Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
-Memberitahu Dareen dan para pekerja.


__ADS_3


......................


Sore hari tepat pukul 15.00 dareen sampai rumah lalu masuk menuju kamarnya untuk membersihkan diri.


Tak lama ada yang memanggil namanya.


Tok Tok Tok


"Dar, kamu ada di dalam" Ucap Bu Rani


"Iya mah, ada apa" jawab Dareen dari dalam kamar


"Ada yang mau mama bicarakan bisa keluar dulu sebentar ga?" Tanya sang mama


"Iya sebentar Dareen keluar" Ucap Dareen


"Yasudah mama tunggu di ruang santai lantai 4 ya Dar" Ucap Bu Rani


"Iya mah" Ucap Dareen


***


Sekarang Dareen sudah sampai di ruang santai lantai 4


"Sore mah" Sapa Dareen pada sang mama yang sedang membaca majalah


"Eh, siang boy" Ucap Bu Rani sambil lalu menaruh majalah di meja


"Ada apa mama panggil Dareen kesini?" Tanya Dareen to the Point


"Gini, mama sudah menentukan hari pernikahan kamu dengan Clara" Jelas sang mama


Dareen memutar bola mata malas ternyata sang mama memanggil dirinya kesini untuk membahas hari pernikahan yang sangat tidak penting baginya


"Hm" Ucap Dareen singkat


"Ih kok singkat banget sih, seharusnya kamu seneng karena sebentar lagi kamu bakalan nikah" Ucap sang mama


"Nikah terpaksa lebih tepatnya, nikah hanya demi mendapat keturunan" Ucap Dareen dengan nada sinis


Bu Rani yang mendengarnya seketika sedih, setidak mau itukah anaknya menikah dengan Clara wanita pilihannya.

__ADS_1


"Yasudah boy terserah kamu saja, tapi ingat sekali lagi kamu nanti jangan pernah menyesal menikah dengan Clara hanya demi keturunan" Jelas sang mama


"Hm" Ucap Dareen singkat


"Jadi pernikahan kamu dengan Clara akan dilaksanakan 2 Minggu lagi" Ucap Bu Rani langsung


"Hah!, gabisa di lamain lagi ma?" Tanya Dareen


"Tidak bisa" Bu Rani langsung pergi dari ruangan itu


Tak lama Dareen pun ikut keluar dari ruang santai menuju kamarnya


***


Malam harinya keluarga Aditama serta semua pekerja kecuali Clara dan Bu ayu di kumpulkan di ruang tengah.


"Baik saya akan langsung memulai ya" Ucap pak Alex


"Jadi tujuan saya mengumpulkan kalian di sini adalah untuk memberitahu sesuatu yang sangat penting untuk kalian" sambung pak Alex


Semua para pekerja tentu bingung dan ada pula yang sedikit takut, takut tiba tiba di pecat


"Saya akan memberitahu tentang acara pernikahan dareen" Ucap pak Alex lagi


"Pasti kalian bingung Dareen akan menikah dengan siapa, Jadi Dareen akan menikah dengan Clara anak dari Bu ayu" Ucap pak Alex tegas


"Jadi mulai saat ini kalian sudah harus mulai lebih menjaga Clara agar tidak terlalu berlebihan dalam bekerja yang membuatnya kelelahan, karena Clara saat ini belum mau resign dari pekerjaannya" Jelas Bu Rani


Para pekerja tentu terkejut dengan ucapan pak Alex kemudian mereka juga mengerti dengan ucapan Bu Rani


" Oke kalian bisa kembali ke tempat kerja kalian masing masing" Ucap Bu Rani


Semua pekerja berlalu dari ruang tengah menuju pekerjaan mereka masing masing, Para pekerja tidak ada yang berfikiran buruk tentang Clara karena mereka hanya pembantu dan pekerja, mereka pun tahu pasti ada alasan tertentu mengapa tuan mudanya menikah dengan Clara, dan mereka merasa tidak berhak untuk ikut campur


para pekerja di sana tidak seperti ibu ibu dan bapak bapak rempong luaran sana yang mengurusi setiap urusan orang.


***


- Di Kamar Clara


Clara hari ini tidak sesemangat hari hari sebelumnya, clara saat ini lebih suka melamun dan itu menjadi pengaruh buruk untuk pekerjaannya


"Nak, ada apa? kok ibu perhatikan kamu dari tadi hanya melamun saja?" Tanya Bu ayu

__ADS_1


"Eh nggak Bu gapapa, Clara ga kenapa Napa" Ucap Clara


"Kalau ada masalah ceritakan saja ke ibu nak, jangan di pendam sendiri" Jelas Bu ayu


"Bu apa Clara bisa ya menjalankan pernikahan ini nanti bila memang pernikahan ini terjadi" Ucap Clara mulai terbuka pada sang ibu


"Bisa, Clara pasti bisa menjalankan pernikahan ini" Jelas Bu ayu tegas


"Tapi Bu, Clara menikah hanya untuk memberikan keturunan pada tuan dareen Bu" Ucap Clara mulai sedih


"Untuk itu kamu bisa memperjuangkan anak kamu nak"


"Tapi Bu nanti tuan Dareen akan mengusik kita bila anak itu tidak di serahkan ke tuan Dareen" Jelas Clara


"Sedangkan kita tidak punya apa apa Bu untuk melawan tuan Dareen" Jelas Clara lagi


Bu ayu hanya diam mendengarkan dan memeluk sang anak, karena dia juga bingung harus berbuat seperti apa


***


-Kamar Dareen


Dareen pun juga sedang melamun, namundia melamun bukan karena masalah pernikahannya dengan Clara.


melainkan karena memikirkan aturan aturan yang akan di buat selamat pernikahan kontrakmya dengan Clara


"Huh! Gue harus buat aturan yang sulit dan buat dia ga betah lama lama sama gue" Ucap Dareen menyeringai


" Tapi apa ya" Gumam Dareen pada diri sendiri


"Aha! gue ada ide" Dareen langsung mencatat di sebuah kertas aturan pertama untuk Clara dan pernikahan dia nanti


Setelah peraturan pertama selesai dareen langsung menulis peraturan ke 2


begitu juga seterusnya peraturan ke 3 4 5 6 7 dll


(Untuk para pembaca jangan kepo dulu ya aturan aturan yang di buat Dareen:>)


Setelah dirasa peraturan yang di buat Dareen cukup dan memuaskan, Dareen langsung menyimpan kertas di laci meja samping tempat tidurnya


lalu Dareen langsung berjalan menuju kamar mandi untuk cuci kaki, sikat gigi, mencuci muka, dan berganti baju tidur, lalu naik ke ranjang untuk tidur karena hari sudah mulai larut


***

__ADS_1



__ADS_2