Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
-Melepaskan dan pergi


__ADS_3

Tak terasa kini sudah 1 Minggu Clara bersama sang anak, Clara belum memberi nama pada anaknya itu karena Clara ingin papa dari sang anaklah yang memberinya nama


Hari ini Clara memutuskan untuk menyerahkan anaknya kepada papanya yaitu Dareen, Clara juga akan memberikan surat cerai yang baru hari ini keluar


Selama seminggu Clara juga sedang mengurus surat perceraiannya dengan Dareen, walaupun cukup susah namun Clara berhasil dengan bukti bukti perselingkuhan Dareen


Dan selama seminggu pula Clara benar benar menghabiskan waktunya dengan sang anak, Clara sering memfoto sang anak mencium dan bermain dengannya karena dia pasti yakin hari ini pasti akan terjadi


Hari dimana dia menyerahkan sang anak pada papanya sesuai dengan perjanjian di awal pernikahan


Saat ini Clara sedang berjalan menuju rumah Dareen, ada sedikit rasa kecewa bila Clara mengingat bagaimana perlakuan Dareen selama dirinya di rumah itu


Hari ini merupakan hari yang Clara tunggu tunggu karena Clara bisa keluar dari kehidupan Dareen yang keras, namun hari ini pula yang tidak sama sekali Clara tunggu karena dia harus melepaskan sang anak


'Hari ini hari terakhir kita bersama sayang, semoga kamu bisa lebih bahagia bila bersama papa' Batin Clara sedikit meneteskan air mata


"Neng maaf kita sudah sampai" Ucap pak supir taxi


"Oiya pak makasih ya pak, bapak tunggu disana sebentar ya pak saya mau masuk dulu" Ucap Clara menunjuk tempat yang cukup jauh dari rumah Dareen


"Siap neng"


Clara turun dan menurunkan stroller bayi lalu menaruh anaknya di stroller


"Bismillah sayang ini benar benar hari terakhir kita bersama" Ucap Clara meninggalkan stroller tepat di depan pagar, karena bila masuk Clara cukup takut bila masuk kembali ke rumah itu


Setelah menaruh sang anak, Clara buru buru pergi meninggalkan sang anak sendirian di depan pagar rumah suaminya alias calon mantan suami


setelah sampai di Taxi Clara langsung masuk dan dia membuka masker serta topi yang menjadi alat penyamarannya, lalu Clara menitikan air mata karena tak tega bila melihat sang anak di depan pagar suaminya


"Pak jalan ya" Ucap Clara

__ADS_1


"Siap neng" Taxi mulai berjalan dan Clara terus memandangi sang anak hingga tidak bisa dilihat


Clara terus mengeluarkan air matanya karena ada rasa sakit karena dia harus mengorbankan sang anak


Tapi Clara juga sedikit tenang karena mungkin kebutuhan sang anak bisa sangat terpenuhi


"Bunda harap kamu bisa bahagia sayang dan bunda janji bunda akan kembali suatu saat nanti dan bunda tidak tahu suatu saat itu kapan datangnya" Ucap Clara pada diri sendiri


Clara terus melamun menatap luar jendela hingga dia tidak sadar bahwa dia sudah sampai di rumah kontrakannya


"Bu Mirna Clara pamit ya Bu makasih sudah mau mengontrakkan Clara disini" Ucap Clara berpamitan


"Iya neng santai aja" Ucap Bu Mirna


"Yaudah Bu Clara pamit ya, ini uang bulanan kontrakannya Bu" Ucap Clara sambil memberikan uang pada Bu Mirna


"Iya neng makasih ya neng hati hati di jalan"


"Iya Bu makasih, kalau gitu cakar permisi ya Bu"


"Jalan ke bandara ya pak" Ucap Clara


"Siap neng"


'Semoga dengan aku meninggalkan negara ini aku bisa menemukan tempat istirahat yang tepat di negara lain' Batin Clara


Clara memutuskan pergi dari negara dia dilahirkan menuju negara asing karena Clara butuh istirahat dan melupakan segala kejadian yang pernah terjadi di negara tempat dia dilahirkan itu


Sebelum berangkat ke bandara Clara ternyata mengunjungi makam sang ibu untuk berpamitan


"Bu, Clara pamit ya Bu Clara mau ke luar negeri, semoga di negeri baru Clara bisa lebih tenang dan melupakan segala masalah Clara selama ini" Ucap Clara sambil memeluk batu nisan sang ibu

__ADS_1


"Yaudah Bu Clara pamit ya, sampai ketemu di suatu hari nanti Bu" Clara berdiri dan berlalu dari makan sang ibu menuju Taxi kembali


"Sekarang kita ke bandara neng?" Tany pak supir


"Iya pak sekarang langsung ke bandara ya pak"


"Siap neng"


Mobil berjalan menuju bandara terdekat di kota itu, selama perjalanan Clara melamun terus menerus pikiran dia bercampur menjadi satu dia memikirkan sang anak, memikirkan bagaimana kedepannya, memikirkan apakah dirinya bisa bertahan di negara orang Dan lain sebagainya


Kurang lebih 30 menit Clara sampai di bandara, Clara langsung turun dan masuk ke dalam untuk memesan tiket terlebih dahulu


Clara berencana untuk pergi ke negara Swiss dan kebetulan sekali Clara bisa berbahasa Inggris dan Clara melihat jika negara Swiss adalah negara yang cocok untuk dirinya beristirahat


***


- Pukul 15.00


Saat ini Clara sudah berada di dalam pesawat Clara membutuhkan waktu 16 jam untuk bisa sampai ke negara yang dia tuju


Selama di pesawat Clara terus memandangi sang anak yang sempat dia foto dan dipindahkan ke hp dia yang baru


Clara memang membeli hp baru dengan harga yang cukup murah sedangkan hp yang lama dia simpan dan dia tidak berencana untuk membukanya lagi karena bisa saja seseorang mencari dia menggunakan hp dia yang aktif


Jadi Clara membeli hp baru dengan nomor baru agar menghindari adanya pelacakan


Clara terus memandangi foto sang anak yang dimana ada yang sedang tersenyum senang, menangis, tidur DLL


'Bunda kangen kamu sayang nak" gumam Clara


dan saat ternyata sudah 16 jam Clara berada di udara, Clara sudah sampai di Swiss negara yang menjadi pilihan dia untuk menenangkan diri

__ADS_1


Clara turun dan keluar dari bandara, setelah itu Clara berjalan mencari tempat penginapan terdekat untuk istirahat sementara sebelum Clara mencari tempat tinggal yang pas untuk dirinya tinggal


***


__ADS_2