
Rey membalikkan tubuhnya dan berjalan ke arah mobilnya kemudian mengendarai mobil untuk masuk ke dalam gerbang mansion. Singkat cerita kini Rey dan dokter Ririn duduk saling berhadapan.
" Maaf, tuan siapa ya? kok tahu nama saya?" tanya dokter Ririn.
" Namaku Rey, aku tidak ingin basa basi dimana nyonya Arnold?" tanya Rey yang tidak suka basa basi.
" Aku tidak kenal dengan nyonya Arnold, tuan salah alamat," ucap dokter Ririn
" Bagaimana dengan nyonya Alicia?" tanya Rey
" Anda siapanya Alicia?" tanya dokter Ririn.
" Aku orang kepercayaan tuan muda Arnold, boleh aku bertemu dengan nyonya Alicia?" tanya Arnold.
" Buat apa suaminya mencari Alicia? apakah ingin menyakitinya lagi?" tanya dokter Ririn
" Dokter tidak berhak ikut campur urusan rumah tangga bosku," ucap Rey sambil menatap tajam ke arah dokter Ririn.
" Alicia sudah aku anggap adikku dan sebagai kakak berhak ikut campur urusan rumah tangga adikku," ucap dokter Ririn sambil membalas tatapan tajam ke arah Rey tanpa ada rasa takut sedikitpun.
' Si*l baru kali ini ada wanita yang berani menatapku dengan tatapan tajam,' ucap Rey dalam hati
Rey langsung berdiri dan berjalan ke arah tangga sedangkan dokter Ririn yang melihat Rey berdiri dan berjalan ke arah tangga ikut berdiri dan mengejar Rey.
Grep
" Ini mansion milik orang tuaku jadi pergilah dari mansion ini kalau tidak aku tidak segan - segan memanggil bodyguard ku untuk mengusir mu sekaligus menghubungi polisi agar anda di penjara karena masuk ke mansion tanpa ijin," ancam dokter Ririn.
" Silahkan aku tidak takut," ucap Rey.
Rey menarik tangannya dengan sekuat tenaga karena dokter Ririn menahan tangannya sedangkan dokter Ririn yang belum ada persiapan tubuhnya menabrak dada bidang Rey dan Rey dengan sengaja tangan satunya memeluk pinggang dokter Ririn kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah dokter Ririn dan entah kenapa jantung dokter Ririn berdetak kencang begitu pula dengan Rey tapi berusaha di tepisnya.
" Maaf nona, aku terburu - buru jadi tidak ada waktu untuk menciummu." bisik Rey kemudian meniup telinga dokter Ririn.
" Kau!!" pekik dokter Ririn
Rey hanya tersenyum kemudian melepaskan pelukannya dan berjalan menaiki anak tangga sedangkan dokter Ririn yang sempat diam beberapa saat langsung tersadar.
" Berhenti!!" teriak dokter Ririn.
Dokter Ririn berlari menaiki anak tangga satu demi satu sedangkan Rey yang mempunyai sepasang kaki yang tinggi melangkahkan kaki sekaligus dua hingga dokter Ririn tanpa sengaja salah satu kakinya salah berpijak membuat dokter Ririn berteriak.
" Akhhhhhhhhhhh...."
Grep
__ADS_1
Rey yang mendengar teriakan dokter Ririn langsung membalikkan badannya dan melangkah dengan cepat kemudian menarik tangan dokter Ririn sebelum terguling. Setelah dokter Ririn berdiri dengan normal Rey melepaskannya kemudian membalikkan badannya dan melanjutkan langkah kakinya dengan cepat.
" Kenapa suaminya Alicia mencari Alicia?" tanya dokter Ririn sambil mengikuti langkah kaki Rey.
" Tuan Arnold menyesali perbuatannya dan ingin memperbaiki kesalahannya," ucap Rey.
" Kenapa baru menyesali sekarang? Setelah menyakiti Alicia yang sangat dalam?" tanya dokter Ririn.
" Tuan Arnold dulu pernah dikhianati oleh seseorang karena itulah tuan Arnold trauma," ucap Rey
" Tidak semua wanita itu sama seperti mantan kekasih tuan Arnold," ucap dokter Ririn yang tidak tahu kalau Arnold bereinkarnasi.
" Aku tahu, tapi siapapun yang melihat ada 3 foto berpelukan mesra pasti cemburu," ucap Rey.
