
Matanya langsung membulat sempurna ketika lampu mobil tersebut menyala karena terlihat jelas wajah gadis tersebut membuat wanita cantik itu menutup mulutnya seakan tidak percaya apa yang dilihatnya.
" Dia..." ucap wanita cantik tersebut menggantungkan kalimatnya.
" Ada apa nyonya?" tanya sopir tersebut.
" Wajahnya mirip denganku, apa jangan - jangan gadis ini putri ku? Pak tolong per cepat mobilnya menuju ke rumah sakit," perintah wanita cantik itu
" Tapi nyonya, tuan besar dan tuan muda menunggu nyonya besar di luar kota," ucap sopir tersebut.
" Aku akan menghubungi suamiku untuk menyusul kami," ucap wanita cantik tersebut.
" Baik nyonya," jawab sopir tersebut.
Sopir itupun menambah kecepatan menuju ke rumah sakit sedangkan wanita cantik tersebut menghubungi suaminya kalau dirinya tidak bisa datang ke kota Palembang kota kelahiran suaminya. Setelah selesai wanita cantik tersebut menyimpan kembali ponsel nya di dalam tas kemudian menatap wajah pucat tapi masih terlihat cantik.
" Apakah kamu Adelicia? Putri mommy?" tanya wanita itu dengan tatapan sendu kemudian memeluknya.
" Apa yang terjadi denganmu? Kenapa kamu tidak sadarkan diri di pinggir jalan?" tanya wanita cantik itu lagi.
Wanita itu membelai rambut Alicia dengan lembut dan tidak berapa lama mereka berhenti di rumah sakit, sopir itupun membuka pintu mobilnya kemudian turun dari mobil dengan cepat agar membuka pintu samping belakang pengemudi. Sopir itupun menggendong Alicia yang masih tidak sadarkan diri bersamaan dua perawat membawa brakar dan dengan perlahan sopir tersebut meletakkan Alicia di brankar. Mereka mengikuti brankar tersebut hingga di depan ruang ugd.
" Maaf nyonya, saya mau ke kantin apa nyonya ingin memesan sesuatu?" tanya sopir tersebut dengan sopan.
" Pesankan aku susu coklat hangat," ucap wanita cantik tersebut.
" Baik nyoya," jawab sopir tersebut.
Sopir itupun pergi meninggalkan wanita cantik tersebut sedangkan wanita cantik itu hanya bisa mengusap wajahnya dengan kasar. Lima belas menit kemudian sopir itupun datang sambil membawakan minuman berupa susu coklat hangat untuk wanita cantik itu dan kopi hitam untuk dirinya. Sambil menunggu mereka meminum minuman hangat tersebut. Hingga hampir satu jam menunggu tiba - tiba terdengar suara dua pria yang sangat familiar di telinganya memanggil wanita cantik itu.
" Cindy sayang, apa yang terjadi?" tanya pria tersebut sambil berjalan mendekati istrinya.
" Mommy, siapa yang sakit?" tanya pemuda tampan tersebut bersamaan sambil berjalan mendekati mommy Cindy.
Sebelum mommy Cindy menjawab pintu ruangan ugd terbuka membuat mommy Cindy berdiri dan berjalan ke arah dokter tersebut dengan wajah kuatir.
" Bagaimana keadaannya dok?" tanya mommy Cindy.
" Apakah nyonya keluarganya?" tanya dokter tersebut sambil menahan amarahnya.
" Saya mommynya, memang ada apa dengan putri kami dok?" tanya mommy Cindi yang merasa yakin kalau Alicia adalah putrinya.
__ADS_1
" Kalau boleh tahu, apakah suaminya sudah datang?" tanya dokter tersebut.
" Katakan saja apa yang terjadi dengan putri kami?" ucap pria tampan tersebut dengan nada dingin.
Dokter tersebut menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap sepasang suami istri tersebut dengan wajah yang sulit diartikan.
" Kandungannya melemah dan setelah kami cek putri nyonya dan tuan ternyata menelan obat penggugur kandungan, untungnya obat itu tidak tertelan semua," ucap dokter tersebut menjelaskan.
" Apa???" Jawab mereka serempak dengan wajah seakan tidak percaya.
