Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
-Hari Pertama Menjadi Istri.


__ADS_3


......................


-Pagi Hari


Pagi hari pukul 05.00 Clara bangun dari tidurnya dan langsung menuju kamar mandi


Kurang lebih 30 menit Clara mandi akhirnya Clara menyelesaikan kegiatan mandinya, dia langsung keluar dengan baju santai yang baru saja di belikan oleh mama mertuanya alias Bu Rani.


Clara keluar kamar mandi, dan hal pertama yang dia lihat saat keluar dari kamar mandi adalah Dareen yang masih tertidur pulas dengan selimut yang menutupi badan sampai leher.


Clara tidak berani membangunkan Dareen, karena nyalinya belum cukup untuk membangunkan Dareen.


Clara hanya bisa menyiapkan baju kerja Dareen entah nanti baju itu terpakai atau tidak yang penting Clara sudah menyiapkan, dan juga Clara menyiapkan Dareen air hangat untuk mandi entah nanti saat Dareen mandi air itu masih hangat atau sudah dingin kembali.


Sesudah menyiapkan kebutuhan Dareen Clara beralih untuk membersihkan kamar Dareen, mulai dari merapikan sofa tempat dirinya tidur, mengelap meja, meja rias, kaca, dan menata baju baju yang baru selesai dicuci Dan lain sebagainya.


20 menit Clara menyelesaikan kegiatan membersihkan kamar Dareen karena memang kamar Dareen tidak begitu kotor, jadi Clara bisa lebih cepat membersihkan kamar dareen, cuman ada satu yang belum Clara bersihkan yaitu ranjang Dareen, karena di sana masih ada Dareen yang belum terbangun dari tidurnya.


Selesai dengan bersih bersih kamar, Clara melangkah keluar kamar. hal pertama yang dia lihat saat membuka kamar adalah, para pekerja yang sedang membersihkan lantai 4 menggantikan Clara dan Bu ayu.


"Eh Non Clara, sudah bangun non?" Tanya salah satu pembantu yang sedang menyapu di dekat kamar Dareen dan Clara


"Iya Bi, oh ya bi jangan panggil Non dong bi, Clara ngerasa gapantas dipanggil seperti itu" Tolak Clara


"Loh, kan non Clara sudah jadi istri dari den Dareen, jadi kita juga harus menghormati non Clara sebagai istri den Dareen" Ucap pembantu itu


"Yasudah Bi terserah bibi saja" Ucap Clara mengalah dari pada nanti timbul hal hal yang tidak diinginkan


"Kalau gitu Clara permisi ke bawah dulu ya bi" Pamit Clara


"Iya non silahkan" Ucap pembantu itu


Clara melangkah meninggalkan para pembantu yang sedang menyapu di lantai 4 itu.


***


Sesampainya di bawah Clara langsung menuju ke ruang santai, karena disana ada Bu Rani mama mertua Clara.


"Pagi mah" Sapa Clara, Clara sudah mengganti panggilan dirinya ke Bu Rani menjadi mamah seperti janjinya sebelum menikah


"Pagi sayang, sudah bangun?"


"Iya mah"


"Suami kamu kemana kok gak diajak kebawah sekalian"


"Suami aku masih tidur mah" Ucap Clara


"Oo gitu, yasudah kamu disini aja temani mama nonton ya" Ucap Bu Rani


"Iya mah" Ucap Clara seadanya


Clara dan Bu tani menonton tayangan kesukaan mereka yang kebetulan tayangan kali ini sama sama mereka sukai.

__ADS_1


Kurang lebih 1 jam mereka menonton, akhirnya tayangan yang Bu Rani dan Clara tonton selesai juga.


Tepat pukul 06.30 Clara pamit kepada Bu Rani untuk pergi menuju kamar


***


Baru saja masuk ke dalam kamar, Clara sudah di sambut dengan tatapan tajam Dareen


"Anda ini suka banget ya keluyuran, ga malam, tengah malam, bahkan pagi masih keluyuran sampe suami bangun saja anda tidak tahu" Ucap Dareen mulai memarahi Clara


Clara hanya menunduk dan hanya mendengarkan ucapan Dareen yang sedang memarahi dirinya.


"Mulai sekarang anda harus membangunkan saya sebelum pukul 06.00 ngerti?!" Ucap Dareen


"Ng-ngerti tuan" Ucap Clara takut


"Awas anda kalau melanggar, dan jangan lupa juga dengan peraturan utama yang ditulis di surat yang saya beri kemarin" Ucap Dareen lagi


Clara hanya menganggukkan kepala dia, karena dia bingung harus menjawab apa.


