
skip 3 bulan kemudian...
kini tampak Rara yang sedang bersantai dibalkon sambil mengecek file dari Dea.
drrtttt...
drrtttt...
drrtttt....
Rara melihat panggilan masuk dari orang yang tidak dikenal.
π"halo,ini siapa?" tanya Rara
π"ini gue,tolong Lo bawa berkas yang ketinggalan kekantor sekarang ,berkasnya ada diruang kerja gue diatas meja" ucap orang diseberang
π"ini siapa sih ,ko main nyuruh nyuruh orang aja" ucap Rara
π" ini gue ,Rendy masa Lo gak simpen nomor telepon gue" ucap orang diseberang yang ternyata Rendy
π"oh,gue lupa "
π"sekarang Lo bawa berkas yang gue bilang tadi kekantor,gue tunggu"
π"iya ,iya sabar "
π"cepetan bawa"
Rendy mengakhir panggilan
Rara mencari berkas yang dimaksud oleh Rendy.
"nah ,ini kayanya berkasnya" ucap Rara melihat berkas tersebut
__ADS_1
Rara , mengemudi mobil sendiri ke kantor Rendy ,karena dia tidak suka pake jasa supir.
Rara sampai dikantor Rendy dan segera menuju ke meja resepsionis.
"permisi mba" ucap Rara ramah
"iya ,ada yang bisa saya bantu" ucap salah satu resepsionis dengan ramah
"ruangan pak Rendy ada dimana?" tanya Rara
"oh, ruangan pak Rendy ada dilantai 6 " jawab resepsionis tersebut,Rara mengangguk lalu masuk ke lift.
kini Rara sudah dilantai 6,dia melihat ada seorang perempuan didekat ruangan Rendy.
"pasti perempuan itu sekretaris Rendy" batin Rara ,ketika sudah dekat dia melihat wajah perempuan itu,dan dia merasa pernah melihatnya.
"oh iya dia kan perempuan yang makan bersama Rendy waktu itu,jadi yang jadi sekretaris Rendy itu pacarnya sendiri" batin Rara
"permisi,apa pak Rendy nya ada?,karena saya ingin bertemu dengan beliau" ucap Rara sopan
"iya, ada tapi pak Rendy sedang ada tamu dan tak bisa diganggu!" ucap Gina sekretaris Rendy ,dia merasa cermburu karena ada perempuan yang ingin bertemu dengan Rendy.
"gue gak akan ngebiarin perempuan ini ketemu sama Rendy,paling juga mau ngegoda Rendy" batin Gina
"tapi saya,ingin bertemu dengan pak Rendy" ucap Rara tegas
"jika anda ingin bertemu dengan pak Rendy ,silahkan tunggu disitu" ucap Gina menunjuk kursi yang ada disitu,Rara duduk di kursi itu menggu Rendy keluar dari ruangan nya.
"mau berapa kamu pun Lo nunggu Rendy disitu,Lo gak bakal bisa ketemu sama Rendy" batin Gina ,Gina menatap Rara sinis.
πΈπΈπΈ
diruangan Rendy,
__ADS_1
Rendy sedang membahas mengenai pembangunan hotel denga klien nya ,yang tak lain adalah sahabatnya sendiri,yaitu Revan Pratama ,CEO perusahaan SR company.
"Ren ,emang berkasnya masih lama" ucap Revan non formal
"bentar, gue suruh Reno cek keluar kali aja Rara udah datang" ucap Rendy
"Ren coba Lo cek keluar Rara udah datang apa belum!!!" perintah Rendy
"iya " ucap Reno ,beranjak dari tempat duduknya.
ketika Reno keluar dia melihat ada perempuan yang sedang duduk di kursi seperti menuggu seseorang.
"permisi nona,apa anda yang bernama Vionara Ayunda And......" ucapan Reno tepotong .Reno memang lupa dengan wajah Rara karena dia ketemu cuma pas pernikahan Rara dan Rendy 3 bulan yang lalu.
"iya,dan gak perlu panggil nona panggil aja Rara" ucap Rara,Reno mengangguk
"silahkan masuk Rara pak Rendy sudah menggu anda dari tadi" ucap Reno formal
"gak perlu ngomong formal sama gue" ucap Rara ,lalu masuk ke ruangan Rendy diikuti oleh Reno .
Rendy melihat Rara masuk keruangan nya segera berjalan ke arah Rara.
"mana berkas nya?" tanya Rendy dihadapan Rara
"ini" jawab Rara menyerahkan berkasnya
"bawa ini aja lama " protes Rendy
"bukan gue yang lama,tapi sekretaris Lo yang bolehin gue masuk" Rara tak terima diprotes
"kan Lo bisa langsung masuk" ucap Rendy
jangan lupa like ,vote and coment ya readers π
__ADS_1