Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia

Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia
Bertemu dengan daddynya Arnold


__ADS_3

" Tenang saja, perusahaan itu milik daddyku." Jawab Arnold.


Alicia hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka berdua berjalan ke arah pintu lift, Arnold menekan tombol lift dan tidak lama pintu lift terbuka  dan mereka pun masuk ke dalam lift. Tanpa sepengetahuan mereka berdua sepasang mata memperhatikan dengan tatapan tajam kemudian masuk ke dalam ruang perawatan.


" Kak Arnold." Panggil Alicia sambil berjalan ke arah parkiran mobil bersama Arnold.


" Ya." Jawab Arnold singkat.


"Daddy tadi telepon." Ucap Alicia sambil masuk ke dalam mobil dan duduk di samping pengemudi.


Arnold menutup pintu mobil kemudian memutari mobilnya dan membuka pintu pengemudi, Arnold naik ke dalam mobil dan duduk di kursi pengemudi kemudian memasang seat beatnya begitu pula dengan Alicia.


" Ada apa ayahmu telepon?" Tanya Arnold penasaran sambil mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


" Daddy meminta kita pergi ke mansion dan mommy memasak kesukaanku." Ucap Alicia


" Dalam rangka apa ke dua orang tuamu mengundang kita untuk datang?" Tanya Arnold.


" Kata daddy, daddy sangat menyesali atas perbuatannya yang sering menyakitiku, bisakah kak Arnold jam 10 pagi?" Tanya Alicia.


" Baiklah aku akan datang nanti jam 10 aku akan menjemputmu." Ucap Arnold.


" Terima kasih kak." Jawab Alicia


Arnold hanya menganggukkan kepalanya setelah itu mereka diam sibuk dengan pemikiran masing - masing. lima belas menit kemudian Arnold sudah sampai di apartemen miliknya. Mereka berdua turun dari mobil dan masuk ke dalam apartemen, Alicia membawa pakaian kotor ke dalam mesin cuci sambil menunggu Alicia berjalan ke arah dapur dan membuat sarapan pagi.


" Mau masak apa?" Tanya Arnold sambil duduk di kursi makan.


" Oatmeal, kak Arnold suka?" Tanya Alicia


" Suka." Jawab Arnold singkat.


" Ok, mau kopi atau teh?" Tanya Alicia


" Kopi hitam." Jawab Arnold.


Alicia hanya menganggukkan kepalanya kemudian membuatkan kopi pesanan Arnold sedangkan Arnold memandangi leher mulus Alicia dan entah kenapa ingin rasanya mencium leher Alicia. Tanpa sadar Arnold berdiri dan berjalan mendekati Alicia dan memeluknya dari arah belakang membuat Alicia terkejut dan berusaha melepaskan tangan Arnold.

__ADS_1


" Sebentar saja." Bisik Arnold


Alicia hanya terdiam dan membiarkan Arnold memeluknya sedangkan Arnold mencium parfum Alicia yang menenangkan membuat Arnold tanpa sadar mencium leher Alicia hingga meninggalkan jejak kemerahan membuat Alicia mengeluarkan suara merdu.


" Aku ingin memakanmu, bolehkah?" Tanya Arnold dengan suara berat.


" Tapi..." Ucapan Alicia terpotong oleh Arnold karena Alicia mengerti arti ucapan Arnold terlebih bokongnya ada yang mengganjal.


" Kamu pernah mengatakan padaku apapun yang aku minta kamu akan mengabulkannya dan sekarang aku ingin meminta itu." Ucap Arnold.


" Tapi kita belum menikah." Ucap Alicia.


" Aku akan menikah denganmu." Bisik Arnold sambil memainkan dua gunung milik Alicia.


" Bolehkah?" Tanya Arnold dengan suara semakin berat.


Alicia hanya menganggukkan kepalanya membuat Arnold tersenyum menyeringai tanpa diketahui oleh Alicia, Arnold menggendong tubuh Alicia dan membawanya ke kamarnya, Arnold meletakkan perlahan tubuh Alicia ke ranjang yang tidak pernah ditidu*i siapapun termasuk wanita lain selain dirinya.


Satu persatu Arnold melepaskan pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian melanjutkan pakaian Alicia. Kini tubuh Alicia dan Arnold polos tanpa sehelai benangpun kemudian Arnold menaiki tubuh Alicia dan melakukan pemanasan terlebih dahulu.


