Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia

Mengubah Takdir : Dendam Sang Mafia
Ada Apa Dad?


__ADS_3

" Aku sangat membencimu dan ingin sekali mem bu nuh mu," Ucap Anabel


" Sebelum itu terjadi kamulah yang akan ma ti di tanganku," ucap tuan Arnold sambil tersenyum devil.


Cuih


Anabel membuang salivanya ke wajah tuan Arnold membuat tuan Arnold memejamkan matanya sambil menahan amarahnya. Tuan Arnold berdiri bersamaan asisten Rey memberikan sapu tangan untuk mengelap wajahnya.


Tuan Arnold men lap wajahnya setelah selesai tuan Arnold membuang sapu tangan ke arah wajah Anabel kemudian mengambil pistol dari saku jasnya dan diarahkan ke kening Anabel.


Dor


" Akhhhhhhhh...." teriak Anabel


Bruk


Tuan Arnold menembak ke arah kening Anabel membuat tubuh Anabel kejang - kejang dan tidakĀ  berapa lama Anabel menghembuskan nafas terakhirnya dengan mata melotot.


" Buang mayat ke tiganya di kandang buaya!!" perintah tuan Arnold

__ADS_1


" Baik tuan," jawab salah satu anak buahnya.


" Alicia aku sudah mem bu nuh tiga orang yang telah membuat ibumu dan kamu menderita, aku harap kita bertemu lagi," gumam tuan Arnold tapi masih terdengar jelas oleh asisten Rey.


" Rey, pekerjakan pelayan untuk membersihkan mansion milik oma dan opanya Alicia," perintah tuan Arnold.


" Baik tuan," jawab asisten Rey patuh.


" Rey, besok kamu sewa pem bu nuh bayaran untuk me nem bak Beni Ibrahim dan aku ingin mayatnya di buang di laut agar dijadikan santapan hiu," perintah tuan Arnold.


" Baik tuan." jawab asisten Rey.


" Baik tuan," jawab asisten Rey kembali.


" Maaf tuan, tuan besar Lee sedang sakit apakah tuan ingin menemuinya?" tanya asisten Rey


" Tidak, aku ingin pulang," jawab tuan Arnold dengan nada tegas.


Tuan Arnold masih sangat kecewa dengan daddy Lee karena telah berusaha memisahkan dirinya dengan istri yang sangat dicintainya di tambah dirinya hampir saja memaksa Alicia untuk meminum obat penggugur kandungan.

__ADS_1


Sedangkan asisten Lee hanya bisa diam dan tidak bisa berbuat apa - apa hanya saja berharap agar Alicia bisa ketemu dan bisa memperbaiki hubungan yang sudah mulai merenggang.


Tuan Arnold dan asisten Rey berjalan ke arah garasi mobil dan seperti biasa asisten Rey membuka pintu mobil belakang pengemudi agar tuan Arnold masuk ke dalam mobil. Setelah tuan Arnold masuk ke dalam mobil asisten Rey memutari mobilnya dan duduk di kursi pengemudi.


" Maaf tuan seminggu lagi ada acara ulang tahun rekan bisnis di kota P di hotel De La Costa" ucap asisten Rey sambil duduk di kursi depan pengemudi.


" Aku malas untuk datang ke acara pesta tanpa istriku," ucap tuan Arnold sambil memejamkan matanya.


" Maaf tuan, tuan harus datang karena tuan Alexander adalah penanam modal terbesar di kota P dan tuan Alexander juga memegang lima belas persen saham milik perusahaan tuan besar Lee, " jawab asisten Rey.


" Kamu aturlah Rey," ucap tuan Arnold.


" Baik tuan," jawab asisten Rey.


Setelah selesai asisten Rey menjawab, tidak ada lagi percakapan semuanya sibuk dengan pikiran masing - masing hingga tidak berapa lama ponsel milik tuan Arnold berdering.


Hal itu membuat tuan Arnold malas untuk mengangkat ponselnya tapi karena tidak berhenti berdering tuan Arnold terpaksa mengambil ponselnya yang di simpan di saku jasnya.


Tuan Arnold tahu kalau tuan Lee menghubungi dirinya karena khusus nyonya Lee dan tuan Lee suara deringan ponselnya dibedakan.

__ADS_1


" Ada apa dad?" tanya tuan Arnold tanpa basa basi.


__ADS_2