
Asisten Rey langsung menggendong dokter Ririn dan berjalan ke arah ranjang membuat dokter Ririn mengulurkan ke dua tangannya ke leher Reno kemudian dokter Ririn menjilat leher Reno membuat tombak sakti milik Reno semakin menegang.
Asisten Rey membaringkan perlahan tubuh dokter Ririn ke ranjang membuat dokter Ririn menarik leher asisten Rey alhasil tubuh asisten Rey menimpa tubuh dokter Ririn.
Asisten Rey mendekatkan wajahnya ke wajah dokter Ririn kemudian menciumnya dengan lembut , ciuman yang awalnya ciuman lembut lama kelamaan saling menuntut mereka berdua bertukar saliva dan setelah agak lama asisten Rey melepaskan ciumannya karena dokter Ririn kehabisan pasokan oksigen.
" Kak Rey, aku mohon puaskan aku ... aku sangat tersiksa." mohon dokter Ririn.
Sretttttttttt
Asisten Rey yang melihat dokter Ririn tersiksa menarik pakaiannya hingga menampakkan bungkusan yang menutupi dua gunung kembar himalaya dan segi tiga bermuda milik dokter Ririn.
Asisten Rey menciumi leher mulus dokter Ririn dan memberikan tanda kepemilikan sambil tangan kanannya diselipkan di punggung dokter Ririn. Asisten Rey melepaskan kaitan pembungkus dua gunung kembar setelah selesai menarik perlahan bungkusan tersebut hingga terlihat jelas dua gunung kembar milik dokter Ririn.
Asisten Rey memasukkan mulutnya ke pucuk gunung himalaya membuat dokter Ririn men de sah ke enak kan membuat asisten Rey semakin semangat dan tidak sabar memasukkan tombak saktinya ke goa yang masih sempit yang belum pernah dimasuki oleh tombak sakti manapun. Asisten Rey menarik perlahan segi tiga permuda hingga terlihat dengan jelas goa yang sempit itu.
__ADS_1
" Maaf, aku tidak bisa menahannya dan tenang saja aku akan bertanggung jawab," ucap asisten Rey sambil menuntun tombak saktinya ke dalam goa yang masih sempit itu.
Awalnya terasa sangat sulit tapi asisten Rey tidak putus asa , asisten mencobanya kembali hingga di hentakkan ke tiga asisten Rey berhasil membobol gawang milik dokter Ririn bersamaan teriakan kesakitan dokter Ririn.
" Akhhhh... sakit... kak Rey... hiks.... hiks... aku mohon lepas," mohon dokter Ririn sambil terisak.
" Maaf aku tidak bisa," jawab asisten Rey sambil menikmati jepitan milik dokter Ririn.
Asisten Rey yang baru merasakan hubungan suami istri merasakan nikmat tiada tara, asisten Rey memberikan pemanasan sesuai apa yang pernah ditontonnya membuat rasa perih pada bagian privasi milik dokter Ririn tergantikan dengan rasa nikmat membuat asisten Rey menggoyangkan pinggulnya secara berulang - ulang hingga terdengar suara merdu dari mulut mereka berdua.
Satu jam kemudian tombak sakti milik asisten Rey mengeluarkan cairan kental berwarna putih dan dengan sengaja asisten Rey memasukkan ke dalam rahim dokter Ririn karena dirinya ingin dokter Ririn cepat hamil. Setelah beberapa saat asisten Rey menarik tombak saktinya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping.
Cup
Grep
__ADS_1
" Terima kasih karena telah memberikan mahkota berharga mu padaku dan tenang saja aku akan bertanggung jawab." ucap asisten Rey kemudian mengecup kening dokter Ririn sambil memeluk tubuh polos dokter Ririn.
Asisten Rey menyelimuti tubuh polos mereka sedangkan dokter Ririn membalas pelukan asisten Rey dan tidak membutuhkan waktu lama mereka tertidur dengan pulas hingga dua jam kemudian dokter Ririn membuka matanya dan merasakan tubuhnya panas kembali dan ingin segera dituntaskan.
Dokter Ririn menarik selimutnya dan membuangnya secara asal membuat asisten Rey memaksakan untuk membuka matanya.
" Apa yang kamu lakukan?" tanya asisten Rey.
" Aku ingin melakukan lagi," ucap dokter Ririn sambil menaiki tubuh asisten Rey.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
__ADS_1
Sambil menunggu lanjutannya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :