
"hmmhm...dimanapun kalian berdua berada ,gue pasti bisa menemukan kalian" ucap orang yang memakai topeng tersebut dengan senyum mengerikan.
πΈπΈπΈ
dirumah keluarga Andersson....
"Van , mommy mohon pikir kan kembali keputusan kamu" pinta mommy
"mom apalagi yang harus Vano pikirkan ,yang jelas Vano gak akan setuju untuk bertunangan dengan Melani " ucap Vano
"tapi Van ,Melani bilang di sangat mencintai kamu apa kamu gak bisa buka hati buat dia ?" ucap mommy
"mom , sebaiknya mommy tanya sama Rara Melani itu benar-benar cinta sama Vano atau cinta sama harta dan kekayaan yang dimiliki keluarga Vano ?" ucap Vano
"tapi Van kamu gak bisa anggep semua perempuan itu gila harta ,cuma karena kamu pernah dimasa lalu kamu" ucap mommy lembut
"mom,mommy gak tau kan siapa perempuan yang pernah bohongin Vano itu siapa? perempuan itu Melani mom dia bilang apa minta uang buat pengobatan ibunya dan biaya adik nya sekolah tapi nyatanya semua itu cuma karangan belaka!!" ucap Vano emosi
"please mom jangan paksa aku" ucap Vano
"mom ada baiknya biarlah Vano mencari wanita pilihannya sendiri" nasehat Daddy
"oke mommy akan terima keputusan kamu" ucap mommy mengalah
"Vano ke kamar dulu mom dad" ucap Vano lalu pergi ke kamarnya
flashback on
__ADS_1
7 tahun yang lalu..
terlihat dua remaja yang sedang duduk di kursi taman.
"kamu kenapa Mel" tanya salah satu remaja tersebut
"Van aku butuh uang soalnya ibu aku di kampung butuh banget uang secepatnya buat pengobatannya" ucap salah satu remaja tersebut sedih
"kamu butuh uang berapa Mel ,nanti aku transfer" ucap seorang remaja yang tak lain adalah Vano
"aku butuh 68 juta Van ,buat operasi ibu ku " ucap seorang remaja yang diketahui namanya adalah Melani
"oke nanti aku transfer ke rekening kamu,udah jangan sedih lagi " ucap Vano
Melani mengangguk senang"l love you Vano,makasih kamu selalu bantu aku" ucap Melani
Vano hanya tersenyum
"Van please,tolong bantu aku ,aku butuh banget uang buat biaya sekolah adik aku ,dan tadi adik ku nelpon dia bilang ada rentenir datang kerumah nagih utang dan harus segera dilunasin dalam 3 hari ,kalau gak bisa dia bakal ngejual adik aku" ucap Melani terisak sambil memeluk Vano
"yaudah kamu gak usah sedih dan jangan mikirin itu lagi ,aku akan transfer uang ke rekening kamu ,kamu butuh berapa" ucap Vano
"150 juta Van" ucap Melani
"oke udah aku transfer" ucap Vano
3 hari kemudian...
__ADS_1
Vano sedang bersantai di dalam kamar nya sambil memandangi fotonya bersama Melani dan sesekali tersenyum.
tanpa Vano ketahui Rara masuk ke kamarnya diam diam dan melihat Van yang sedang senyum senyum sendiri.
"wah foto siapa nih" ucap Rara merebut hp Vano
"Rara ngapain ,balikin hp gue " ucap Vano berusaha mengambil hpnya dan
"hap"
Vano berhasil mengambil hpnya
"Van apaan sih gue cuma mau liat foto cewek itu" ucap Rara agak kesal
"buat apa"
"suka suka gue,kenapa emang?"
"gak mau ,bilang dulu buat apa ?"
"gue penasaran aja kaya pernah liat tu cewek, tapi dimana ya " Rara berpikir mengingat kembali
"apa"
"gue ingat ,gue sering liat dia sama cowok seumuran Lo tapi bukan Lo, di cafe dan keluar masuk hotel Deket cafe ,tempat gue sama sahabat gue sering nongkrong" jelas Rara
"serius Lo Ra " ucap Vano
__ADS_1
**jangan lupa like vote and coment ya readers π
sampai jumpa di episode berikutnya πΈ**