" Saya harap tolong di jaga agar putri tuan dan nyonya jangan mudah stres karena bisa membahayakan kandungannya," ucap dokter tersebut.
" Baik dok," jawab ke tiganya serempak.
" Sebentar lagi akan dipindahkan ke ruang perawatan," ucap dokter tersebut.
" Maaf dokter, kami hari ini berencana mau pergi ke luar negri. Bisakah putri kami bawa ke luar negri agar di rawat di sana?" tanya mommy Cindy.
" Disarankan besok siang perginya mengingat kandungannya lemah," ucap dokter tersebut.
"Â Baiklah dok." jawab mommy Cindy.
" Kalau begitu maaf saya mau mengecek kondisi pasien lainnya," ucap dokter tersebut.
Dokter itupun pergi meninggalkan mereka bertiga dan tidak berapa lama pintu ugd terbuka dua perawat mendorong brankar tersebut menuju ke ruang perawatan dengan diikuti oleh mereka bertiga. Kini mereka berada di ruang perawatan vvip sambil menatap wajah pucat Alicia namun masih terlihat cantik dan sangat mirip dengan mommy Cindy. Suaminya mengambil pisau lipat di saku belakang celananya kemudian memotong perlahan beberapa helai rambut Alicia.
" Mommy, apakah membawa plastik kecil atau benda apapun untuk membungkus beberapa helai rambut Adelicia?" tanya pria tersebut.
" Ada dad," jawab mommy Cindy.
Mommy Cindi membuka tasnya kemudian mengeluarkan bungkusan obat tersebut, setelah plastik tersebut kosong mommy Cindy memberikan plastik tersebut ke suaminya dan suaminya langsung menyimpan helaian rambut tersebut.
" Mommy cabutl ah beberapa lembar rambut mommy," ucap suaminya.
" Baik dad," jawab mommy Cindy patuh.
Mommy Cindy mencabut beberapa helai rambut sedangkan suaminya mengeluarkan selembar lima puluh dollar kemudian menyimpan rambut milik istrinya di selembar lima puluh dollar.
" Apakah daddy ingin melakukan tes DNA?" tanya mommy Cindy.
" Iya benar karena daddy ingin memastikan kalau wanita itu adalah putri kandungmu," ucap suaminya.
__ADS_1
" Jika ternyata dia adalah putri kandung ku, apakah suamiku dan putra ku mau menerima putri ku?" tanya mommy Cindy.
Hening
" Mommy tahu daddy dan Alex sangat terkejut ketika mendengar putriku meminum obat penggugur kandungan jadi jika seandainya daddy dan Alex tidak menerima putriku maka maaf mommy akan pergi dari kehidupan daddy dan Alex, mommy tidak akan marah jika daddy menikah lagi asalkan daddy bahagia," ucap mommy Cindy sambil tersenyum walau hatinya sangat sakit mengatakan hal itu.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Apa jawaban ke dua pria tampan tersebut yang sangat mirip walau umurnya berbeda jauh? Siapakah mereka sebenarnya? Tunggu di bab selanjutnya ya
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.
Dari Author,
Yayuk Triatmaja
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
"Ada rapuh yang tersusun rapi. Sebelum menjadi indah, kupu-kupu hanyalah secuil ulat yang menempel rapuh di dedaunan."
~ Vlora Yukika ~
"Hanya karena dahaga sebentar, tak lantas membuatmu harus meminum racun bukan?"
~ Haedar Gibran ~
Dikhianati suami, diasingkan keluarga sendiri, tidak ada tempat tuk berbagi keluh, jua seolah tak ada rumah yang sungguh tuk berteduh. Adakah yang lebih sakit dari ini?
Pada titik terendahnya, Vlora bangkit menjadi sosok yang baru. Dendamkah ia pada mereka yang telah menyakitinya? Sementara ia sendiri memiliki rahasia besar yang dianggap sebuah pengkhianatan.
"Duri itu kau sendiri, lalu kau jua yang merasa tersakiti."
~ Tristan Pratama ~
__ADS_1
Lantas apa yang Vlora lakukan? Bagaimana jika rahasia besar itu terungkap? Masih banggakah ia dengan kehidupan baru yang kini melambungkan namanya?
Terima kasih banyak buat para pembaca setiaku. 🌹🌹🌹🌹😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