
Cklekk..
Rendy menutup pintu balkon dan melangkah menghampiri Rara yang sudah terlelap diatas ranjang “apa yang kamu sembunyikan?” lirih Rendy mengusap puncak kepala Rara kemudian memperbaiki selimut. Rendy berbaring dan menarik tubuh Rara hingga masuk ke pelukannya
Cupp..
Rendy mencium lembut kening Rara “mimpi kan aku sweetheart.. I love you Vio..” ucap Rendy sebelum menyusul Rara masuk ke alam mimpi
🌸🌸🌸
Hari ini tiga orang terlihat sedang duduk disofa ruang tamu. Pasangan suami-istri duduk berdampingan dan seorang perempuan yang duduk disebrang mereka.
“jadi, apa maksudnya kita berkumpul disini?” Rara menatap Rendy kemudian beralih pada Vanya didepannya
“tentu saja menyelesaikan semua salah paham antara kita Sweetheart” jawab Rendy menatap Vanya seolah meminta perempuan itu untuk buka mulut
“Rara aku minta maaf. Memang benar janin diperutku bukan milik Rendy dan kami tak pernah punya hubungan lebih. Aku tahu aku salah. Aku minta maaf. Tapi tolong aku, aku tak mau ayah dari bayi ini menemukan keberadaan ku, tolong bantu aku. Sebenarnya aku masuk ke rumah ini tak ada niat untuk merebut posisi mu sebagai nyonya dan pemiliknya, tapi karna aku tau hanya disini aku dan janin ku bisa aman dan tak ditemukan. Aku mohon tolong bantu aku” Vanya bersimpuh didepan Rara menangkup kedua tangannya
“Bangun lah. Kau tak perlu memakukannya” Rara menatap Vanya, tak ada emosi atau apapun di ucapan Rara, dia bagai air yang tenang
“Tidak. Tidak sebelum kamu berjanji akan membantuku” kekeuh Vanya dengan mata memerah
“aku bisa membantu apa? Tak ada” balas Rara
“Tapi Rendy bilang jika kamu setuju membantuku maka dia juga bersedia” mendengar ucapan Vanya, Rara menatap Rendy meminta jawaban
“sweetheart tadi setelah sarapan Vanya menemui ku dan mengakui semua kesalahannya. Dia setuju keluar dari rumah ini dengan syarat kita membantunya bersembunyi dari pria yang memburunya. Apapun keputusan mu aku akan mendukungmu” jelas Rendy tak mau ada salah paham apapun yang bisa mengancam rumah tangganya dengan Rara
“sampai kapan?” tanya Rara melirik Vanya
“sampai dia melahirkan setelah itu, dia akan pergi dengan identitas baru” jawab Rendy apa adanya
“lalu dimana dia akan bersembunyi? Dia tak mungkin berada di tengah-tengah kota besar, dengan statusnya yang jadi buronan pribadi” ucap Rara meminta solusi pada Rendy
“untuk sementara Vanya akan tinggal di Villa milik temanku. Kebetulan Vila itu terletak tak jauh dari kota tapi cukup tersembunyi” ucap Rendy menatap Rara berusaha memahami raut wajah yang berubah tak seperti pertama bertemu. Sebelumnya Rara sangat cerewet tapi sekarang berubah menjadi lebih diam tak banyak bicara
“Okey. Aku akan membantumu” Rara menepuk pelan pundak Vanya
🌸🌸🌸
Dengan senyum lebar Rendy melangkah menuju halaman belakang dimana Rara berada. Tampak disana dibawah sebuah pohon yang teduh Rara berbaring beralaskan tikar dan sebuah buku yang menutup wajahnya, seperti nya Rara tertidur.
__ADS_1
Perlahan Rendy mengambil buku yang menutup wajah Rara, terpampang lah wajah dengan pahat yang indah dengan mata yang terpejam.
Cupp...
Sebuah ciuman mendarat dikening Rara, membuatnya membuka kelopak mata melihat siapa yang menggangu tidur siangnya.
“good afternoon sweetheart. Apa kamu merindukan ku? Aku sangat merindukanmu” Rendy menatap mata indah itu berusaha menyelami segala hal didalamnya
“heuh...kamu pulang lebih awal” Rara merubah posisi menjadi duduk menghadap Rendy
“jawab pertanyaanku sweetheart” ucap Rendy sebelum meneguk hingga tandas segelas jus jeruk
“pertanyaaan? Yang mana?” alibi Rara
“Tak tahu atau pura-pura tahu? Jadi apa kamu merindukan ku sweetheart?” Rendy mengulangi pertanyaannya, sesuatu hal yang tak pernah dia lakukan
“apa itu penting?” Rara menaikan sebelah alisnya
“tentu saja penting. Jadi jawab” ucap Rendy yang lebih terdengar seperti rengekan
“Aku tak tahu” Rara menunduk kan kepala. Benar dia tak tahu karena dia juga bingung dengan semuanya
“bagaimana jika kita memastikannya” cara bicara Rendy mulai terdengar mencurigakan
“lihat saja nanti” ucap Rendy meninggalkan Rara dengan sejuta pertanyaan
Rara terus menatap punggung Rendy yang menjauh dari pandangannya, hingga menghilang dari pandangannya. Entah kenapa Rara merasa bingung dengan keadaan dan tak bisa menduga yang terjadi ke depan nya. Apakah Rara punya perasaan untuk Rendy? Jelas saja punya, kebersamaan mereka dalam waktu yang tak singkat itu cukup bisa menumbuhkan benih-benih perasaan yang mulai mengakar dihati Rara.
