Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia

Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia
Arnold kenapa dad?


__ADS_3

" Daddy maukan masakin buat Arnold?" tanya Arnold penuh harap.


" Tidak," tolak tuan Lee


" Kenapa dad?" tanya Arnold


" Tadi saja daddy pas mau makan seafood perut daddy langsung mual," ucap tuan Lee


" Lho bukannya daddy suka seafood?" tanya Arnold dengan nada bingung.


" Itu kemarin tapi sekarang daddy tidak suka aromanya karena bikin daddy mual dan ingin muntah," ucap tuan Lee


" Jadi daddy serius tidak mau buatkan cumi bakar kecap?" tanya Arnold sekali lagi.


" Iya," jawab tuan Lee singkat dan jelas.


" Baiklah, kalau besok Arnold sudah tidak ada daddy jangan sedih ya," ucap Arnold.


" Maksud kamu apa Arnold?" tanya tuan Lee dengan nada terkejut.


" Karena hari ini Arnold belum makan sama sekali dan perut Arnold sangat lapaaaaarrrrrrr sekali," ucap Arnold menekan kata lapar


" Jadi jika daddy tidak mau masakin buat Arnold maka Arnold akan mogok makan dan besoknya jika daddy mau datang ke rumah Arnold bersiap - siaplah untuk mengubur Arnold," ucap Arnold dengan nada kesal.


tut            tut               tut


" Hallo..... Hallo..." Panggil tuan Lee dengan nada panik.


Arnold dengan sengaja memutus sambungan komunikasi secara sepihak kemudian Arnold berbaring di ranjang hingga matanya menatap foto pernikahannya membuat Arnold terbangun dan mengambil pigura yang tergeletak di meja dekat ranjang kemudian mengangkatnya ke atas untuk membanting foto tersebut namun entah kenapa Arnold tidak tega melakukannya, Arnold menatap foto tersebut sambil membelai pipi Alicia dan menatapnya dengan tatapan sendu.


" Apakah kamu tahu? aku sangat mencintaimu kenapa kamu tega mengkhianati aku? Apakah kamu tahu di masa depanku aku menikah dengan Anabel tapi Anabel mengkhianati diriku dengan berselingkuh asisten yang aku percayai. Bukan itu saja mereka membunuh ke dua orang tuaku dan berakhir aku yang di bunuh olehnya. Aku pernah bilang berkali - kali padamu untuk tidak berselingkuh tapi kenapa kamu tidak mengerti ucapanku?" tanya Arnold sambil memeluk pigura tersebut sambil memejamkan matanya.


Karena sangat lelah Arnold tertidur dengan pulas tanpa memperdulikan rasa lapar pada perutnya namun berbeda dengan tuan Lee, tuan Lee yang mendengar ucapan putra semata wayangnya membuat tuan Lee langsung mengganti pakaiannya membuat istrinya bingung.


" Arnold kenapa dad?" tanya nyonya Lee.


" Arnold ingin makan cumi bakar kecap karena itulah daddy mau pergi ke mansion putra kita," ucap tuan Lee


" Kenapa tidak pesan saja?" tanya nyonya Lee.


" Justru itu putra kita ingin daddy yang masak, mommy kan tahu kalau daddy tidak bisa masak," adu tuan Lee.


" Kok kayak orang ngidam, apa Arnold menghamili anak orang dad?" tanya nyonya Lee sambil bangun dari ranjang dan berjalan ke arah lemari.


" Putra kita tidak mungkin melakukan itu," ucap tuan Lee

__ADS_1


" Mommy harap seperti apa yang dikatakan daddy tapi jika itu terjadi putra kita harus bertanggung jawab untuk menikahi wanita itu walau mommy sangat berharap Adelicia menjadi menantu kita," ucap nyonya Lee.


" Kenapa mommy setuju dengan wanita itu?" tanya tuan Lee


" Entahlah mommy lebih setuju kalau Adelicia menjadi menantu kita," ucap nyonya Lee


" Mommy mau iku?" tanya tuan Lee mengalihkan pembicaraan karena melihat istrinya sudah mengganti pakaiannya.


" Ikut dong," jawab nyonya Lee.


Sepasang suami istri pergi ke mansion milik Arnold hingga dua puluh lima menit kemudian mereka sudah sampai di mansion milik Arnold.


" Selamat malam nyonya besar dan tuan besar." sapa kepala pelayan dengan ramah.


" Malam, putraku kemana?" tanya nyonya Lee


" Tuan muda masih di kamar nyonya, sejak pulang dari restoran tuan muda langsung pergi ke kamarnya," jawab kepala pelayan.