"Dan satu lagi, anda jangan memanggil saya tuan di depan keluarga, terserah anda mau memanggil saya apa di depan keluarga asalkan jangan tuan, tapi bila hanya bersama saya anda harus memanggil saya tuan, ngerti!" Ucap Dareen lagi


"Ngerti tuan" Ucap Clara


Setelah mendengar ucapan Clara itu Dareen langsung melangkah keluar dari kamar, tanpa memberi tahu Clara.


Tapi Clara mengerti bahwa Dareen akan pergi ke kantor.


***


30 menit Dareen sudah sampai di kantor utama, dia langsung masuk ke dalam kantor dengan langkah yang berwibawa dan tentunya membuat para wanita terpesona dengan ketampanan dan keindahan tubuh Dareen.


Dareen tidak menggubris sapaan karyawannya itu, dia melanjutkan langkahnya menuju lift.


Sesampainya di lantai atas Dareen langsung masuk menuju ruangan dia yaitu ruangan CEO


Selama perjalanan menuju ruangan tidak ada yang berani menyapa Dareen kecuali perempuan dengan pakaian mini tadi yang sepertinya dia karyawan baru jadi masih belum tahu dengan sifat Dareen


karena semua karyawan disini takut dengan sifat tegas dan kejam Dareen, sedangkan wanita tadi dengan tenangnya menyapa Dareen .


***


Sesampainya di depan ruangan Dareen langsung membuka pintu ruangan lalu masuk ke dalam dan melangkah menuju kursi kerjanya


Dareen mulai mengerjakan pekerjaan mulai dari mengecek Email, membaca berkas berkas, menandatangani berkas berkas dan lain sebagainya


saat sedang fokus tiba tiba ada yang mengetuk pintu ruangan Dareen


Tok Tok Tok


"Masuk" Ucap Dareen dari dalam


Ceklek


"Permisi Boss, ini jadwal boss hari ini" Ucap Alvin

__ADS_1


"Silahkan dibacakan" Ucap Dareen


"Baik"


"Pukul 09.00 ada meeting dengan karyawan keuangan, pukul 13.00 ada pertemuan dengan klien" Ucap Alvin


"Itu saja jadwal saya hari ini?" Tanya dareen, karena tidak biasanya jadwal dia sedikit saat ini biasanya sangat banyak sampai sampai dia diharuskan untuk lembur.


"iya boss hanya itu saja" Ucap Alvin


"Yasudah kamu boleh kembali ke ruangan kamu"


"Baik, permisi Boss" Alvin langsung melangkah keluar dari ruangan Dareen menuju ruangan dia yang berada tepat di samping ruang Dareen.


***


Jika Dareen sedang pekerja, beda dengan Clara yang hanya berdiam diri di ruang santai, karena dia tidak diperbolehkan untuk bantu bantu urusan rumah oleh Bu Rani.


FlashBack On


setelah Dareen pergi kerja Clara berjalan menuju dapur, dia berinisiatif untuk membantu para pembantu.


Namun belum juga sampai di dapur kotor Clara bertemu dengan Bu Rani.


"Nak Clara mau kemana?" Tany Bu Rani


"Ini mah mau ke dapur kotor" Jawab clara


"Loh, ngapain ke dapur kotor?" tanya Bu Rani


lagi


"Mau bantu bantu pekerjaan rumah mah" Ucap Clara jujur.


"Loh ngapain, gausah gausah kamu kan sudah jadi istri Dareen bukan pembantu lagi, jadi gaperlu kamu melakukan pekerjaan rumah" Ucap Bu Rani tegas


"Tapi mah Clara bingung harus ngapain sekarang" Ucap Clara


"Kalau kamu bingung mau ngapain mending kamu nonton aja sana di ruang santai, atau kamu ke taman belakang, atau terserah kamu kemana saja yang penting kamu tidak boleh melakukan pekerjaan rumah seperti yang kamu bilang tadi" Ucap Bu Rani tegas


"Iya mah, maaf" Ucap Clara tidak enak


"Tidak apa apa"Bu Rani tersenyum lembut kepada Clara


"Yasudah kalau gitu mama permisi dulu ya" Pamit Bu Rani pada Clara


"Iya mah"


FlashBack off


Jadilah saat ini Clara hanya duduk diam di ruang santai sambil lalu menonton TELEVISI


'Yaallah semoga pernikahan aku seterusnya seperti ini' Batin Clara, karena Clara merasa di hari pertama menjadi istri ini tidak begitu melelahkan tidak seperti pemikiran dia sebelum sebelumnya


Namun Clara belum tahu dengan pernikahan dirinya kedepannya seperti apa, apakah masih seperti ini atau sudah berubah.

__ADS_1



......................


__ADS_2