Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia

Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia
Alicia


__ADS_3

" Kita pulang ke apartemenku," ucap Arnold dengan nada dingin dan datar.


" Kita tidak pergi ke rumah sakit untuk mengetahui kesehatan tuan besar Lee?" tanya Rey dengan ragu


" Tidak, saat ini aku ingin menenangkan pikiranku dulu," ucap Arnold.


" Baik tuan," jawab Rey.


" Rey kita ke mansion saja karena di sana banyak kenangan istriku," ucap Arnold ketika naik ke dalam mobil dan duduk di kursi belakang pengemudi.


" Baik tuan," jawab Rey patuh sambil mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


Arnold hanya memandangi lalu lintas lewat jendela mobil tapi pikirannya menerawang jauh entah kemana sedangkan Rey hanya diam tanpa bicara sedikitpun hingga dua puluh menit kemudian mereka sudah sampai di mansion. Arnold berjalan menaiki anak tangga satu demi satu menuju ke arah kamar yang pernah di tempati bersama istri yang sangat di cintainya.


Ceklek


Ctak


Arnold membuka pintu kamarnya kemudian menyalakan lampu saklar hingga kamarnya yang gelap gulita kini terang benderang, Arnold berjalan ke arah lemari pakaian milik istrinya kemudian membawanya ke arah ranjang.


" Hiks... Hiks.. Maafkan aku sayang.... Sungguh aku laki - laki yang sangat bodoh karena percaya dengan foto itu dan juga dengan ucapan daddy. Seharusnya aku lebih percaya kamu dari pada ucapan daddy dan orang - orang yang ingin memisahkan hubungan kita," ucap Arnold sambil terisak dan memeluk pakaian milik Alicia yang masih harum.


Arnold mengambil pigura foto waktu dirinya dan Alicia jalan - jalan ke taman rekreasi di mana foto itu Alicia mencium pipi Arnold. Arnold memeluk pigura tersebut kemudian berbaring di ranjang karena tubuhnya yang sangat lelah tidak membutuhkan waktu lama akhirnya Arnold tertidur dengan pulas tanpa mengganti pakaiannya.

__ADS_1


xxxxxxxxxxxx


Malam berganti pagi di tempat yang berbeda tepatnya di rumah sakit Alicia membuka matanya dan melihat sepasang suami istri dan pemuda tampan sedang menatap dirinya.


" Pagi sayang," sapa mommy Cindy


" Pagi Alicia," sapa daddy Axel


" Pagi kak Alicia, kenalkan aku Alex adikmu yang sangat tampan," ucap Alex narcis.


" Pagi," jawab Alicia sambil tersenyum manis.


" Sudah lebih baik?" tanya mommy Cindy.


" Bisa ceritakan tentang keluargamu, agar kami bisa menghubungi keluargamu," ucap mommy Cindy.


" Ayah kandungku tidak memperdulikan aku jadi percuma saja menghubunginya," ucap Alicia sambil tersenyum walau hatinya ingin menangis.


" Kenapa tidak memperdulikan?" tanya mommy Cindy dengan wajah terkejut begitu pula dengan daddy Axel dan Alex.


" Daddy sudah bahagia dengan istri barunya dan anak mereka sedangkan aku..." ucap Alicia menggantungkan kalimatnya sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan mengurangi rasa sesak di hatinya.


Grep

__ADS_1


Mommy Cindy memeluk Alicia sambil mengusap punggungnya agar mengurangi rasa sesak di hati Alicia.


" Ceritakan pada kami siapa tahu dengan bercerita dengan segala sesak dalam hatimu berkurang," ucap mommy Cindy dengan nada lembut.


Alicia menghembuskan nafasnya dengan berat setelah rasa sesaknya berkurang Alicia menceritakan semuanya hingga neneknya sakit dan akhirnya meninggal dunia sedangkan mommy Cindy sangat terkejut dengan cerita Alicia begitu pula dengan daddy Axel dan Alex. Alicia mendorong perlahan tubuh mommy Cindy kemudian menatap satu persatu wajah mereka bertiga.


" Maaf sebenarnya namaku Adelicia bukan aku bermaksud membohongi mommy, daddy dan Alex," ucap Alicia.


" Jujur sejak daddy memutuskan hubungan darah aku memotong rambutku bersamaan namaku berganti Alicia," ucap Alicia mengakhiri ceritanya.


" Sebentar kamu bilang nenekmu meninggal.... ( sambil mengambil ponselnya kemudian membuka galeri di ponselnya ) apakah foto nenekmu sama seperti yang ada di foto ini?" tanya mommy Cindy sambil memperlihatkan fotonya ibu kandungnya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Apa jawaban Alicia?Siapa sebenarnya mereka? Tunggu di bab selanjutnya ya karena akan dijelaskan siapa mereka.


Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.


Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian. Semoga  Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.


Dari Author,


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


Terima kasih banyak buat para pembaca setiaku. 🌹🌹🌹🌹😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹


__ADS_2