
Tanpa sepengetahuan mereka berempat sepasang mata menatapnya dengan tatapan sendu hingga tidak berapa lama Arnold merasakan ada yang memperhatikan dirinya.
Arnold melihat sekilas istrinya sedang menatapnya dengan tatapan sendu membuat Arnold tersenyum menyeringai. Arnold dengan sengaja memeluk Isabel membuat Isabel tersenyum bahagia.
" Kak Arnold," gumam Alicia tapi masih terdengar jelas oleh dokter Ririn.
Dokter Ririn mengarahkan matanya ke arah samping dan melihat seorang pria tampan sedang memeluk wanita cantik bersama sepasang paruh baya membuat dokter Ririn mengerti.
" Apa kita pindah ke restoran?" tanya dokter Ririn.
Alicia hanya menganggukkan kepalanya bersamaan air matanya menetes kemudian tersenyum hambar sambil berdiri dan membalikkan badannya meninggalkan restoran tersebut bersama dokter Ririn.
Entah kenapa melihat Alicia mengeluarkan air matanya membuat hatinya sangat sakit dan ingin mengejar Alicia tapi mengingat Alicia berselingkuh dengan pria lain membuat hatinya tertutup dan tidak mengejar Alicia. Arnold langsung melepaskan pelukannya kemudian menggeserkan kursinya agak menjauh dari Isabel.
Hal itu membuat Isabel cemberut dan menahan amarahnya yang awal wajahnya tersenyum bahagia mendadak wajahnya berubah menjadi kesal dan cemberut.
" Kak Arnold, kenapa pelukannya di lepas?" protes Isabel dengan nada kesal.
" Maaf dad, mom. Kepala Arnold tiba - tiba mendadak pusing." ucap Arnold tanpa memperdulikan ucapan Isabel.
Tanpa menunggu jawaban Arnold langsung berdiri dan mengecup punggung tangan ke dua orang tuanya kemudian pergi meninggalkan restoran tersebut.
Tuan Lee dan Isabel sama - sama kesal dengan sikap Arnold tapi hanya bisa menahan amarahnya karena ada istrinya nyonya Lee.
Tuan Lee melambaikan tangannya ke arah pelayan restoran dan memesan makanan seafood kesukaan istrinya dan juga kesukaan dirinya.
" Isabel, kamu memesan makanan apa?" tanya tuan Lee
__ADS_1
" Semua jenis makanan seafood aku suka," jawab Isabel.
' *Si*l sia - sia aku dandan secantik ini kak Arnold tidak memandangku tapi untung aku tidak keluarin duit sama sekali karena yang keluarin si tua bangka ini. Awas kamu kak Arnold akan aku buat kamu bertekuk lutut dan jika kita resmi menikah aku ambil semua barang - barang berhargamu termasuk semua aset berhargamu karena tidak ada yang bisa menolak akan pesonaku ini. Aku adalah Isabel wanita yang bisa menaklukan pria manapun dengan sangat mudah dan semua laki - laki akan tunduk padaku termasuk kamu kak Arnold," ucap Isabel dalam hati dengan penuh percaya diri*.
Tuan Lee menambah pesanan makanan seafood untuk Isabel setelah selesai memesan pelayan restoran meninggalkan tempat tersebut sedangkan mereka hanya diam membisu dan sibuk dengan pikiran masing - masing.
' Aku tidak tahu ketika aku bertemu dengan Alicia aku merasakan nyaman dan sangat bahagia terlebih jika seandainya saja Alicia bisa menikah dengan putra sulung ku Arnold tentu aku sebagai mommynya sangat bahagia," ucap nyonya Lee dalam hati.
' Gara - gara wanita ular itu putraku tidak mau makan bersama ke dua orang tuanya. Awas saja kamu wanita ular akan aku buat kamu semakin menderita. Apa kekurangan Isabel? Dia cantik dan baik terlebih Isabel adalah anak dari ke dua sahabatku dan tentu saja sangat jelas keluarganya sedangkan wanita ular itu ayahnya tidak setia dan selingkuh dengan wanita lain dan bisa saja benar jika ibu kandungnya juga sama seperti suaminya tukang selingkuh. Ke dua orang tuanya tukang selingkuh dan tidak setia dan bisa saja menuruni ke anaknya." ucap tuan Lee dalam hati yang selalu berpikiran negatif tentang Alicia.