Arnold yang pernah merasakan tubuh Anabel di masa depan membuat Arnold ingin merasakan lagi namun kini Arnold merasakannya bukan bersama Anabel melainkan dengan Alicia. Suara merdu keluar dari mulut Alicia membuat Arnold tersenyum bahagia dan setelah di rasa cukup Arnold mulai menyatukan tubuhnya namun Alicia mendorong tubuh polos Arnold.


Arnold yang melihat Alicia mengeluarkan air matanya tidak tega dan langsung menarik tombak saktinya yang sudah tegak sempurna kemudian menggulingkan tubuhnya, Arnold turun dari ranjang dan berjalan dengan cepat menuju ke arah kamar mandi.


" Pakailah pakaianmu dan siapkan aku makanan dan minuman kopi hitam." Ucap Arnold sambil membuka pintu kamar mandi.


Arnold masuk ke kamar mandi dan langsung mandi lagi dengan air dingin sedangkan Alicia turun dari ranjang dan mengambil pakaiannya yang berserakan di lantai kemudian memakainya.


Alicia keluar dari kamar Arnold lalu menuruni anak tangga menuju ke arah dapur, Alicia duduk di kursi dan menangis setelah puas Alicia membasuh wajahnya kemudian berlanjut membuat sarapan oatmeal dan kopi hitam sesuai permintaan Arnold.


Alicia meletakkan di atas meja kemudian duduk di kursi sambil menunggu Arnold setelah agak lama menunggu Arnold menuruni anak tangga dan duduk di kursi berhadapan dengan Alicia.


" Maaf." Ucap Arnold.


" Lupakanlah kak, ayo kita makan." Ucap Alicia sambil memaksakan untuk tersenyum.


Mereka pun makan dalam diam mereka merasa canggung terlebih Alicia sangat malu ketika mengingat apa yang tadi mereka lakukan sedangkan Arnold tidak menyangka kalau Alicia ternyata masih menjaga kehormatannya berbeda dengan Anabel.

__ADS_1


Sepuluh menit kemudian mereka sudah selesai sarapan pagi kemudian Alicia mengambil mangkok yang digunakan Arnold makan dan cangkir yang sudah habis di minum untuk di cuci bersama mangkok dan gelas yang digunakannya.


" Alicia." Panggil Arnold


" Ya." Jawab Alicia singkat sambil mencuci mangkok dan cangkir.


" Aku tahu kamu masih menjaga kehormatanmu jadi aku minta jangan kamu berikan untuk pria lain selain aku." Ucap Arnold yang ingin mengatakan secara langsung kalau itu miliknya dan tidak boleh di sentuh.


" Ya, tapi aku ingin kita melakukan itu setelah kita sudah resmi menikah." Jawab Alicia.


" Itu sudah pasti." jawab Arnold dengan nada yakin.


" Terima kasih." Jawab Alicia sambil tersenyum bahagia.


" Terima kasih untuk apa?" Tanya Arnold dengan nada bingung.


" Terima kasih karena mau melakukan itu ketika kita resmi menikah." Jawab Alicia.


" Kamu tahu aku sangat membenci dengan kata pengkhianat jadi aku minta jangan coba - coba untuk mengkhianati ku segala yang ada di tubuhmu adalah milikku jika aku melihat kamu berselingkuh aku tidak akan pernah memaafkan dirimu." Ucap Arnold yang mengingat tentang pengkhianatan yang di lakukan oleh Anabel dengan orang kepercayaannya.


" Aku tidak akan mengkhianati kak Arnold." Ucap Alicia sambil membalikkan badannya dan menatap wajah tampan Arnold.


" Aku percaya dengan ucapanmu." Ucap Arnold sambil berdiri.


cup


" Aku akan berangkat kerja dulu nanti jam sepuluh aku jemput." Ucap Arnold kemudian mengecup kening Alicia singkat.


" Hati - hati." Ucap Alicia


Arnold hanya tersenyum kemudian keluar dari apartemen menuju ke perusahaan milik daddynya sedangkan Alicia berjalan ke arah mesin cuci untuk mengambil pakaiannya yang sudah selesai di cuci. Setelah selesai di jemur Alicia mandi lagi mengingat sebentar lagi dirinya akan bertemu dengan daddynya Arnold. Singkat cerita  kini Alicia dan daddynya Arnold bertemu tempat yang kemarin dikatakan oleh daddynya Arnold. Alicia mengecup punggung tangan daddynya Arnold sedangkan Arnold hanya diam saja.


" Apa kabar dad? Mommy bagaimana sudah sehatkan?" Tanya Alicia


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Apa jawaban daddynya Arnold tunggu di episode selanjutnya.

__ADS_1


Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.


Terima kasih atas vote, like, komentar dan hadiahnya


__ADS_2