“Ku harap orang itu bukan kamu” gumam Rara menatap sendu ke arah pintu masuk
🌸🌸🌸
“apa ini harus Ren?” Rendy hanya tersenyum simpul kala pertanyaan itu meluncur dari mulut Rara, jemarinya dengan lihai mengikat sebuah kain panjang untuk menutupi mata Rara
“tentu” jawab Rendy seraya mendarat kan sebuah ciuman di kening Rara
Dengan perlahan Rendy menuntun Rara keluar dari mobil dan melangkah menuju suatu tempat.hingga deburan ombak terdengar jelas ditelinga Rara.. Kain penutup mata Rara di buka, netra Rara memindai sekitar, dia tak menyangka Rendy melakukan ini semua. Apa ini maksudnya tadi siang? Tapi untuk apa? Pikir Rara melamun dan terlarut dengan semua pertanyaan di benaknya.
Mereka sedang berada di sebuah yacht yang bergerak menuju tengah laut di iringi oleh deburan ombak. Tempampang nyata dimata Rara dekorasi dinner di depannya.
Sedangkan Rendy malah gelisah dengan reaksi Rara yang hanya diam tak menunjukkan apapun “apa Rara tak suka dengan kejutan nya atau ada yang kurang? Tapikan Reno bilang perempuan suka kejutan dan hal yang romantis. Apa ini masih kurang romantis?” batin Rendy karena dia tak pernah melakukan ini untuk siapapun sebelum, ini adalah yang pertama. Biasanya jika hendak dinner dengan mantan-mantannya dulu, mereka sendiri yang menyiapkan nya dan Rendy tinggal datang dan makan saja.
__ADS_1
“Sweetheart.. are you okey?? Heyy... Sayang..” Rendy mengguncang kan bahu Rara untuk menyadarkan sang istri dari lamunannya
“hah?! Iya. Kamu menyiapkan ini semua?” ucap Rara terbuyar dari lamunannya menatap Rendy yang juga menatap nya
“iya. Indah bukan? Kamu suka sweetheart?” Senyum ikut tersungging di bibir Rendy melihat senyum merekah dibibir Rara
Brukk...
Rara memeluk erat Rendy untuk pertama kali, dia berjinjit, dagunya bertengger dipundak Rendy. Tangan Rara melingkar memeluk Rendy, memejamkan matanya menikmati suasana indah ini. Perlahan air mata gugur menciptakan jalur kecil dipipi, saat kelopak mata nya mengerjap.
Rendy membalas pelukan Rara, mengelus puncak kepala sang istri yang berada tepat di samping pipinya. Ini lah hari yang dinanti Rendy dimana Rara memeluk erat dirinya seakan takut kehilang dan Rendy melakukan hal yang sama.
“Thanks and I love you” bisik Rara lirih terdengar jelas di telinga Rendy, pernyataan cinta yang disaksikan oleh indahnya malam dan deburan ombak yang mengalun indah.
“I love you too Vionara Ayunda Admaja. I love you so much, hari ini, besok dan selamanya” balas Rendy mencium pipi Rara
“malam yang sempurna. Semoga kita selalu bersama” batin Rara
Langit malam bertabur indahnya bintang berhiaskan bulan yang bersinar indah, bulan purnama menambah kesan untuk dinner 2 insan yang sedang jatuh cinta tapi sulit terucap di bibir. Tindakan adalah suatu bukti nyata yang lebih indah dari sekedar kata-kata dan janji yang manis tapi berujung kecewa.
🌸🌸🌸
“Vio.. Vionara” panggil Rendy, jemarinya bergerak memainkan rambut Rara yang duduk dipangkuan menikmati indahnya langit malam yang gelap menyimpan berjuta pesona
“Iya.. “ jawab Rara singkat, dia bersandar pada dada Rendy
“Vio.. kenapa malam ini cahaya bintangnya redup?” tanya Rendy menunjuk bintang-bintang dilangit
“Karena cahayanya kalah sama aku. Ya kan?” Rara mendongak kan wajahnya menatap Rendy
Rendy menatap balik Rara sambil tersenyum “yes sweetheart..you are the light of my life and light in my dark Vio...” jawab Rendy menurunkan sedikit wajah nya menjangkau bibir sang istri dan memberikan kecupan singkat
“kalo jantung kamu kenapa berdetak kencang?” ucap Rara dengan tatapan polos, sejak dia bersandar didada sang suami dengan jelas dirinya mendengar jantung itu berdetak kencang seakan habis lari maraton
“because..
**hii... readers apa kabar? semoga gak bosan ya baca alur nya yang masih ngasal dan semangat jalani hari💪
mohon maaf lahir dan batin, maaf kalau ada kesalahan dalam mengetik**.
**********************sampai jumpa di episode berikutnya 🌸
__ADS_1
silahkan like and vote jika suka dan silakan ketik komentar kamu kalau merasa ada yang kurang di karya author atau sesuatu yang harus diperbaiki🌸************************