
Pagi ini Bunda Sya dan Ayah Radit menyampaikan kabar yang sangat membahagiakan untuk seluruh anggota keluarga, yakni mengenai kehamilan Viola. Sandra dan Aleera yang mendengar kabar itu tentu saja merasa sangat bahagia. Pasalnya mereka berdua benar-benar menantikan moment itu. Karena dengan hamilnya Viola, itu artinya mereka akan memiliki bayi bersama-sama dalam waktu dekat. Bukankah itu akan sangat menyenangkan?
Tapi yang paling utama dari semua itu, mereka bahagia karena pada akhirnya keinginan Viola untuk segera hamil akan segera tercapai. Karena jujur saja, Sandra dan Aleera sedikit tidak enak kalau mereka sedang membahas soal kehamilan saat ada Viola bersamanya. Bukan karena Sandra ataupun Aleera tidak suka kepada Viola, alasannya karena mereka khawatir menyinggung perasaan Viola. Karena Sandra dan Aleera tau dengan pasti bagaimana Viola sangat ingin segera hamil. Dan sekarang, Alhamdulillah sekali, Allah SWT telah mengirimkan seorang malaikat untuk tumbuh di rahim Viola.
Hari ini Aleera dan Kendra memang datang ke rumah pagi-pagi sekali. Hal ini karena nanti malam akan diadakan acara 4 bulanan kehamilan Aleera. Seperti biasa, rumah keluarga Santoso menjadi rumah utama untuk menggelar acara-acara besar seperti ini.
Sebenarnya untuk masakan dan lain-lain, semuanya sudah dipesan. Nanti siang akan diantarkan ke rumah ini. Tapi meski begitu, tentu saja banyak hal yang harus Aleera dan yang lainnya persiapkan.
"Kalau ada Kak Vio sama Mas Rendra pasti bakalan lebih lengkap." Ujar Aleera kepada Sandra.
Tidak adanya kehadiran Viola dan Rendra diacara keluarga seperti ini tentu saja sangat dirasakan oleh Aleera dan yang lainnya.
Sandra menganggukkan kepalanya.
"Iya bener, Ly. Tapi ya udahlah mau gimana lagi. Doain aja semoga mereka di Paris senang dan nanti bisa pulang lagi ke Jakarta dengan selamat." Jawab Sandra.
Aleera menganggukkan kepalanya setuju. Seperti yang kita tau, dengan kondisi Viola yang saat ini sedang hamil muda. Viola belum diperbolehkan oleh dokter untuk melakukan penerbangan dengan jarak jauh. Karena meskipun kandungan Viola sehat dan juga kuat, tapi dikarenakan usianya masih sangat muda, jadi ada baiknya Viola jangan dulu bepergian menggunakan pesawat.
__ADS_1
Sementara itu, sebenarnya Aleera dan Sandra ingin membantu persiapan untuk acara 4 bulanan nanti malam. Tapi sayangnya mereka berdua tidak diperbolehkannya untuk ikut serta. Aleera dan Viola diminta untuk tetap diatas dan beristirahat disana. Sebagai anak yang baik, akhirnya Sandra dan Aleera menuruti perintah itu. Jadilah Sandra dan Aleera berdua duduk dikamar.
Beralih ke topik lain, Aleera jadi salfok dengan perut Sandra yang tampak jauh lebih besar dari perutnya. Padahal kehamilannya hanya berjarak beberapa minggu saja. Melihat itu, Aleera jadi teringat momen dimana dia juga hamil kembar.
"Kenapa liatin perut aku? Takjub ya perut aku yang dulu langsing banget bisa jadi segede ini?" Ujar Sandra kepada Aleera.
Ya beginilah Sandra, kalau sudah bersama dengan Aleera, dia benar-benar menjadi seseorang yang sangat apa adanya. Sementara itu Aleera tertawa kecil.
"Iya, rasanya emang udah berat, padahal usianya baru 5 bulan. Dan menurut aku, kamu dulu hebat banget tau, Ly. Dengan tubuh mungil kamu itu, kamu bisa bawa 2 bayi sekaligus. Udah gitu, waktu itu umur kamu masih 21 tahun kan?" Ujar Sandra.
Aleera tersenyum, memang benar tubuh Aleera cenderung mungil. Jadi bisa kalian bayangkan bagaimana dulu Aleera dengan perut besarnya. Beberapa orang yang melihat pasti khawatir karena takut kalau tiba-tiba saja perut Aleera jatuh. Tapi semua ketakutan-ketakutan itu tentu saja tidak terjadi, karena Aleera berhasil membawa dua anak kembarnya lahir ke dunia dengan selamat. Meskipun harus melalui operasi Caesar dan juga mengalami prematur. Tapi soal premature, rata-rata bayi kembar biasanya memang lahir dengan premature kok. Dan apa yang terjadi kepada Aleera dulu saat melahirkan Aidan dan Ariel juga sudah diperkirakan oleh dokter.
Dan setelahnya, banyak hal-hal yang Sandra dan Aleera bicarakan. Seperti biasa, tidak mungkin rasanya untuk Sandra dan Aleera kalau sudah bertemu malah justru diam-diaman. Meski sering bertemu, entah kenapa selalu ada pembahasan yang bisa mereka bahas. Tapi tenang saja, dari semua pembicaraan yang Sandra dan Aleera bahas, mereka sama sekali tidak bergosip kok. Karena memang Sandra dan Aleera tidak suka membicarakan orang lain. Mereka lebih suka sharing soal tumbuh kembang anak-anak.
__ADS_1
Sepanjang acara 4 bulanan Aleera berlangsung, Daven selalu duduk di samping Sandra. Daven benar-benar menjadi suami yang sangat sigap, dia selalu berada disamping Sandra untuk menjaga istrinya itu.
"Capek? Kalau capek mending duduk diatas aja, sayang." Bisik Daven ditelinga Sandra.
Saat ini Sandra memang duduk dibawah berbaur dengan yang lain. Tapi dengan perutnya yang besar, beberapa kali Sandra tampak terlihat tidak nyaman. Padahal Sandra sendiri sebenarnya merasa nyaman-nyaman saja. Memang Daven saja yang sekarang jadi agak sedikit berlebihan.
Sandra tersenyum seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Enggak Bang. Aku enggak capek." Jawab Sandra.
"Beneran?" Tanya Daven memastikan.
Sandra menganggukkan kepalanya.
"Iya beneran. Aku enggak bohong. Kalau aku udah ngerasa enggak nyaman, nanti aku pasti bakal duduk diatas kok." Jawab Sandra.
Akhirnya mau tidak mau Daven percaya, kini mereka kembali fokus dengan jalannya acara. Sampai tiba-tiba saja Sandra mendengar bisikan dari Daven lagi.
"Malam ini kamu cantik banget, sayang." Bisik Daven.
Benar, sejak tadi Daven memang sudah terpesona dengan kecantikan Sandra. Istrinya ini tampak sangat anggun dengan gamis dustynya. Meski ini bukan kali pertama Daven melihat Sandra memakai gamis, tapi Daven selalu dibuat terpesona.
Sandra tersenyum.
"Iya, aku juga tau kok Bang kalau aku cantik." Jawab Sandra dengan rasa percaya dirinya yang tinggi.
Kalau untuk masalah cantik, Sandra tentu saja tidak akan menyangkalnya. Ayah dan Bundanya saja ganteng dan cantik, sudah pasti produknya juga tidak kalah.
Sementara itu, Daven hanya tertawa kecil mendengar jawaban Sandra. Daven selalu gemas kalau Sandra seperti ini.
__ADS_1