
sedangkan Rendy duduk diatas kasur sambil bersandar pada headboard.
"hampir aja tadi gue gak bisa ngendali diri gue,kalau tadi gue sampai cium Rara gimana ya" batin rendy
membatin seperti itu membuat dia malah berpikir kotor sambil senyum-senyum sendiri.
Rara yang keluar dari kamar mandi melihat Rendy senyum sendiri seperti itu jadi bingung.
"kenapa Lo senyum kek gitu? masih waras gak?" ucap Rara menghampiri Rendy ,lalu memegang kening Rendy
"pantas panas" gumam Rara tapi masih bisa didengar oleh Rendy
"gue gak gila " ucap Rendy menjauhkan tangan Rara dari keningnya
"yang bilang Lo gila siapa? gue kan cuma bilang masih waras gak? " ucap Rara
"itu sama aja Rara" ucap Rendy geram
"beda Ren" ucap Rara tak mau kalah
"terserah Lo" rendy mengalah karena tak mau memperpanjang debatnya dengan Rara
Rendy memilih berbaring ,karena dia sangat mengantuk,Rara ikut berbaring disebelah Rendy seperti biasanya.lalu Rendy mematikan lampu membuat semua terlihat gelap.selama beberapa bulan bersama Rara baru kali ini Rendy tidur lebih awal karena biasanya dia menunggu Rara tidur baru mematikan lampu.tapi jika dia sudah mengantuk dia tidak mungkin nanti bangun lagi ketika Rara sudah tidur untuk mematikan lampu.
"Ren" panggil Rara
"Ren Lo masih disebelah gue kan" ucap Rara takut karena Rendy hanya diam sejak tadi
__ADS_1
"Ren ngomong donk ,kenapa kok semua nya gelap,Ren gue takut" ucap Rara dengan suara bergetar
"hemmh"
"Rendy"
"iya"
"Ren"
"kenapa"
"gue takut ,gelap banget"
"diam Ra"
"Kyaaaaaaa......." teriak Rara melihat sebuah gorden yang ditembus cahaya bulan berkibar karena ada angin dan jika dilihat sekilas seperti sosok yang menyeramkan.
"Ra sadar Ra itu cuma gorden bukan hantu" ucap Rendy menepuk pipi Rara
"hosh...hosh...gue takut Ren ,nanti aja matiin lampunya kalau gue udah tidur" ucap Rara sambil memeluk Rendy
"iya,udah tidur Lo gak perlu takut itu bukan hantu" ucap Rendy menenangkan Rara
Rendy memeluk Rara dan sama sama masuk ke alam mimpi.
sinar matahari sudah masuk menembus kaca bergorden putih tipis itu.
__ADS_1
"Rara ,bangun udah siang" ucap Rendy yang selesai mandi
"five minutes again" ucap Rara sambil menarik selimut
"bangun Ra hari ini Lo nenin Vano ke ultah sahabatnya" ucap Rendy
"iya gue tau" ucap Rara
",yaudah bangun" ucap Rendy menarik selimut Rara
"bentar lagi" nego Rara
"Lo bilang bentar gak ada habisnya sampai sore juga bentar lagi..…." ucap Rendy
"iya gue bangun" ucap Rara dengan mata yang masih terpejam.
"bangun dari mana ,mata Lo aja masih ketutup gitu" ucap Rendy
"hemm bentar masih ngantuk" ucap Rara
"Lo bangun atau gue cium sekalian bikin Lo gak bisa bangun dari tempat tidur" mantra Rendy itu sangat ampuh ,hingga membuat Rara spontan bangun dari tidurnya.
"mesum aja otak Lo pagi pagi" ucap Rara memukul Rendy dengan bantal
"siapa suruh susah banget dibangunin,lagian siapa juga yang mau nyium Lo,orang Lo belum ccuci muka jorok banget apalagi Lo tidur ileran" ucap Rendy lalu berlari keluar kamar
"issh..siapa juga yang ileran gue wangin goni bangun tidur kok dibilang jorok" ucap Rara
__ADS_1
**jangan lupa like vote and coment ya readers 🙂
sampai jumpa di episode berikutnya 🌸**