Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia

Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia
Mommy Cindy


__ADS_3

Mommy Cindy menceritakan semuanya dari awal bagaimana suami dan sahabatnya yang berselingkuh bahkan mencoba membunuhnya hingga dirinya diselamatkan oleh Angel dan suaminya tanpa ada yang di tutup-tutupi.


" Itulah ceritaku dok dan kini putriku bersama dua penjahat," ucap mommy Cindy yang sangat membenci suami dan sahabatnya.


" Aku tidak menyangka mereka sangat jahat sekali," jawab dokter tersebut sambil menahan amarahnya.


" Gara - gara Angel menyelamatkan aku membuat suaminya dan anaknya membenciku karena itulah aku ingin pergi," ucap mommy Cindy dengan air mata tidak berhenti keluar.


" Tinggallah denganku kebetulan aku hidup sendiri," ucap dokter tersebut.


" Maaf dokter belum menikah?" tanya mommy Cindy.


" Sudah tapi suamiku berselingkuh dengan sahabat baikku," jawab dokter tersebut.


" Nasib kita kenapa kita bisa sama, punya suami berselingkuh dengan sahabat baiknya. Tapi suamiku dan sahabatku lebih jahat karena mereka ingin membunuhku," ucap mommy Cindy.


" Sudah lupakan laki - laki brengs*k itu, kamu tinggallah denganku." ajak dokter tersebut.


" Terima kasih dok," jawab mommy Cindy.


" Aku masih mempunyai tabungan aku akan menggunakan agar aku bisa berjalan seperti dulu lagi agar aku bisa mengambil putriku dari tangan mereka," ucap mommy Cindy.


" Aku akan membantumu agar kamu bisa berjalan kembali seperti dulu," ucap dokter tersebut.


" Terima kasih dok," jawab mommy Cindy.

__ADS_1


" Panggil lah aku kakak karena aku merasa umurku lebih tua dari umurmu," ucap dokter tersebut.


" Baik kak," jawab mommy Cindy.


Dokter tersebut membantu mommy Cindy untuk keluar dari rumah sakit dan tinggal bersamanya tapi sebelumnya dokter tersebut membantu membayarkan semua biaya mommy Cindy karena daddy Axel tidak perduli dengan mommy Cindy.


Tiga Bulan Kemudian


Waktu berjalan dengan cepatnya hingga tidak terasa sudah tiga bulan lamanya mommy Cindy belajar jalan. Mommy Cindy dengan usaha yang keras belajar berjalan karena dirinya ingin bisa berjalan dengan normal agar bisa membalas perbuatan suami dan sahabatnya.


" Aku bisa jalan," ucap mommy Cindy tersenyum bahagia.


" Aku sangat senang dan sebentar lagi harapan untuk bertemu dengan putrimu akan terwujud," ucap dokter tersebut.


" Untuk merayakannya mari kita pergi ke mall, kita makan di restoran favorit kita," ucap dokter tersebut.


Mereka pun mengganti pakaiannya kemudian pergi menuju ke mall dengan mengendarai mobil, singkat cerita mereka sudah sampai ke mall dan berjalan menuju ke restoran. Dokter tersebut memesan makanan  dan minuman, tidak membutuhkan waktu lama pesanan datang dan merekapun makan hingga lima belas meni kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.


" Apa rencana mu sekarang?' tanya dokter tersebut.


" Dua hari lagi aku berencana ingin pulang ke kota asal ku untuk menjemput putriku dan memberi hukuman ke mereka dengan cara mengusir mereka dari mansion karena mansion yang mereka tempati adalah milik ke dua orang tuaku," jawab mommy Cindy.


" Aku akan ikut," ucap dokter tersebut.


" Kalau ikut denganku, bagaimana dengan pekerjaan kakak?' tanya mommy Cindy.

__ADS_1


" Aku akan cuti karena selama ini aku tidak pernah cuti," ucap dokter tersebut.


" Ok, kita pulang yuk kak?" ajak mommy Cindy.


" Ayo," jawab dokter tersebut.


Mereka pun pergi dari restoran tersebut tapi sebelumnya dokter tersebut membayar makanan dan minuman yang dipesannya awalnya mommy Cindy menolaknya karena acara makan - makan tersebut merupakan perayaan karena dirinya bisa berjalan kembali.


Mommy Cindy mengendarai mobil dengan kecepatan sedang hingga di jalan yang sepi mereka melihat perkelahian yang tidak seimbang dua lawan delapan orang membuat mommy Cindy menghentikan mobilnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.


" Aku ingin membantu mereka," dokter di sini saja," ucap mommy Cindy sambil mengambil benda kecil dari dalam tasnya.


" Tidak aku juga akan membantu mereka," ucap dokter tersebut yang juga mengambil benda kecil dari dalam tasnya.


Mereka berdua keluar dari mobil sambil menarik tuasnya hingga benda kecil tersebut berubah menjadi tongkat dan berjalan ke arah mereka dan mata mommy Cindy membulat sempurna karena mengenal ke dua orang tersebut membuat mommy Cindy berjalan dengan langkah cepat ke arah mereka.



" Berhenti!!!" teriak mommy Cindy.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.

__ADS_1


Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :



__ADS_2