
mereka semua masuk. mereka berkumpul diruang tamu.
"eh btw Lo pada mau minum apa?" tanya Rara
"yang seger seger aja Ra " ucap Rian
"kalau gue jus alpukat aja Ra " ucap Vika
"beuh tumben putri pendiam kita ngomong" ucap Rian yang diabaikan Vika
"gue sama kaya Vika " ucap dira
"Lo Rey " ucap Rara menatap Rey yang terlalu fokus dengan hp nya
"hah... iya kenapa Ra" ucap Rey bingung
"Lo mau minum apa Grey Syahputra" ucap Rara
"terserah aja Ra" ucap Rey
"disini gak ada yang namanya minuman 'terserah aja' " ucap dira
"orange juice aja kalau gitu" ucap Rey dan kembali fokus dengan hp nya
"oke tunggu bentar" ucap Rara kedapur
"Ra toilet nya dimana?" tanya Rian
"disamping pintu dapur " ucap Rara
Dira yang sedari tadi merasa bosan karena tidak ada obrolan .
"bisa mati bosan gue kalau diam kaya gini ,gue jahilin siapa ya? Rara ke dapur , Rian ke toilet,kalau gangguin Vika bisa langsung kena semprot gue" pikir Dira
Dira melirik Rey yang sedari tadi fokus dengan benda pipih ditangannya sambil senyum-senyum.dan timbul lah ide jahil Dira
tiba tiba Dira mengambil hp yang ada ditangan Rey "chattan sama siapa sih Lo ,kok pake senyum senyum gak jelas dari tadi" ucap dira sambil melihat isi chat Rey dengan seseorang yang nama kontaknya 'my love'.
__ADS_1
"WAHHH.....GUYS SI REY TERNYATA PUNYA PACAR" teriak Dira membuat Rian yang baru keluar dari toilet heboh.
"mana pacarnya Rey dir ,mana" ucap Rian
"ni gue tunjukin foto profilnya supaya Lo gak mati penasaran" ucap dira memperlihatkan profil kontak yang bernama 'my love'
"apaan sih dir balikin hp gue " ucap Rey mengambil kembali hp nya yang ditangan Dira.
"kenapa sih dir pake teriak segala" ucap Rara membawa nampan
"itu loh Ra Rey punya pacar tapi dirahasiain ,jahat banget kan" ucap dira
"aaaaa...Rey akhirnya Lo punya pacar juga" ucap Rara
"vik Lo gak penasaran siapa pacar Rey" ucap dira
"gak"
"udah Ra ini jus Lo" ucap Rara menyodorkan jus alpukat pada Dira
"thanks my best friend" ucap dira
"itu" ucap Rara menunjuk segelas air putih dengan es batu
"kok air putih sih Ra " ucap Rian
"dasar monyet ,kan Lo sendiri yang bilang mau yang seger,ya itu air putih pake es segerkan" ucap dira
"serius Ra" ucap Rian yang dibalas anggukan kecil oleh Rara
"tapi gue gak mau air putih" ucap Rian
"kalau gak mau ya sana Lo bikin sendiri" ucap Rara
Rian akhirnya pergi kedapur membuat minuman untuknya.
"Ra itu bunyi mobil suami Lo ya baru pulang " tanya Dira
__ADS_1
"mungkin" ucap Rara
"tapi mobilnya lebih dari satu kaya nya Ra" ucap Vika yang sedari tadi diam
"Rey kok hari ini Lo jarang ngomong sih" u ap Dira
"diam deh dir" ucap Rey
πΈπΈπΈ
diluar rumah Rara dan Rendy
Rendy keluar dari mobil dan Vanya langsung bergelayut manja dilengan rendy.
"eh Vanya Lo itu manusia apa monyet sih" ucap Risa
"ngomong apa sih Lo" ucap Vanya
"lepas" ucap Rendy dingin dengan tatapan datar
"ta tapi Ren..." ucap Vanya terbata bata karena takut
"gue bilang lepas ,Lo ngerti gak " ucap Rendy
Vanya melepas lengan Rendy .
"Ren ini mobil siapa? " tanya Jesy
Rendy melihat ada 4 buah mobil terparkir rapi ,namun dia tak mengenal siapa pemiliknya.rendy hanya menggedikan bahu.
mereka masuk ke rumah Rendy dan Rara .
sampai diruang tamu ,mereka terdiam bingung melihat Rara dan beberapa orang sedang mengobrol diruang tamu .Rendy berpikir tidak mungkin mereka saudara jauh Rara.
"hemm" dehem Rendy
**jangan lupa like vote and coment ya readers π
__ADS_1
sampai jumpa di episode berikutnya πΈ**