
"Rendy disini!!" teriak Vanya sambil melambai-lambaikan tangannya
Rara dan Vano hanya tersenyum melihat kedatangan Rendy.
"ni cewek siapa sih kok kaya nya gak suka banget sama Rara?" batin Vano menatap Vanya dari ujung rambut sampai ujung kaki
"kenapa nelpon gue? apa nya yang mendesak?" tanya Rendy pada Vanya
Rendy masih tidak menyadari keberadaan Rara dan Vano.
flashback off
📞"kenapa nelpon gue berkali-kali?"
📞"halo Ren ,Ren please Lo sekarang juga datang ke alamat yang gue kirim ada sesuatu yang mendesak !"
📞"apaan sih!"
📞"Lo datang aja ini mendesak banget cepetan !!"
panggilan berakhir
Vanya tersenyum licik
flashback end
"ini Ren Rara tega banget selingkuh dibelakang Lo bahkan tadi gue liat mereka bermesraan didepan umum" adu Vanya dengan cerita yang ditambah-tambahkan.
Rendy menatap Rara dan Vano yang sedari tadi diam saja.
"apa buktinya kalau mereka bermesraan di depan umum?" tanya Rendy
__ADS_1
"UMM...mmm...gu..gue tadi liat dengan mata kepala gue sendiri mereka bermesraan" jawab Vanya gugup bercampur gelisah
"Lo tau gak siapa cowok yang Lo tuduh selingkuhan Rara itu ?" tanya Rendy dingin menatap tajam Vanya
Vanya hanya diam tidak menjawab pertanyaan Rendy. karena dia bingung mau menjawab apa?.
"dasar Mak lampir nuduh orang tapi gak ada bukti!! lo dengar baik-baik ucapan gue ,gue itu kakak nya kakaknya Rara jadi gimana bisa saudara kandung disebut selingkuhan?" ucap Vano tegas membuat Vanya menunduk
"eh Ren gue pulang dulu ya,gue lupa ada janji sama teman tadi" ucap Vanya bergegas pergi meninggalkan mereka bertiga
"tuh cewek siapa sih Ra ? kok kayanya terobsesi banget buat ngancurin Lo?" tanya Vano menatap Rara dengan pandangan sulit diartikan
yah itu karena setahu Vano Rara tidak pernah punya musuh. tapi itu ya Vano tahu ya readers.
"biasa calon biang masalah hidup orang" jawab Rara menyunggingkan senyumnya
"maksudnya Lo calon biang masalah? apaan?" Vano malah makin bingung dibuat Rara
"Lo itu gak peka ,mending diam jangan banyak tanya !! bikin pusing" ucap Rara
Reny menghela nafas panjang "dia itu cuma orang yang gak penting " ucap Rendy
Vano merengut kesal mendengar jawaban Rendy.
"dasar pasutri sok misterius" ucap Vano
"udah deh Van ,Lo itu cowok jangan banyak tanya" ucap Rara jengah menghadapi sifat kakaknya itu.
"iya..." ucap Vano
"pulang yuk Ren " ajak Rara
__ADS_1
"trus gue gimana kalau Lo pulang" tanya Vano konyol
"Lo diam disini sampai kucing bertelur" ucap Rara
"mana bisa kucing bertelur Ra ,itu mustahil" ucap Vano dengan wajah polosnya
Rara serasa Ingin mencakar wajah Vano yang sok polos itu.
"ya Lo juga pulang lah Van " ucap Rara mencoba sabar ,karena orang sabar disayang tuhan.
"tapi gue gak mau pulang" ucap Vano
entah sengaja atau tidak menguji kesabaran Rara
"yaudah mampir ke rumah aja " ucap Rendy
"waw peka juga adik ipar gue kalau gue itu pengen mampir ke rumahnya" ucap Vano tersenyum
"yaudah yuk ,gue mau pulang" ucap Rara
akhirnya Vano bisa mampir ke rumah Rara dan Rendy.
skip dirumah Rara dan Rendy....
Vano nyelonong masuk ,lalu duduk disofa ruang tamu. dan raut wajahnya tampak kebingungan.
"kenapa Van ?" tanya Rendy melihat raut wajah Vano yang kebingungan.
**jangan lupa like vote and coment ya readers 🙂
sampai jumpa di episode berikutnya 🌸
__ADS_1
terimakasih karena mau mampir ke cerita author.
oh ya untuk kedepannya author gak bisa lagi update setiap hari kemungkinan.karena tugas author juga udah numpuk jadi author bakal usahain kalau ada waktu luang buat update.ikuti terus ya kelanjutan cerita Rara dan Rendy yang mungkin masih sangat kaku penulisannya jadi mohon 🙏 dimaklumi readers.author akan berusaha membuat ceritanya agar jadi lebih menarik**.