
Sore hari
Sore hari ini Clara berencana untuk pergi ke dokter kandungan tujuannya untuk melihat jenis kelamin sang anak
Seperti biasa Clara siap siap terlebih dahulu dengan baju oversize dan juga memakai masker untuk berjaga jaga takutnya ada yang mengenali Clara
Sebelumnya Clara beluk izin pada Dareen karena Clara tidak mempunyai nomor Dareen dan juga Clara tidak tahu bahwa dia akan melihat jenis kelamin anaknya hari ini
Karena sebelumnya Clara tidak ingin mengecek cuman karena mumpung ada waktu dan juga kebetulan Clara bosan jadi Clara memutuskan untuk ke dokter
Clara berharap agar Dareen tidak marah nantinya karena dia ke dokter kandungan tanpa seizinnya
"Semoga papa kamu gamarah ya sayang, doakan bunda ya semoga bunda dan kamu tidak kena marah papa" Gumam Clara sembari membenarkan rambutnya
Kurang lebih 15 Menit Clara bersiap siap akhirnya selesai juga, Clara langsung keluar kamar dan berjalan menuju keluar rumah
Clara ke rumah sakit menggunakan Taxi seperti biasa
dan Taxi yang Clara pesan sudah berada di depan rumah
Clara langsung keluar pagar dan langsung menaiki Taxi yang sudah dia pesan
Clara berangkat dari rumah ke rumah sakit kurang lebih menghabiskan waktu satu jamman, rumah sakit yang Clara kunjungi adalah rumah sakit yang sama saat Clara cek kandungan sebelumnya
"Makasih ya pak" Ucap clara pada pak supir dan tak lupa memberikan uang
setelah turun dari taxi Clara langsung masuk ke rumah sakit dan entah kenapa saat ini rumah sakit itu benar benar sangat sangat ramai, hari hari sebelumnya memang ramai cuman ini sangat ramai berbeda dari hari hari sebelumnya
Tapi Clara tidak menghiraukan itu Clara langsung masuk dan berjalan menuju dokter kandungan
Saat sampai di sana ternyata sedang antree Clara tentu juga ikut antre dia mengambil kartu antrean lalu duduk di kursi yang masih kosong
'Semoga sekarang jenis kelaminnya kelihatan ya sayang' Batin Clara
Sangat lama Clara menunggu sekitar 2 Jamman akhirnya nomer antrean Clara dipanggil
"Nomor antrian 52" Ucap suster dari ambang pintu
Clara langsung berdiri dan masuk ke dalam ruangan pemeriksaan
"Permisi dok" Ucap Clara setelah masuk ke ruangan
"Silahkan duduk Bu Clara" Ucap dokter perempuan yang sama dengan dokter yang sebelumnya
"Apakah ada keluhan Bu?"
"Tidak ada dok" Jawab Clara
__ADS_1
"Baik sekarang kita langsung melihat jenis kelaminnya saja ya siapa tahu sudah bisa terlihat"
"Iya dok"
"Sus tolong siapkan alat alatnya ya, dan Bu Clara silahkan tiduran di sana" Perintah dokter itu sambil menunjuk ranjang yang lebih besar dari sebelumnya
Clara berbaring sembari menunggu alat alatnya di siapkan oleh dokter dan susternya
Perasaan Clara begitu sangat campur aduk antara seneng, sedih dan juga takut
Tak lama dari itu alat sudah siap dan saatnya Clara melihat apakah jenis kelamin anaknya sudah terlihat dan berjenis kelamin apa anaknya ini
"Maaf permisi ya Bu saya keatasin bajunya" Ucap suster
Clara hanya tersenyum karena saat ini Clara sangat gugup dan takut
"Saya lihat ya"
Dokter itu langsung melihat apakah jenis kelaminnya sudah terlihat atau belum
Dokter itu terus melihat sampai 25 Menit berlalu dokter itu memberhentikan dan menaruh alat alat itu lagi pada tempatnya
"Baik Bu clara jenis kelamin anak ibu ternyata laki laki" Ucap dokter
Clara terkejut dan tentu sangat senang karena Clara sudah tahu jenis kelamin sang anak
"Anak ibu juga sehat sehat di dalam sana dan aktif banget insyaallah tidak kekurangan apapun"
"Ini ada vitamin seperti biasa diminum setiap hari"
"Baik dok, terima kasih" Ucap Clara
"Kalau gitu saya permisi dulu dok" Pamit Clara
"Iya mari Bu"
Clara keluar tidak lupa memakai masker
***
- Di rumah
Baru saja sampai dan membuka pintu Clara sudah dikagetkan dengan suara Dareen
"Dari mana saja anda?" Tanya Dareen dengan suara dingin
"Sa-Saya Dari rumah sakit tu-tuan" Jawab Clara gugup
"Ngapain ke rumah sakit? dan kenapa tidak izin ke saya dulu" Ujar Dareen
"Saya kerumah sakit untuk melihat jenis kelamin anak kita tuan" Jawab Clara
__ADS_1
"Dia anak saya bukan anak anda ngerti!" Ucap Dareen tegas
Clara menundukkan kepalanya karena hatinya tiba tiba sakit mendengar perkataan sang suami
"Lain kali kalau mau keluar izin dulu, supaya ga terjadi apa apa sama anak saya"
"Ma-maaf Tu-Tuan" Jawab Clara
"Jadi jenis kelamin anak saya apa?"
"Laki laki tuan"
"Yasudah dijaga baik baik jangan sampai ANAK SAYA kenapa Napa, awass anda" Ucap Dareen sambil menekan kata °Anak Saya°
Dareen kemudian berlalu dan meninggalkan Clara yang masih berdiam diri di depan pintu
"Loh non Clara kok melamun disini sih, masuk non udah mau Maghrib" Ucap Bi Nina yang tiba tiba ada di depan Clara
Clara tentu kaget dan langsung tersadar
"Iya Bi" Jawab Clara
Clara kemudian berlalu menuju kamar dia untuk ganti baju dan bersih bersih badan
Selesai bersih bersih dan ganti baju clara duduk termenung di atas ranjangnya mengingat perkataan Dareen tadi
'Sayang kalau misalnya kamu gak sama bunda selamanya, bunda harap kamu bisa bahagia ya, bisa membanggakan papa kamu nanti' Batin Clara
Clara terus mengelus perutnya dan Ketapang perut buncitnya dengan tatapan sedih
Karena kurang lebih 4 bulan lagi Clara pasti akan berpisah dengan anak yang sekarang dia kandung
Tok Tok Tok
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamar Clara, Clara langsung berdiri dan membuka pintu
"Loh Bi nina, ada apa Bi?" Tanya Clara pada Bi Nina
"makan malam dulu non, makan malamnya sudah siap"
"Iya Bi" Clara langsung keluar dan tak lupa menutup pintu kamarnya
lalu berjalan menuju meja makan dan ternyata di meja makan sudah ada Dareen yang sedang makan
Clara duduk sedikit lebih jauh dari Dareen dan langsung mengambil makanan yang ingin dia makan
15 menit Clara dan Dareen menyelesaikan makan malamnya, Dareen langsung berdiri dan naik ke atas begitupun dengan Clara, Clara langsing berdiri dan berjalan menuju kamarnya
'Kasian sekali non Clara harus bertengkar terus sama den dareen' Batin Bi Nina yang sedari tadi memperhatikan mereka
***
__ADS_1