Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia

Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia
Tolong selamatkan putriku


__ADS_3

" Tolong selamatkan putriku dari suamiku dan mantan sahabatku yang ingin membunuhku," ucap mommy Cindy


" Apa maksudmu?" tanya daddy Axel dengan nada bingung.


" Aku sudah ingat siapa aku sebenarnya jadi sebelum aku tiada tolong selamatkan putriku yang bernama Adelicia," ucap mommy Cindy sambil memejamkan matanya.


" Tidak.... Tidak... Cindy bangun.... Teriak daddy Axel.


" Daddy, tante Cindy masih hidup kita antar mereka ke rumah sakit," ucap Alex setelah selesai memeriksa nadinya.


" Baik, bagaimana dengan wanita itu?" tanya daddy Axel


" Wanita itu sudah meninggal dad," ucap Alex dengan wajah sendu karena berkat wanita itu dirinya selamat.


" Hubungi anak buah daddy untuk mengangkat wanita itu," ucap daddy Axel yang merasa berhutang nyawa dengan wanita itu.


" Baik dad," jawab Alex


Daddy Axel mengangkat tubuh mommy Cindy dan berjalan ke arah mobil sedangkan Alex menghubungi anak buah daddy Axel setelah itu mereka pergi meninggalkan tempat tersebut menuju ke rumah sakit.


Dua Hari Kemudian


Waktu berlalu dengan cepatnya mommy Cindy akhirnya tersadar dan melihat daddy Axel dan Alex sedang menatap dirinya membuat mommy Cindy tersenyum walau itu senyuman hambar.


" Aku dimana?" tanya mommy Cindy.


" Kamu berada di rumah sakit," jawab daddy Axel.

__ADS_1


" Kak Irene kemana?" tanya mommy Cindy sambil menatap ke sekeliling ruangan.


" Irene meninggal waktu kejadian tembakan dan sudah dikuburkan," jawab daddy Axel


Mommy Cindy menutup mulutnya dengan ke dua tangannya sambil menggeleng - geleng kan kepalanya seakan tidak percaya apa yang di dengarnya.


" Kak Axel tidak bercanda kan?" tanya mommy Cindy dengan air mata tidak berhenti keluar.


" Tidak," jawab daddy Axel singkat.


Mommy Cindy langsung menarik selang infusnya membuat daddy Axel dan Alex sangat terkejut.


" Apa yang kamu lakukan?" tanya daddy Axel.


" Aku ingin pergi keluar kota untuk menemui putriku," jawab mommy Cindy


" Kamu baru saja sadar lebih baik pergilah besok," ucap daddy Axel.


Bruk


Mommy Cindy bangun dari ranjangnya namun baru saja turun dari ranjang tubuhnya langsung ambruk dan untunglah daddy Axel menolongnya sedangkan Alex menekan tombol darurat, tidak berapa lama dokter dan perawat datang dan langsung memeriksa mommy Cindy.


Setelah lima menit kemudian dokter tersebut sudah selesai memeriksa mommy Cindy dan memasang kembali infusnya.


Tujuh Hari Kemudian


Hari berlalu dengan cepatnya daddy Axel dan Alex kini tidak memusuhi mommy Cindy dan hubungan mereka semakin membaik hingga akhirnya daddy Axel menikah dengan mommy Cindy itupun atas desakan putranya yang bernama Alex karena dirinya tidak ingin daddy Axel terlarut dalam kesedihan karena memikirkan istrinya yang bernama mommy Angel.

__ADS_1


xxxxxxxxx Flash Back Off xxxxxxxxx


" Itulah yang terjadi," ucap mommy Cindy mengakhiri ceritanya.


" Mommy hiks... hiks... aku pikir tidak bertemu mommy lagi .... Hiks... Hiks... Alicia kangen sama mommy." ucap Alicia sambil terisak dan memeluk mommy Cindy dengan erat.


" Mommy juga kangen denganmu dan juga kangen sama kakek dan nenek, bagaimana keadaan kakek dan nenek?" tanya mommy Cindy sambil membalas pelukan putri semata wayangnya.


" Kata nenek setelah mommy pergi dari rumah daddy cerita kalau mommy selingkuh dengan pria lain hal itu membuat kakek pingsan dan di bawa ke dokter. Kata dokter nyawa kakek tidak bisa diselamatkan karena kabar yang tiba - tiba membuat jantungnya tidak kuat dan meninggal," jawab Alicia.


" Apa?? daddy meninggal?" tanya mommy Cindy dengan nada terkejut dan nyaris terjatuh jika seandainya tubuhnya tidak di tahan oleh daddy Axel.


" Iya mom," jawab Alicia.


" Lalu bagaimana dengan nenek?" tanya mommy Cindy dengan air mata tidak berhenti keluar.


" Nenek juga sudah meninggal beberapa hari yang lalu," jawab Alicia dengan air mata tidak berhenti keluar.


" Apa???" teriak mommy Cindy kembali.


bruk


" Mommy!!!" teriak Alicia


Mommy Cindy sangat terkejut dan membuat dirinya sangat terpukul dengan apa yang dikatakan Alicia membuat dirinya tidak kuat menahan perasaannya dan langsung tidak sadarkan diri.


Untunglah daddy Axel sejak tadi menahannya dan langsung menggendongnya dan dibaringkan di ranjang sebelah Alicia yang kebetulan ranjangnya lumayan lebar.

__ADS_1


" Alex tekan tombol darurat," perintah daddy Axel.


" Baik dad," jawab Alex


__ADS_2