
"gue ingat ,gue sering liat dia sama cowok seumuran Lo tapi bukan Lo, di cafe dan keluar masuk hotel Deket cafe ,tempat gue sama sahabat gue sering nongkrong" jelas Rara
"serius Lo Ra " ucap Vano
"iya" ucap Rara
"yakin Lo" ucap vano
"yakin lah" ucap Rara
"kapan Lo liat" ucap Vano
"2 yang lalu" ucap Rara
"masa sih" ucap Vano
"beneran,emang siapa sih tu cewek?" ucap Rara
"pacar gue" jawab Vano sedih
membuat Rara merasa bersalah dengan apa yang dia ucap kan.
"Lo gak perlu sedih Van, gini aja gue takut kalau gue cuma salah liat gimana kalau besok kita cari tau " hibur Rara
"caranya?" tanya Vano
"kita ikutin cewek Lo Van ,Lo tau kan dimna rumahnya" ucap Rara
"iya trus"
"kita mata matai dia seharian,kita liat dia pergi kemana aja?"
"oke" ucap Vano
keesokan paginya...
jam 07.35 Rara dan Vano sudah mengintai rumah Melani.
2 jam kemudian..
"Ra sampai kapan kita disini,udah 2 jam tapi gak ada yang mencurigakan" ucap Vano
"sabar Van ,supaya gue gak mati penasaran kita intai sampai nanti sore" ucap Rara tersenyum
Rara dan Vano terus berdebat karena Vano yang merasa bosan terus diam di dalam mobil.
__ADS_1
tak lama terlihat seorang perempuan dengan pakaian seksi keluar dari rumah.perempuan itu tak lain adalah Melani.
"Van "
"Hem"
"vano"
"apa Ra"
"itu Van cewek yang gue bilang,iya benar yang keluar dari rumah itu" ucap Rara
"mana ra?" tanya Vano
"itu Van ,kaya nya dia lagi nunggu seseorang deh" Rara menunjuk ke arah perempuan berpakaian seksi tersebut.
"degg" seketika jantung Vano terasa berhenti berdetak melihat perempuan yang ditunjuk Rara itu.
"Melani mau ke mana? apa dia mau jenguk ibunya?" gumam Vano masih bisa didengar oleh Rara.
"jadi namanya Melani ,dan dia beneran pacar Lo Van?" ucap Rara ,dibalas anggukan kecil oleh Vano .
Vano dan Rara melihat ada sebuah mobil Ferrari hitam menjemput Melani.
"kita ikuti dia " ucap Vano
oh ,ya guys ini yang nyetir Rara ya dan mobil yang di pake itu punya Rara.
"cepetan Ra ,entar kita kehilangan jejak lagi" ucap Vano sedikit emosi
"iya Van santai donk ,Lo harus kuat " ucap Rara sambil melajukan mobil nya mengikuti mobil yang menjemput Melani.
sampai di hotel...
Rara dan Vano terus mengikuti mereka.
Melani terlihat bergelayut manja dilengan laki laki tersebut.vano berusaha membendung emosinya agar tidak meledak sebelum waktunya.
Melani dan laki laki itu memasuki salah satu kamar hotel dan sejauh ini Melani tidak sadar kalau ada yang mengikuti nya.
setelah 5 menit Melani dan laki laki itu memasuki kamar hotel,Rara dan Vano mendekati kamar hotel itu.
mereka mendengar pembicaraan antara Melani dan laki laki itu namun tidak terlalu jelas.vano berinisiatif membuka pintu tersebut.vano membuka pintu kamar hotel perlahan dengan Rara yang ada dibelakang Vano.
"sayang kapan kamu bisa menguasai harta Vano yang bodoh itu" ucap laki laki itu
__ADS_1
"sebentar lagi Peter sayang,karena sekarang dia sudah sangat percaya denganku dan apapun yang ku minta dia selalu memberikan" ucap melani
"aku tak menyangkan Mel ternyatan bank berjalan mu maksudku Vano itu sangat bodoh ,dia selalu mempercayai semua bualan mu" ucap laki-laki yang ternyata bernama Peter
"aku tak sabar ingin menguasai harta Vano dan menendang nya keluar untuk menjadi gembel" ucap Melani
sudah cukup bagi Vano dia melihat bagaimana orang yang dia percaya mengkhianatinya dan bercumbu dengan laki laki lain.dan apa yang dia bilang ingin membuat Vano menjadi gembel ? sudah cukup selama ini dia dibodohi tapi tidak kali ini.pikir Vano
Rara yang mendengar itu semua ucapan Melani dan Peter hanya bisa menangis.
"brakkk"
vano mendang pintu hotel itu,membuat Melani dan Peter terperanjat kaget melihat Vano ada disitu.
"ternyata selama ini Lo bohongin gue,gak nyangka wajah polos Lo cuma topeng" ucap Vano
"Van ,Vano ini gak bener,Lo cuma salah denger kok" ucap Melani
"memang nya Lo tau apa yang gue dengar?!" ucap vano dengan emosi yang meledak
"diam kan Lo ,karena apa yang gue dengar itu semua fakta yang sebenarnya,Lo dengar baik baik mulai hari ini kita gak punya hubungan apa-apa lagi dan anggap aja kita gak pernah kenal!!!" ucap Vano
"tapi Van.."
"atau Lo mau gue masukin ke penjara sama cowok Lo ini dengan kasus penipuan!!" potong Vano
flashback end
vano melamun dibalkon kamarnya sambil mengingat kembali kejadian 7 tahun lalu.dan dia percaya kalau kenyataan itu sangat menyakitkan.
dia mencintai seseorang dan mempercayai nya tapi malah dibohongi.itu semua membuat dia terpuruk dan Rara yang tahu akan masalah Vano selalu ada untuk menyemangati Vano.
flashback on
"ingat Van ,akan ada pelangi setelah hujan jadi Lo jangan sedih lagi setelah ini pasti akan ada kebahagiaan yang menghampiri Lo" ucap Rara tersenyum manis
flashback end
Vano tersenyum mengingat ucapan adik kesayangannya itu.dan apa yang Rara katakan itu benar.
sekarang dia merasa bahagia walau tanpa seorang kekasih disamping nya,tapi kebahagiaan nya hilang bagai ditelan bumi setelah kemarin mommy nya meminta dia menikahi seorang perempuan yang ternyata Melani . luka lama yang sudah tertutup rapat kembali terbuka.
"siapa orang yang akan mendengar keluh kesah gue sekarang,gue gak mungkin kasih tau Rara udah cukup dia memikul beban dengan menikah kerena dijodohkan" gumam Vano
**jangan lupa like vote and coment ya readers 🙂
__ADS_1
sampai jumpa di episode berikutnya 🌸**