
"Ren gue laper kita cari makan di yuk" ucap Rara menatap Rendy menaik turun alis nya.
"lemah banget sih jogging bentar aja udah laper ,dasar cewek lemah" cibir Rendy
"Lo bilang gue cewek lemah" beo rara menatap sinis Rendy
"yaudah ini gue perlihatkan kekuatan cewek lemah" sambung Rara ,lalu menginjak kaki Rendy dengan sekuat tenaga.
"aduh....ngapain sih Lo pake nginjak kaki gue segala,sakit tau gak " ucap Rendy
"gue cuma nunjukin kalo cewek yang Lo bilang lemah juga punya kekuatan , buktinya Lo kesakitan karena kaki Lo gue injak" ucap Rara
"yaudah kalo gitu gue injak balik kaki Lo biar Lo ngerasain gimana rasa sakitnya" ucap Rendy hendak membalas Rara
"eittss...gak mau" ucap Rara sedikit menjauh dari Rendy
"dan apa tadi Lo bilang mau nginjak balik kaki gue,apa sekarang seorang Rendy Aldarick Admaja CEO yang disegani semua orang ,mau jadi seorang pengecut dengan menindas cewek kaya gue" ucap Rara
"siapa yang mau nindas gue cuma mau balas perbuatan kurang kerjaan Lo" ucap Rendy mendekat bukannya menjauh Rara malah tersenyum manis namun dibalik senyum manis nya itu tersimpan berbagai macam kelicikan.
"kalo Lo nginjak kaki gue ,gue bakal teriak lalu semua orang menganggap Lo itu udah KDRT sama gue ,Lo juga bakal dianggap pengecut,pecundang yang beraninya cuma sama perempuan kalau Lo mau itu terjadi silahkan lakuin aja" ucap Rara melipat kedua tangannya didada
"siapa takut" ucap Rendy sinis.satu hal yang Rara lupa kan dari Rendy yaitu selicik apapun dia tapi Rendy jauh lebih licik dari dia.
rendy memapas jarak diantara mereka
"AAAAAA TOLONGGG...." teriakan Rara menggema ,ketika Rendy menarik tangannya dia pikir Rendy akan menginjak kaki nya.namun apa yang Rara pikirkan salah Rendy malah memeluk Rara.
__ADS_1
teriakan Rara membuat semua orang yang ada di taman tersebut menatap Rara .
"ada apa mba? kenapa teriak minta tolong?" tanya salah satu pengunjung taman
Rara hendak menjawab pertanyaan pengunjung tersebut namun Rendy lebih dahulu menjawabnya "nggakpapa kok Bu ,istri saya cuma kaget karena melihat ada ulat bulu disitu" ucap Rendy tersenyum sembari menunjuk salah satu bunga yang ada ditangan.membuat semua orang kembali ke aktivitas masing-masing.
"ooh,kirain kenapa" ucap pengunjung tersebut lalu pergi meninggal kan mereka berdua
"dasar manusia es pengalaman banget Lo bohong ternyata" cibir Rara
Rendy hanya diam lalu berjalan meninggal kan Rara
"Lo mau kemana" ucap Rara sambil mengejar Rendy
"Ren tungguin gue" ucap Rara
"oke gue minta maaf atas ucapan gue tadi ,gue cuma asal ngomong tadi " ucap Rara ,karena dia berpikir diamnya Rendy karena kesal dengan ucapan nya tadi.
"Ren ,gue minta maaf,maafin gue ya" ucap Rara dengan tulus.rendy berbalik dan menatap Rara , menghela nafas panjang
"gue mau makan " ucap Rendy
"yaudah ayo,gue juga mau makan" ucap Rara menggandeng tangan Rendy
kini Rara dan Rendy sedang makan bubur ayam. Rara memakan bubur ayam dengan lahap tanda memperhatikan sekitarnya.
"permisi ,boleh duduk disini nggak" ucap seorang perempuan,dan langsung duduk disebelah Rendy .Rara dan Rendy itu duduknya berhadapan ya.
__ADS_1
Rara mengerutkan keningnya menatap perempuan tersebut "duduk aja biar gue bilang Lo nggak boleh duduk disitu juga Lo pasti tetap maksa mau duduk disitu" ucap Rara lalu melanjutkan makannya.
"hay,kak Rendy apa kabar? " ucap perempuan tersebut
"baik,maaf anda siapa?" ucap Rendy bingung
"astaga kak Rendy udah lupa sama aku,aku Farisa kak adik kelas kakak waktu SMA" jelas perempuan tersebut yang ternyata bernama Farisa
"oh " ucap Rendy
"iya kak,ini siapa kak adik kakak ya" ucap farisa
"bukan" ucap Rendy agak risih dengan pertanyaan Farisa
"apa sahabat kakak" ucap Farisa
"apaan sih Lo kepo banget"ucap Rara yang sedari tadi diam melihat tingkah Farisa
"emang kenapa kalau gue kepo Rendy aja nggak keberatan kalau gue kepo,emang Lo itu siapa ngomong kaya gitu sama gue cuma sahabat juga" ucap Farisa tidak suka pada Rara
"ya suka suka gue donk ngomong apa mulut mulut gue yang ngomong lagian yang gue bilang itu fakta Lo itu kepo " ucap Rara
**jangan lupa like ,vote and coment ya readers 🙂
maaf kalau episode ini terlalu gak jelas ceritanya 🙏
sampai jumpa di episode berikutnya 🌸**
__ADS_1