
"oke jalan tapi..." Rendy menggantung kata-katanya sambil menatap Rara dengan tatapan yang sulit diartikan
"tapi, apa ?!" tanya Rara
"cium gue" ucap Rendy dengan senyum nakal
"deg"
jantung Rara berdetak kenjang , tubuhnya menegang hanya karena mendengar dua kata dan tujuh huruf yang Rendy ucapkan.
oke Rara memang bukan anak polos yang tak mengerti' maksud dari ucapan Rendy . tinggal selama 5 tahun diluar negeri sangat mustahil jika dia masih polos, tapi bukan berarti Rara ikut terjerat ke dalam pergaulan bebas.
(back to topik)
"cium?" beo Rara dengan tampang bodoh
"iya cium, lo tau ciuman kan?" ucap Rendy yang dibalas anggukan oleh Rara
"yaudah sini gue cium" ucap Rara manja
Rara mengikis jarak antara wajah mereka. bahkan Rara bisa merasakan nafas panas Rendy menerpa wajahnya. Rara semakin mengikis jarak wajah mereka.
"gak jadi aja ciumnya ya Ren" ucap Rara dengan senyum polosnya lantas menjauhkan wajahnya tapi sebelum itu tangan kiri Rendy lebih dulu menarik tekuk Rara dan....
"cup"
Rendy memcium bibir Rara, bukan hanya itu Rendy juga ******* bibir Rara.
"akh, kok lo nyubit perut gue sih?!" ucap Rendy dengan wajah tanpa dosa
"lo gila ya .."
"iya, emang kenapa kalau gue gila ?"
"gue gak bisa nafas anjing" umpat Rara
__ADS_1
"dosa ngumpat suami"
"lo juga dosa bikin gue kagak bisa nafas"
"namanya juga ciuman Rara, bukan nafas buatan"
"terserah lo" ucap Rara dengan pipi yang merona Rara memilih memandang keluar
"ternyata kelinci galak gue bisa malu juga ya" ucap Rendy lalu menjalankan mobilnya
🌸🌸🌸
"Ra udah sampai" ucap Rendy menoleh pada Rara
"hem"
Rendy keluar lalu mengitari mobil tersebut dan membukakan pintu mobil untuk Rara.
🌸🌸🌸
"selamat datang ditoko perhiasan xxxx, ada yang bisa saya bantu?" sapa salah satu karyawati ditoko tersebut
"sebentar ya mba" ucap karyawati tersebut
"bagaimana dengan yang ini mba" ucap karyawati tersebut mengeluarkan dua buah kalung dengan bentuk yang sama tapi warna yang berbeda.
kalung emas putih dengan liontin berlian dan 2. kalung rose gold dengan liontin berlian
"bagus yang mana Ren ?" tanya Rara
__ADS_1
"dua-duanya bagus" jawab Rendy
"Rendy....."
"bagus yang gold" ucap Rendy
"tapi lebih bagusan yang putih deh" ucap Rara
"saya ambil yang putih aja mba" ucap Rara
"baik, tunggu sebentar ya mba" ucap karyawati tersebut
"tadi nanya bagusan yang mana? giliran dijawab yang gold , ambilnya yang putih tau gitu mending diam aja. dasar cewek dijawab percuma , gak dijawab salah" dumel Rendy
"gue denger Ren" ucap Rara
"emang harusnya lo denger, heran gue sama cewek buat apa minta pendapat kalau lo bisa milih sendiri" kesal Rendy
"harganya 86 juta mba" ucap karyawati tersebut
Rara menoleh ke arah Rendy sambil mengulurkan tangan kanannya.
Rendy memberikan black card pada Rara.
"pin nya tanggal lahir lo" ucap Rendy
Rara merasa tak percaya dengan ucapan Rendy. tapi nyatanya yang Rendy ucapkan benar, buktinya transaksi nya berhasil.
"darimana Rendy tau tanggal lahir gue?" batin Rara
"mau kemana lagi?" tanya Rendy
"terserah"
"kita ke rumah mami sama papi tadi mami nelpon katanya kita makan malam disana" ucap Rendy
__ADS_1
jangan lupa like vote and coment ya readers
sampai jumpa diepisode berikut nya 🌸