Menikah Karena Dijodohkan

Menikah Karena Dijodohkan
24


__ADS_3

"dan untuk Lo berdua , jangan melihat luar gue yang mudah ditindas, karena itu gak akan terjadi, jangan menilai isi sebuah buku dari sampulnya" sambung Rara menatap Jesy dan Vanya.


"ternyata Lo gak takut ya udah ngedorong Vanya sakarang sok bijak" ucap Jesy memberanikan diri walau sebenarnya di takut


"gue gak takut selama gue ada dipihak yang benar"ucap Rara sinis


"hanya satu hal yang gue takutkan kejadian yang dulu terulang kembali" batin Rara


"gini aja biar kita tahu yang mana benar mana yang salah,kita cek ke ruang CCTV sekarang" saran Revan


"gue setuju" ucap Risa dan Mely bersamaan


"gimana yang lain" tanya Revan menatap yang lain terutama Rendy


"oke kita semua setuju" ucap rendy dingin


Jesy dan Vanya terlihat gelisah,terutama Vanya yang terlihat kalang kabut mendengar ucapan Rendy.


mereka masuk ke ruang CCTV yang ada dihotel.


"permisi pak ,bisa putar kan kejadian sekitar 1 jam yang lalu di tempat kami reunian" ucap Revan sopan


"tapi pak ini privasi hotel,jika anda tidak mendapat persetujuan dari pemilik hotel ini maka tidak bisa" ucap petugas pengawas CCTV


"gimana donk" ucap Risa


"Ren ,bukannya separuh saham hotel ini milik Lo ya " ucap Reno

__ADS_1


"iya " ucap Rendy singkat


"jadi kalau begitu kita bisa kan liat rekaman CCTV nya " ucap Al yang sedari tadi diam


"sebentar" ucap Rendy dingin


lalu Rendy menelpon seseorang,entah apa yang mereka bicarakan.


"baik pak kami sudah mendapat izin dari atasan bapak,jadi apa boleh kami melihat rekamannya" ucap Rendy tegas


"apa anda mempunyai bukti bahwa anda sudah mendapat persetujuan dari atasan saya" ucap petugas tersebut tidak yakin


"ini buktinya" ucap Rendy, menyodorkan hp nya pada petugas tersebut


"silahkan anda bicara karena telponnya sudah tersambung dengan atasan anda" sambung Rendy


"maaf pak saya tidak tahu kalau anda salah satu pemilik saham hotel ini" ucap petugas tersebut setelah berbicara dengan atasannya.rendy mengangguk.


"jadi apa kami boleh melihat rekaman CCTV nya sekarang" ucap Revan


"silahkan pak" ucap petugas tersebut


"perlihatkan rekaman CCTV yang ada di tempat kami mengadakan reuni ,sekitar 1 jam yang lalu" ucap Rendy dingin


petugas CCTV memutar rekaman CCTV yang terjadi 1 jam yang lalu .


"stop" ucap Rendy melihat dimana Vanya hendak menceburkan dirinya.

__ADS_1


"zoom yang ini" ucap Rendy menunjuk Rara dan Vanya yang berada ditepi kolam renang.


ketika diperbesar ,terlihat kalau sebenarnya Vanya menceburkan dirinya sendiri dan Rara sama sekali tidak mendorong nya. Rendy menatap tajam Vanya sedangkan Vanya sangat ketakutan melihat tatapan tajam Rendy.


"Ren ,gue bisa jelasin ini gak seperti yang Lo pikirkan" ucap Vanya meraih tangan Rendy namun dihempaskan oleh Rendy.


"mau jelasin gimana lagi ,gue bukan orang buta yang tidak melihat semua rekaman CCTV itu" ucap Rendy


"sekarang Lo tau kan Ren kalau Rara gak salah " ucap Risa


"dan Lo tau kan kenapa Rara ngedorong Vanya hingga tercebur ke kolam renang untuk kedua kalinya" sambung Risa


"dasar nyai Blorong bisanya cuma fitnah doank" ucap Mely


"tau gitu gue gak bakal mau nyelamati Lo tadi" ucap Rendy


"dan Lo Jesy kenapa Lo membela manusia jelmaan ular itu!!! upss...maksud gue nyai Blorong" ucap Risa


"sayang kamu percayakan sama aku ,aku tu bela Vanya karena kalau dilihat dari keadaannya memang Rara yang salah" ucap Jesy bergelayut dilengan Al


"sayang ndas mu, eh keturunan nyai Blorong Al itu gak pernah cinta sama Lo,kalau gak karena perjodohan yang memaksakan kalian gak bakal tunangan" ucap Risa


"gak perlu panggil gue sayang ,mending Lo gak usah ikut gue kemanapun gue pergi" ucap Al tegas


"tapi kan aku tunangan kamu kok gitu sih" ucap Jesy


**Jangan lupa like, vote and coment ya readers 🙂

__ADS_1


sampai jumpa di episode berikutnya 🌸**


__ADS_2