkimia di keluarganya. Namun, kini kalah hanya karena di lirik oleh Yang Xiu.
Lelucon! Anak ini pasti curang!
Pemuda itu segera berdiri dari tempat duduknya dan berteriak kepada Yang Xiu, “Kau curang!”
Tapi Yang Xiu tidak memedulikan hal itu dan tetap lanjut memurnikan bahannya.
“Jangan mengabaikan ku, breng$ek!”
__ADS_1
Pemuda itu menjadi murka dan segera menyerang Yang Xiu menggunakan serangan beratribut api ke arah Yang Xiu.
Sebelum serangan itu mengenai Yang Xiu, tiba-tiba serangan itu dihancurkan oleh kekuatan tak kasat mata.
Pemuda itu yang melihat bahwa serangannya dihancurkan, langsung sangat marah dan memandang Ji Hua yang saat ini sedang duduk di atas panggung.
“Tuan muda Ji Hua, dia curang!” Keluh Pemuda itu.
“Kau mengganggu,” ungkap Ji Hua dengan pandangan jijik, “Pergilah!” lanjutnya.
“Apa? tapi—!”
Pemuda itu ingin menyanggah lagi, tapi melihat tatapan dingin Ji Hua yang di arahkan kepadanya, nyalinya langsung ciut.
Dengan penuh kekesalan, dia hanya dapat menyimpan tungku pil dan berjalan pergi dari sekte perfect sky.
‘Bunuh dia.’ Ji Hua berkata kepada seseorang lewat komunikasi kesadaran spiritual, lalu lanjut menyaksikan kompetisi alkimia ini.
• • •
Waktu berlalu dengan cepat, Yang Xiu sudah selesai memurnikan dua bahan, kini bahan terakhir yaitu buah Dao Seal.
Membuka penutup tungku, Yang Xiu lalu membiarkan kepulan asap hitam keluar terlebih dahulu hingga habis, lalu memasukkan buah berwarna emas tersebut.
Tak lama setelah Yang Xiu mulai memurnikan, dua peserta yang lain juga mulai memurnikan bahan ke-tiga atau terakhir.
“Hei, Pemuda berpakaian biru itu melakukan pemurnian dengan sangat cepat, apa dia tidak takut gagal?”
“Kau benar, bukankah dia terlalu terburu-buru!” kata salah seorang yang lainnya.
“Aku berani jamin pemuda berpakaian hijau itulah yang akan menang!”
“Hmm, tapi lelaki tua itu juga sepertinya memiliki kesempatan untuk menang.”
Perdebatan dan diskusi berapi-api di dalam kerumunan anggota sekte Perfect Sky untuk menentukan siapa yang terbaik antara pemuda berpakaian hijau dan lelaki tua berjenggot ungu.
Namun tidak sedikit juga orang yang mendukung Yang Xiu dan berharap bahwa Yang Xiu dapat memenangkan kompetisi ini.
Ketika perdebatan masih berlangsung dan tak kunjung reda, Yang Xiu tiba-tiba membuka matanya dan membuka penutup tungku pil.
“Sudah selesai?” Ji Hua mengangkat alisnya karena terkejut dengan kecepatan pemurnian yang dilakukan oleh Yang Xiu.
“Apa Tuan muda tertarik dengan pemuda ini? Jika anda mau, saya bisa merekrutnya dan dia pasti tidak akan menolak,” kata Feng Li yang duduk di kursi sebelah Ji Hua.
“Hmm, lihat dulu dia ini berlian atau emas, jika hanya emas belaka, maka tinggalkan saja,” balas Ji Hua dengan acuh tak acuh.
“....” Feng Li terdiam mendengar ucapan Ji Hua, bahkan emas pun tidak berharga ... selera tuan muda ke-4 benar-benar sangat berbeda dengan orang biasa, pikir Feng Li.
Di sisi lain, Yang Xiu memandang isi tungku pil dengan senyum puas di hatinya.
__ADS_1
Aroma wangi yang berasal dari dalam tungku pil nya tersebar keluar dan tercium oleh hidung semua orang membuat jiwa mereka menjadi tenang.
Berhasil!
Para penonton di sekeliling lapangan dibuat terkejut dengan keberhasilan Yang Xiu dalam pemurnian bahan, mereka bahkan tidak pernah mengira akan seharum ini baunya.
“Dia berhasil!”
“Hebat!”
“Aku tidak salah mendukung orang, haha!”
Pujian demi pujian dilontarkan kepada Yang Xiu, tapi Yang Xiu hanya mendengarnya dengan tenang dan kembali menutup tungku pil sehingga aroma wangi pun hilang.
‘Sekarang saatnya proses pembentukan pil.’ Yang Xiu menyesuaikan cara duduknya kembali dan segera menciptakan beberapa rune di sekeliling tungku pil.
Alchemy Technique: Sky Vein Tricks!
Yang Xiu memejamkan matanya dan mengendalikan rune-rune kecil itu dengan hati-hati untuk menjaga keseimbangan dan terus menerus menyalurkan kekuatan dao alkimia nya.
Hingga beberapa saat kemudian, dua peserta lainnya kini membuka mata mereka secara bersamaan, dan mengeluarkan sebuah botol giok, lalu membuka penutup tungku.
Wush!
Beberapa pil terlempar keluar, tapi langsung masuk ke dalam botol giok mereka.
Tersenyum bangga di mulut mereka, berpikir bahwa Yang Xiu bukanlah apa-apa karena saat ini masih belum selesai membuat pil.
Para penonton di sekeliling lapangan juga mulai kecewa melihat Yang Xiu.
“Dia tidak gagal bukan?”
“Bukankah dia sebelumnya sangat cepat? Kenapa sekarang sangat lama?”
Orang-orang melihat dengan kebingungan, Ji Hua yang berada di atas panggung juga mengerutkan keningnya.
‘Apakah dia gagal?’
‘Waktu sekarang tersisa sedikit lagi, jika dia belum selesai juga, maka biarlah.’
Setelah selesai berkata dalam hatinya, Ji Hua lalu tiba-tiba melihat Yang Xiu membuka matanya.
Setelah membuka matanya, Yang Xiu mengeluarkan sebuah botol giok dan membuka penutup tungku pil.
Wush!
Dengan sangat cepat semua pil diterima ke dalam botol giok.
“Dia berhasil!” seru Feng Li, Ji Hua di sisi lain juga menahan keterkejutan di matanya.
__ADS_1
« Bersambung! »
Jangan lupa like dan komentar yah, terima kasih!