' *Si*l malas banget aku makan dengan ke dua orang tua ini jika saja aku tidak menyukai harta kalian aku malas banget makan bersama kalian," ucap Isabel dalam hati*.
Tidak berapa lama pesanan mereka sudah datang dan semua pesanan tuan Lee diletakkan di atas meja makan namun baru saja makanan diletakkan di atas meja tuan Lee merasakan mual yang teramat sangat membuat tuan Lee menutup hidung dan mulutnya lalu langsung berdiri dan melangkahkan ke dua kakinya dengan langkah cepat membuat nyonya Lee dan Isabel terkejut.
" Ada apa sayang?" tanya nyonya Lee.
" Maaf sayang, aku mencium bau masakan seafood perutku langsung mual." ucap tuan Lee sambil pergi menjauh agar aroma masakan seafood tidak tercium olehnya.
" Aku tidak tahu sayang, maaf aku harus jauh dari restoran ini," ucap tuan Lee sambil berlari meninggalkan ruang VVIP.
" Tunggu sayang, mommy ikut," Ucap nyonya Lee sambil berdiri kemudian mengambil tasnya meninggalkan restoran tersebut menyusul suaminya.
" Tunggu makanannya bagaimana?" tanya Isabel
" Kamu yang habiskan." Jawab nyonya Lee sambil menuruni anak tangga meninggalkan Isabel sendirian.
" Si*l apa - apaan ini aku di tinggal sendiri? Tapi syukurlah mereka pergi karena aku malas makan bersama tua bangka itu. Kalau bukan karena tua bangka itu kaya aku juga tidak mau menikah dengan anaknya, tampan sih tapi dingin. Tunggu saja setelah aku menikah maka aku akan menguras harta kalian kemudian aku tidak akan segan - segan mengusir dua tua bangka bersama suamiku dan tinggal bersama kekasihku. Lebih baik hubungi kekasihku untuk menemaniku makan setelah selesai makan aku dan kekasihku melakukan yang enak - enak." ucap Isabel sambil mengambil ponselnya yang di simpan di dalam tas.
__ADS_1
Isabel menghubungi kekasihnya untuk menemani makan gratis dan tanpa diketahui oleh Isabel kalau Isabel melakukan dua kesalahan, kesalahan pertama dirinya tidak menyadari kalau ruang VVIP ada kamera cctv dan suatu saat nanti akan menjadi boomerang buat dirinya sedangkan yang ke dua dirinya tidak tahu kalau pesanan tuan Lee belum di bayar.
Di tempat yang berbeda setelah Alicia dan dokter Ririn meninggalkan restoran seafood mereka masuk ke dalam mobil menuju ke mansion milik orang tua dokter Ririn karena Alicia tidak ada keinginan untuk makan di restoran lain.
" Kamu serius tidak mau makan di restoran lain?" tanya dokter Ririn yang berharap Alicia berubah pikiran karena dirinya tahu Alicia sangat lapar.
" Aku serius, aku tinggal sementara di rumahmu ya." ucap Alicia sambil mengusap air matanya yang dari tadi tidak berhenti keluar.
" Apa maksudmu tinggal sementara? Apa kamu ada rencana mau pergi?" tanya dokter Ririn
" Iya kak, aku ingin pergi dari negara ini melupakan semua yang telah terjadi." ucap Alicia sambil menatap ke arah kaca mobil sampingnya agar tidak terlihat kalau dirinya menangis.
" Apa karena suamimu?" Tanya dokter Ririn
" Ya." Jawab Alicia singkat.
" Kamu seharusnya membuktikan kalau kamu kuat tanpa suamimu." ucap dokter Ririn sambil menghentikan mobilnya.
" Aku sudah sangat lelah keluargaku membenciku begitu pula dengan suamiku dan aku ingin melupakan semua yang telah terjadi dengan suasana baru dan hati yang baru tidak ada lagi kesedihan. Jika aku tinggal di sini terus hatiku semakin sakit apalagi aku pernah bilang ke suamiku jika suamiku sudah menemukan penggantiku maka aku akan pergi menjauh dan kini suamiku sudah menemukan penggantinya." ucap Alicia sambil menghapus air mata kembali keluar.
" Kapan kamu akan pergi?" tanya dokter Ririn
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Apa jawaban Alicia? Tunggu bab selanjutnya ya.
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
__ADS_1
Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian dan author sangat berterima kasih yang tak terhingga hingga karya saya masuk ke karya digemari oleh masyarakat. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya.
Dari author Yayuk Triatmaja