
Seorang dosen masuk ke dalam ruangan tersebut tapi sebelumnya mengetuk pintu terlebih dahulu kemudian berjalan mendekati dosen pengajar tersebut. Mereka berdua mengobrol setelah beberapa saat dosen itupun pergi dari ruangan tersebut.
" Perkenalkan dirimu?" Perintah dosen tersebut.
" Hallo, namaku Arnold Lee mahasiswa baru pindahan dari kelas pagi." Ucap Arnold memperkenalkan dirinya.
" Silahkan duduk." Perintah dosen tersebut.
Arnold melihat sekeliling ruangan dan banyak mahasiswi cantik melambaikan tangannya agar duduk dengannya tapi Arnold tidak memperdulikannya hingga dirinya melihat seorang gadis yang selalu mengusik hatinya. Arnold berjalan ke arah gadis tersebut yang juga sedang menatapnya sambil tersenyum manis. Arnold duduk di sebelah Alicia membuat para mahasiswi kesal sekaligus iri dengan Alicia sedangkan Alicia dan Arnold tidak memperdulikannya karena dunia terasa milik mereka berdua sedangkan yang lainnya mengontrak.
" Bagaimana dengan nenekmu?" Tanya Arnold pelan.
" Sudah sadar, terima kasih banyak telah membantuku." Ucap Alicia.
" Ingat apa yang kamu katakan? kamu akan melakukan apapun asalkan nenekmu bisa di bawa ke rumah sakit dan bisa pergi dari mansion." Ucap Arnold mengulangi perkataan Alicia.
" Aku tidak akan lupa apa yang aku ucapkan, apa yang kak Arnold minta?" Tanya Alicia
" Saat ini tidak ada, tapi suatu saat aku akan menagihnya." Ucap Arnold.
" Baiklah." Jawab Alicia.
Setelah itu mereka terdiam karena dosen sudah mulai mengajar mata kuliah hingga satu jam lamanya akhirnya jam mata kuliah selesai dan mereka keluar ruangan untuk istirahat selama lima belas menit.
" Kita minum yuk." Ajak Arnold sambil berjalan ke arah kantin.
" Ayo." Jawab Alicia
__ADS_1
Mereka pun berjalan berdampingan hingga mereka masuk ke dalam kantin namun baru saja beberapa langkah seseorang menyenggol Alicia dengan sengaja dan nyaris terjatuh jika seandainya Arnold tidak menahan tubuh Alicia.
" Terima kasih kak." Ucap Alicia sambil berdiri dengan tegap.
Arnold haya tesenyum kemudian melepaskan pelukannya lalu Arnold berjalan ke arah mahasiswi tersebut dan dirinya melirik sekilas di sampingnya ada segelas lemon tea dingin yang masih penuh membuat Arnold refleks mengambil gelas tersebut kemudian berjalan ke depan mahasiswi yang sedang duduk dengan santai ada rasa salah sedikitpun sambil menatap Arnold dengan senyuman manis.
Byur
" Akhhhhh..." Teriak mahasiswi tersebut ketika Arnold menyiram minuman ke rambutnya membuat rambut, wajah dan pakaiannya basah membuat tubuhnya kedinginan.
" Ini akibatnya kalau berani menyenggol kekasihku." Ucap Arnold dengan nada dingin dengan wajah datar.
" Aku tidak menyenggol justru dia menyenggolku, kamu jangan percaya dengan omongan wanita itu lebih baik kamu menjadi kekasihku aku jamin kamu lebih bahagia dari pada wanita murahan itu." Ucap mahasiswi tersebut sambil menatap tajam ke arah Alicia
Plak
" Jangan sekali - kali kamu mengatakan kekasihku murahan justru wanita murahan itu kamu." Ucap Arnold kemudian menampar mahasiswi tersebut.
" Minumanku." Ucap mahasiswi yang minumannya di ambil oleh Arnold.
Arnold melepaskan tangan Alicia kemudian membuka dompet dan memberikan satu lembar dan diberikan ke mahasiswi tersebut lalu pergi meninggalkan kantin tersebut sambil menarik tangan Alicia tanpa memperdulikan mahasiswi yang di tampar oleh Arnold sedangkan mahasiswi tersebut menatap Alicia dengan penuh kebencian.
Mahasiswi tersebut tahu kalau Arnold Lee adalah anak pemilik kampus dan orang tuanya sangat kaya raya karena orang tuanya dengan orang tua Arnold adalah rekan bisnisnya dan mereka sering bretemu tapi sayang sikap Arnold yang dingin dan datar membuatnya penasaran untuk lebih dekat dengan Arnold Lee karena itulah dirinya sangat berharap agar Arnold Lee menyukai dirinya dan membenci Alicia tapi ternyata perkiraannya salah justru Arnold tidak berpengaruh dan membela Alicia.
Arnold dan Alicia berjalan hingga sampai di taman belakang kampus dan duduk di bangku sambil memandangi danau di malam hari.
" Kak Arnold." Panggil Alicia.
__ADS_1
" Ada apa Alicia?" Tanya Arnold
" Bolehkah aku minta satu hal dari kak Arnold?" Tanya Alicia penuh harap sambil memandangi wajah tampan Arnold.
" Boleh, minta uang atau barang branded?" Tanya Arnold.
' Aku harap kamu jangan seperti Anabel kalau iya aku sangat kecewa padamu, bukannya aku pelit tapi jujur aku tidak suka orang menyukaiku karena uang." Ucao Arnold dalam hati.
" Aish memangnya aku cewe matre." Ucap Alicia dengan wajah di tekuk.
" Biasanya wanita seperti itu bukan." Ucap Arnold.
" Aku bukan wanita seperti itu, kak Arnold sudah membantuku keluar dari mansion dan membantu mengobati nenekku itu sudah cukup buatku, itu sudah cukup bagiku karena aku tidak mau serakah." Ucap Alicia
" Lalu apa yang ingin kamu minta?" Tanya Arnold.
Ayo apa yang mau di minta sama Alicia jawabannya tunggu nanti sore ya.
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
Terima kasih atas vote, like, komentar dan hadiahnya
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
__ADS_1
Akibat dari cinta satu malam, membuat Vie harus merelakan masa mudanya. Setelah dikeluarkan dari kampus, ternyata Vie juga diusir oleh ayahnya sendiri karena Vie telah mencoreng nama baik keluarga. Lima tahun berlalu, kehidupan pahit Vie kini telah terobati dengan hadirnya sosok Arga, bocah kecil tampan yang sedang aktif berbicara meskipun kini tak tahu dimana keberadaan ayahnya. Namun, siapa yang menyangka jika selama ini Vie bekerja di perusahaan milik keluarga kekasihnya. Hal itu baru Vie ketahui saat kekasihnya mulai mengambil alih perusahaan. Masih adakah rasa yang tertinggal untuk sepasang kekasih di masa lalu ini? Mari kita ikuti kisahnya 😊