" Kami akan ke kamar putra kami," ucap nyonya Lee.


" Maaf nyonya biar saya saja yang memanggilkan tuan muda," ucap kepala pelayan sambil berusaha menghilangkan keterkejutannya.


" Tidak, biar kami yang ke kamar putra kami," jawab nyonya sambil berjalan menuju ke arah tangga.


" Apa ada sesuatu yang kalian sembunyikan dari kami?" tanya nyonya Lee sambil membalikkan badannya dan menatap kepala pelayan.


" Maaf nyonya tidak ada," jawab kepala pelayan.


'  Waduh di kamar tuan muda ada foto pernikahan tuan muda dengan nyonya muda kalau ketahuan bagaimana?" tanya kepala pelayan dalam hati.


Nyonya Lee yang penasaran langsung menaiki anak tangga sedangkan tuan Lee menatap kepala pelayan yang wajahnya mulai memucat membuat tuan Lee mengerti dan langsung mengejar istrinya sambil berteriak agar putra sulungnya keluar dari kamarnya.


" Mommy!!!!" teriak tuan Lee


" Daddy, kenapa sih teriak - teriak? telinga mommy sakit mendengar suara teriakan daddy." ucap nyonya Lee dengan nada kesal.


Arnold yang berada di kamarnya mendengar teriakan dari luar membuat Arnold memaksakan diri untuk membuka matanya dan mendengar suara teriakan ke dua orang tuanya membuat Arnold menyimpan fotonya di laci dekat ranjangnya kemudian mengambil pigura besar yang berisi foto pernikahan dirinya dengan Alicia kemudian menyembunyikan di belakang lemari pakaian.


" Habisnya mommy, main jalan saja bukannya nungguin daddy dulu," omel tuan Lee


" Daddy kenapa sih marah - marah sama mommy?" ucap nyonya dengan wajah sendu karena baru kali ini suaminya berteriak.


Grep


" Maafkan daddy." ucap tuan Lee sambil memeluk istrinya dari arah samping.

__ADS_1


ceklek


Arnold membuka pintu kamarnya dan melihat ke dua orang tuanya sedang berpelukan membuat Arnold hanya menggelengkan kepalanya.


" Mommy dan daddy kok tumben ke mansion Arnold?" tanya Arnold.


" Memang kami tidak boleh datang ke mansion mu?" tanya nyonya Lee sambil matanya mendelik.


" Boleh kok mom tidak ada yang melarang hanya saja kok malam - malam datang ke mansion,"


" Kata daddy, kamu ingin makan cumi bakar kecap makanya mommy dan daddy datang ke sini," ucap nyonya Lee.


" Iya mom, Arnold pengen makan cumi bakar kecap buatan daddy," ucap Arnold


" Kamu kan tahu kalau daddy mu tidak bisa masak," ucap nyonya Lee


" Aku tahu mom tapi Arnold saat ini ingin sekali dimasakin sama daddy," ucap Arnold.


" Arnold, apakah kamu menghamili wanita lain?" tanya nyonya Lee sambil menatap tajam ke arah putra semata wayangnya tanpa menjawab ucapan Arnold.


" Maksud mommy apa?" tanya Arnold dengan nada bingung.


" Kamu itu seperti orang yang sedang mengidam," ucap nyonya Lee


" Apa itu ngidam?" tanya Arnold dengan nada bingung


" Ngidam itu ingin makan sesuatu yang tidak seperti biasanya, mommy ingin tanya sebelum ini apa kamu juga menginginkan sesuatu?" tanya nyonya Lee


" Arnold ingin makan mangga muda dan meminta daddy untuk memetiknya langsung dari pohon mangga setelah daddy mendapatkan mangga nya Arnold meminta daddy untuk memakannya, Arnold menangis seperti anak kecil ketika daddy menolak untuk memakan mangga muda." ucap Arnold mengingat kejadian tadi siang.


" Apakah kamu mengalami muntah seperti daddy?" tanya nyonya Lee


" Daddy muntah?" tanya Arnold sambil menatap tuan Lee.


Tuan Lee menggelengkan kepalanya untuk tidak mengatakannya membuat Arnold menjadi bingung kemudian menatap wajah cantik nyonya Lee dengan tatapan menyelidik membuat Arnold bingung.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Apa jawaban Arnold? Tunggu bab selanjutnya ya.


Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.


Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian dan author sangat berterima kasih yang tak terhingga hingga karya saya masuk ke karya digemari oleh masyarakat. Semoga  Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.


Dari author Yayuk Triatmaja

__ADS_1


__ADS_2