
......................
- Keesokan harinya
Di pagi hari seperti biasa semua bangun, mandi lalu sarapan
"Sayang sayurnya dimakan dong" Ucap Bu Rani saat melihat Clara hanya memakan ikan bakar saja
"Iya mah"
"Inget sayang kamu itu sudah ga sendiri lagi, sudah ada nyawa yang harus kamu rawat, jadi jaga terus kesehatan kamu yah" Ucap Bu Rani
"Apalagi nanti setelah anak kalian lahir, kalian harus benar benar kompak sebagai orang tua" Ucap Bu Rani lagi
'Mama salah saat anak ini lahir dia pasti akan dirawat oleh papanya' Batin Clara
"Sudah mah, sarapan dulu bicaranya nanti" Ucap pak Alex
Akhirnya semua sarapan dengan tenang dan menikmati makanan yang mereka makan
Selesai sarapan Clara langsung berjalan menuju kamar sang ibu.
"Assalamualaikum ibu, Clara Dateng" Salam Clara sebelum membuka pintu
Clara membuka pintu dan langsung jalan menuju kursi di samping sang ibu
"Buk kenapa kondisi ibu kayak gini, kapan ibu sembuh, Clara kangen ibu yang dulu" Ucap Clara tanpa sadar air mata dia ikut menetes
"Ibu harus kuat ya, ibu gaboleh nyusul bapak dulu karena Clara masih butuh ibu" Ucap Clara pada sang ibu
"Anak Clara juga butuh neneknya, masa ibu gamau ketemu anak Clara, bangun ya Bu jangan ditutup terus matanya" Ucap Clara lagi
Clara terus mengeluarkan air matanya melihat sang ibu yang berbaring lemas di ranjang.
Tok Tok Tok
Tiba tiba saja ada yang mengetuk pintu kamar Bu ayu
Ceklek
Clara membuka pintu dan menampilkan Dareen dengan baju santainya
"Loh mas kok gaberangkat kerja?" Tanya Clara
"Anda jangan nangis terus kasian anak saya" Ucap Dareen dingin
"Anda harus menjaga anak saya, jangan sampai anak saya kenapa Napa gara gara kamu" Ucap Dareen lagi
"Insyaallah anak tu-eh mas gaakan kenapa Napa, ini kan juga anak saya mas"
"Anak sementara lebih tepatnya" Bisik Dareen di telinga Clara
Mendengar bisikan itu membuat hati Clara sakit namun Clara berusaha untuk menepis rasa sakit ini, karena bila tidak bisa bisa Clara mengeluarkan air mata
"Saya kesini cuma buat itu, dan satu lagi nanti siang saya tunggu dikamar" Ucap Dareen
"Buat apa mas?"
"Tidur siang" Jawab Dareen dan langsung pergi dari hadapan clara
__ADS_1
Mendengar itu Clara langsung membeku ditempat karena tidak biasanya Dareen menyuruh Clara untuk tidur siang
'Udahlah turutin aja apa kata tuan Dareen' Batin Clara sembari kembali masuk kedalam kamar sang ibu
***
- Siang Hari
Seperti ucapan Dareen tadi pagi saat ini Clara sudah berada di dalam kamar dan sedang duduk di sofa
Sedangkan Dareen dia entah kemana Clara juga tidak tahu saat dia masuk Dareen memang sudah tidak ada.
sebenarnya Clara ingin melihat lihat kamar Dareen keseluruhan tapi dia urungkan takut nanti ketahuan oleh Dareen
Karena selama Clara berada di kamar Dareen Clara belum melihat secara menyeluruh kamar Dareen yang super luas ini, bahkan baju dia aja masih berada di dalam koper dan dia mandi di kamar mandi dekat ruang kerja Dareen yang berada di lantai 4
Clara tidak ingin nekat karena Clara takut kena marah Dareen dan berimbas pada baby yang dia kandung
cukup lama Clara menunggu Dareen akhirnya Dareen datang juga
"Nurut juga ya anda" Ucap Dareen
Clara hanya tersenyum tipis
"Anda sudah makan siang?" Tanya Dareen
"Belum tuan" Jawab Clara
"Yasudah, anda sarapan disini bersama saya nanti saya panggil Bi Mira untuk mengantarkan makanan ke kamar saya" Ucap Dareen
"Kenapa ga dibawah saja tuan?"
"Ga-gapapa sih tuan"
"Yasudah nurut aja"
"Iya tuan"
"Sebentar saya telfon Bi Mira dulu"
Dareen berdiri lalu berjalan menuju telfon khusus untuk lingkungan rumah
"Bi tolong antar makanan ke kamar Dareen"
"......"
"Apa saja yang penting ada sayur dan buahnya"
"......"
"Jangan lupa minumnya juga"
"......"
Tut Tut Tut
Dareen kembali menaruh Telfon itu pada tempatnya dan kembali berjalan mendekati Clara yang sedang duduk di sofa
***
15 Menit kemudian ada yang mengetuk pintu kamar Dareen.
__ADS_1
Tok Tok Tok
"Aduh siapa ya tuan" Ucap Clara
"Paling Bi Mira, bentar saya buka dulu"
Dareen berjalan menuju pintu lalu membukanya
Ceklek
"Maaf tuan, ini makan siangnya" Ucap Bi Mira
"Ya bibi bisa pergi"
"Baik tuan permisi" Bi Mira pergi dari depan kamar Dareen
Dan Dareen kembali masuk ke dalam kamar dengan membawa berbagai jenis lauk pauk satu nampan besar
"Ini makan siangnya" Ucap Dareen
"Tuan ini gapapa kita makan di dalam kamar?" Tanya Clara
"Gapapa apa masalahnya hanya makan saja kan?"
"Sudah mending kita makan dulu saya sudah lapar" Ucap Dareen
"Iya tuan"
Clara mengambil piring yang sudah berisi nasi lalu mengambil lauk pauk yang Clara inginkan
"Makan sayurnya juga" Perintah dareen
Clara hanya menurut dia mengambil sayur wortel Dan sayur bayam
Setelah cukup mengambil lauk pauknya mereka langsung memakannya
Clara yang pertama kali makan berdua dengan Dareen di dalam kamar membuat dia gugup
sedangkan Dareen dia tenang tenang saja tidak ada rasa gugup sedikitpun
20 Menit mereka menyelesaikan makan siang mereka
Dareen kembali memanggil Bi Mira untuk mengambil piring kotor
setelah itu Dareen menyuruh Clara untuk tidur siang
"Tuan saya ke ibu saya sebentar ya tuan" Ucap clara
"Tidur siang dulu, nanti malam kan bisa lagian semalam anda kurang tidur jadi anda tidur sekarang" Ucap Dareen tegas
"Tuan sebentar aja, nanti saya balik lagi bener deh" Ucap Clara
"Saya bilang tidak ya tidak!" Tiba tiba Dareen menaikkan volume suaranya dan itu membuat Clara takut
"Sana tidur siang" Perintah dareen lagi
Akhirnya Clara menurut dia naik ke atas ranjang dan langsung tidur walaupun di hati dia merasa tidak tenang
Dareen juga ikut berbaring di samping Clara, mereka tidur dihalangi oleh bantal guling di tengah dan tidur saling memunggungi
***
__ADS_1