
“kalo jantung kamu kenapa berdetak kencang?” ucap Rara dengan tatapan polos, sejak dia bersandar didada sang suami dengan jelas dirinya mendengar jantung itu berdetak kencang seakan habis lari maraton
“because..I love you Vio dan kamu belahan jiwaku, separuh napasku” dengan gemas Rendy menyentuhkan hidungnya ke hidung Rara menatap dalam mata indah sang istri
“woww.. jadi pengen terbang. Sayap mana sayap” gelak tawa Rara tumpah mendengar ucapan Rendy yang sangat berbeda dari biasanya itu membuat geli
Cuuppp...
Rendy menyatu kan bibirnya dan Rara membungkam tawa sang istri. Perlahan dia menggerakkan bibirnya, Rara terbelalak dengan perlakuan Rendy yang tak dia sangka. Dengan kaku Rara membalas ciuman itu, biarpun bukan ciuman pertama tapi Rara memang tak terlalu bisa dalam hal ini. Sudut bibir Rendy berkedut merasa ciuman nya dibalas oleh sang istri. Tak tinggal diam tangan Rendy menyusup masuk ke baju Rara, mengelus lembut perut rata sang istri lalu merambat naik menyentuh salah satu bongkahan padat didada Rara.
“Ren..” lirih Rara menghentikan tangan Rendy yang hendak berbuat lebih, matanya melirik kanan kiri. Mereka berada ditempat terbuka dengan semilir angin yang berhembus
Mengerti maksud Rara, dengan perlahan Rendy menggendong Rara ala bridal style tanpa melepaskan ciuman mereka. Rendy berjalan menuju cabin yang tersedia diyacht. Rendy menurunkan Rara dikasur dan menindihnya dengan jemarinya yang bergerak melepas kancing kemeja nya dan kedua tangannya Rara yang mengalungi lehernya dan terjadinya malam yang panjang mereka. Malam pertama setelah 5 bulan menikah dan tugas pertama Rara untuk memenuhi kebutuhan biologis Rendy.
🌸🌸🌸
Kelopak mata Rara perlahan terbuka. Cahaya mentari pagi menyilaukan matanya, Rara mengarah kan pandangan ke segala arah yang dapat dijangkaunya. Dia berada di sebuah kamar yang asing, memakai sebuah kemeja biru yang kebesaran. cahaya mentari kian menelusup masuk menembus gorden putih berbahan satin yang merupakan kaca pembatas antara balkon dan kamar.
Deru napas hangat menerpa tekuk Rara dan sebuah tangan kekar melingkari perutnya. Tatapan Rara jatuh pada sesosok mahakarya tuhan yang berada disampingnya. Seulas senyum kecil terbit dibibir tipis itu, hatinya lega dia memberikan mahkotanya pada orang yang tepat yaitu suaminya, biar tqk bisa Rara tampik juga perasaan takut akan kenyataan didepan mata.
Rara membalikkan badannya sehingga berhadapan dengan Rendy, lalu menyangga kepalanya dengan satu tangan. Mata nya terus mengawasi mahkluk sempurna dimatanya yang sedang bernapas teratur. Dengan perlahan jemari lentik Rara menelusuri setiap inci wajah sang suami hingga dia teringat akan sesuatu yang membuat jantung nya berdetak lebih cepat.
Sesak dan sakit seketika terasa dihatinya. Seperti ada yang meremas hatinya hingga remuk, kala Rara melihat dengan matanya sendiri sebuah simbol bintang berwarna hitam dileher belakang Rendy. Melihat simbol itu membuat ingatan nya bagai terputar kembali pada kejadian 3 tahun lalu.
Flashback on
__ADS_1
“RARA....!!!”
“AAKKKHH....!!!”
BRAKKKK...DRUKKK.....