" Cemburu boleh tapi kenapa harus menggugurkan kandungan? apakah tuan Arnold tidak tahu itu bisa membahayakan kandungannya dan Alicia?" tanya dokter Ririn
ceklek
Rey membuka pintu dan melihat sekeliling kamar tersebut tanpa memperdulikan pertanyaan dokter Ririn sedangkan dokter Ririn yang melihat Rey membuka kamarnya dengan langkah cepat berjalan ke arah Rey.
" Itu kamarku," ucap dokter Ririn
" Di mana kamar nyonya Alicia?" tanya Rey sambil berjalan ke arah kamar satunya
" Di sebelah kamarku," jawab dokter Ririn keceplosan
Rey percaya ucapan dokter Ririn yang pertama dan dengan langkah cepat Rey berjalan ke kamar satunya dan membuka pintu kamar tersebut.
Ceklek
Rey membuka pintu kemudian masuk ke dalam begitu pula dengan dokter Ririn, dokter Ririn sangat terkejut melihat Alicia tidak berada di kamarnya sedangkan Rey berjalan ke arah kamar mandi kemudian mengetuk kamar mandi.
" Nyonya Arnold," panggi Rey
Hening
" Nyonya Arnold," panggi Rey ulang.
Hening
ceklek
Arnold membuka kamar mandi tersebut dan melihat ke sekeliling tapi tidak ada sedangkan dokter Ririn berjalan ke arah balkon dan melihat pintu balkon terbuka membuat dokter Ririn memanggil nama Alicia tapi tidak ada jawaban sama sekali membuat dokter Ririn panik dan membalikkan badannya hendak menuju ke arah kamarnya namun tangannya di tahan oleh Rey.
" Kemana kamu sembunyikan nyonya Arnold?" tanya Rey
__ADS_1
" Aku tidak tahu," jawab dokter Ririn sambil berusaha melepaskan tangan Rey tapi Rey tetap menahan tangan dokter Ririn agar tidak terlepas.
" Kamu mau kemana? apa kamu ingin menghubungi Alicia agar cepat bersembunyi?" tanya Rey
" Aku akan ke kamarku untuk melihat rekaman cctv," ucap dokter Ririn
" Aku ikut," ucap Rey sambil melepaskan tangan dokter Ririn.
Dokter Ririn berjalan ke arah kamarnya kemudian mengambil laptop yang berada di atas meja, dokter Ririn duduk di ranjang kemudian mengutak atik laptopnya sedang Rey duduk di samping dokter Ririn sambil menatap ke arah laptop.
Setelah tiga menit kemudian dokter Ririn melihat apa yang dilakukan Alicia dan matanya membulat sempurna melihat Alicia berjalan menaiki pagar pembatas balkon dan berlanjut ke arah pohon yang dekat ke arah balkon. Alicia berjalan ke arah gerbang samping dan menghilang karena arah yang di tuju tidak ada cctv.
Dokter Ririn dan Rey dengan langkah cepat keluar dari kamar dokter Ririn menuju ke tempat terakhir Alicia terlihat hingga mereka berjalan ke arah jalan yang sangat sepi.
" Alicia kamu kemana? Bukankah kita akan pergi bersama - sama?" Tanya dokter Ririn dengan nada frustrasi.
" Memang nyonya Arnold mau pergi kemana?" tanya Rey penasaran.
" Ke luar negri melupakan semua yang telah terjadi," ucap dokter Ririn
" Kenapa pergi ke luar negri?" tanya Arnold
" Suaminya akan menikah dengan wanita lain dan ayah kandungnya membencinya di tambah kehilangan neneknya membuat Alicia pergi jauh agar tidak melihat suaminya dan ayah kandungnya karena hatinya akan bertambah sakit terlebih Alicia sedang hamil anak kembar, Alicia tidak ingin terjadi sesuatu dengan anak kembarnya," ucap dokter keceplosan.
" Apa maksudmu? nyonya Alicia bukannya..." ucap Rey menggantungkan kalimatnya.
" Lupakan apa yang aku katakan," ucap dokter Ririn sambil berjalan tapi tangannya di tahan oleh Rey.
" Ceritakan!!" perintah Rey.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Apa dokter Ririn akan mengatakannya? Apa yang terjadi dengan Arnold jika seandainya tahu istrinya menghilang? Tunggu di bab selanjutnya ya
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian dan author sangat berterima kasih yang tak terhingga hingga karya saya masuk ke karya digemari oleh masyarakat. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.
Dari author Yayuk Triatmaja
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
__ADS_1
Terima kasih banyak sudah mampir ke cerita ku 😘😘😘🌹🌹🌹😘😘😘