
"hemm" dehem Rendy
Rara ,Vika dan Dira menatap siapa yang berdehem,sedangkan Rey tetap fokus dengan hp nya.
"wuihhh Ra liat nih jus maha karya gue keren kan" ucap Rian yang muncul dari arah dapur membawa segelas jus buah naga dengan campuran berbagai potongan buah. membuat semuanya menatap Rian.
Rendy menaikan sebelah alisnya melihat Rian yang muncul dari arah dapur.
"oh my God Rian ,itu jus atau apa ,kok kaya gitu" ucap dira
"Ren ,jangan bilang kalau cowok itu selingkuhannya Rara ,astaga " ucap Vanya menunjuk rian
"tega banget Lo Ra selingkuh pas Rendy kekantor" ucap Jesy
Rara mengerutkan keningnya mendengar ucapan Vanya dan Jesy .
Jesy dan Vanya berusaha memojokan Rara didepan Rendy.
"wah gila Lo pake bilang gue selingkuhan Rara, itu Lo kalo ngomong pake otak dikit kali" ucap Rian
"tau ,udah pakaian kekurangan bahan terus fitnah orang lagi,apa Lo itu seorang tuna susila " ucap dira pedas
Risa ,Revan dan Reno bersorak dalam hati melihat perlakuan dira dan Rian karena menurut mereka Vanya pantas mendapatkan itu semua.ternyata ada aja orang yang berani ngomong blak-blakan tanpa memikirkan resikonya.
"Lo ....." ucap Vanya sambil menunjuk Dira
"apa hah Lo pikir dengan modal telunjuk doank gue takut sama Lo!!!! gak !!!! kalau berani sini maju gue kalau bisa gue putusin tuh pita suara lo biar Lo gak bisa sembarang fitnah orang " ucap dira tanpa rasa takut
(note: sebenarnya Rara,Dira ,Vika , Rian dan Rey itu bisa beladiri)
"kenapa diam!!! Lo takut !!! " ucap dira
"dir udah dir gak usah didengerin yang dibilang" ucap Rara berusaha menenangkan Dira
__ADS_1
"tapi Ra.." lirih Dira ,dengan segera rey menarik Dira ke pelukan nya agar tenang
"hai kenalin gue Vika sahabat Rara " ucap Vika
"Lo ngapain sih vik" ucap Rian
"gue cuma mau kenalan sama cewek itu" ucap Vika tersenyum menunjuk Risa
"hai gue Risa pacar Revan sahabat Rendy" balas Risa tersenyum
"tumben Lo senyum" ucap Rian dan mendapat tatapan tajam dari Vika
"mampus Lo" ucap Rara
"kalau lo,siapa" ucap Risa menatap Dira
"Dira sahabat Rara" ucap dira ketus
"Rey sahabat Rara " ucap Rey
"gue tau kok Lo bukan selingkuhan Rara " ucap Risa
"gue Rendy , suaminya Rara" ucap Rendy menatap Rara
"gue Revan sahabat Rendy dan pacar Risa " ucap Revan
"gue Reno sahabat Rendy " ucap Reno
"gue Al sahabat Rendy " ucap Al dingin
"gue Jesy tunangan Al" ucap Jesy
"kalau si tufit itu namanya siapa" ucap rian menunjukkan wajah tak bersahabat pada Vanya
__ADS_1
"siapa tufit" ucap Reno bingung
"tukang fitnah " ucap Rian
mereka semua tentu tau siapa yang dimaksud oleh Rian
"gue bukan tukang fitnah,dan gue Vanya mantan Rendy yang masih dicintai oleh Rendy" ucap Vanya bangga
ucapan Vanya membuat Rendy terlihat buruk bagi sahabat Rara.
"dasar calon pelakor muka tembok" ucap Rian dan menerima plototan dari Rey karena tak bisa menjaga mulutnya
"apa Lo bilang" ucap Vanya
"kenapa kesinggung ya mba ngerasa banget ya kalo udah jadi calon pelakor, bukan calon lagi tapi udah dinobatkan jadi pelakor. pantes aja nuduh gue selingkuhan Rara kalau ternyata situ yang mau jadi selingkuhan" ucap Rian tanpa mempedulikan plototan Rey
Vanya ingin menjawab ucapan Rian tapi dipotong oleh Rendy
"hemm,lebih baik kita duduk dulu baru ngobrol " ucap Rendy
mereka duduk bersama diruang tamu Vanya yang hendak duduk dekat Rendy tapi dihalangi oleh Reno.
"gue mau nanya sesuatu sama Lo Rey" ucap Revan
"apa" ucap Rey
"Dira itu pacar Lo" ucap Revan
"bukan,dia sahabat gue cuma udah gue anggap adek gue sendiri sama kaya Vika dan Rara " ucap Rey
"oh" ucap Revan
**jangan lupa like vote and coment ya readers 🙂
__ADS_1
sampai jumpa di episode berikutnya 🌸**