Rara membuka sedikit matanya “Dave... Meisya...” lirih Rara diambang kesadaran yang sudah menipis
Tubuhnya bisa merasakan dekapan perlindungan dari sang sahabat, yang menjadi sebagai perisai hingga semua pecahan kaca mobil tak satupun mengenai tubuhnya.
Sayup-sayup Rara mendengar suara berisik seseorang yang seperti nya sedang melapor lewat sambungan telpon sebelum kesadarannya hilang mata Rara menangkap sebuah simbol bintang hitam pada lengan kiri salah satu pelaku yang lengan bajunya sengaja disingkap kan keatas.
Flashback off
Cupp
“good morning sweetheart” sapa Rendy, Rara sedikit tersentak ketika merasa sebuah kecupan ringan dari sang suami
“huh?! Morning too” balas Rara tersenyum menatap mata indah itu
Rendy meraih tekuk sang istri ingin kembali mempertemukan bibir mereka tapi gagal karena ditahan oleh Rara “aku lelah Ren” Rara mengubah posisinya menjadi duduk bersila menjauhkan bibir nya dari jangkauan Rendy
“Mau mandi bersama? Aku akan menghilangkan lelah mu” tawar Rendy dengan senyum nakal sengaja menggoda Rara
“nggak. Aku mandi sendiri saja akan lebih menyegarkan” Rara bergegas masuk ke kamar mandi meninggalkan Rendy yang tertawa ringan melihat tingkah sang istri
__ADS_1
Dengan memakai celana bahan tanpa atasan Rendy melangkah ke balkon. Hembusan sejuk angin pagi menyapa dada dan punggung terbuka Rendy, dia berdiri dengan tangan berpegangan pada pembatas balkon. Mata indah itu menatap ombak yang menerjang batu karang, pasir putih bersih menghiasi tepi pantai
“Rendy..dimana pakaian ku?” tatapan Rendy beralih saat suara cempreng sang istri masuk ke gendang telinganya
Netranya menangkap pemandangan yang lebih indah saat membalikkan badan, Rara berdiri tepat di depan ranjang dengan tubuh yang hanya berbalut jubah mandi yang hanya mampu menutup paha nya, rambut panjangnya yang basah tergerai menjatuhkan beberapa tetesan air.
🌸🌸🌸
“heuh.. hanya ini yang kita lakukan? Seperti orang terdampar saja” gerutu Rara menjejakkan kakinya tanpa alas di pasir putih mengikuti langkah Rendy dan sesekali melampiaskan kekesalannya dengan menendang pasir putih itu.
Sejak tadi mereka berdua hanya berjalan-jalan menyusuri tepi pantai dan hal itu sangat membosankan menurut Rara. Rendy yang mendengar gerutuan Rara serta melihat tingkah kesal sang istri hanya tersenyum gemas melanjutkan langkahnya.
“Rendy... seberapa jauh lagi kita akan berjalan seperti ini hah? Apa tak ada hal yang lebih bermanfaat yang bisa lakukan selain berjalan dan membuang tenaga begini?” Rara berusaha menyeimbangkan langkah Rendy, sambil berjalan mundur menodong Rendy dengan berbagai pertanyaan
Tiba-tiba Rendy menghentikan langkahnya “sekarang apalagi?” gumam Rara yang masih bisa didengar oleh Rendy. Rendy membalikkan badan Rara hingga menatap ke depan
“untuk apa?” Rara mengernyitkan bingung melihat sebuah speed boat didepannya menatap Rendy menuntut jawaban
hai... teman-teman. maaf baru bisa update, author masih sibuk selesai KSN ada penilaian akhir tahun yang harus dihadapi. mohon maklumi untuk update nya yang masih bolong😁.
tandai kalo ada typo ya.
sampai jumpa di episode berikutnya 🌸
silahkan like and vote jika suka dan silakan ketik komentar kamu kalau merasa ada yang kurang di karya author atau sesuatu yang harus diperbaiki🌸**************************
__ADS_1