Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
- Jenis kelamin


__ADS_3


Sore hari



Sore hari ini Clara berencana untuk pergi ke dokter kandungan tujuannya untuk melihat jenis kelamin sang anak


Seperti biasa Clara siap siap terlebih dahulu dengan baju oversize dan juga memakai masker untuk berjaga jaga takutnya ada yang mengenali Clara


Sebelumnya Clara beluk izin pada Dareen karena Clara tidak mempunyai nomor Dareen dan juga Clara tidak tahu bahwa dia akan melihat jenis kelamin anaknya hari ini


Karena sebelumnya Clara tidak ingin mengecek cuman karena mumpung ada waktu dan juga kebetulan Clara bosan jadi Clara memutuskan untuk ke dokter


Clara berharap agar Dareen tidak marah nantinya karena dia ke dokter kandungan tanpa seizinnya


"Semoga papa kamu gamarah ya sayang, doakan bunda ya semoga bunda dan kamu tidak kena marah papa" Gumam Clara sembari membenarkan rambutnya


Kurang lebih 15 Menit Clara bersiap siap akhirnya selesai juga, Clara langsung keluar kamar dan berjalan menuju keluar rumah


Clara ke rumah sakit menggunakan Taxi seperti biasa


dan Taxi yang Clara pesan sudah berada di depan rumah


Clara langsung keluar pagar dan langsung menaiki Taxi yang sudah dia pesan


Clara berangkat dari rumah ke rumah sakit kurang lebih menghabiskan waktu satu jamman, rumah sakit yang Clara kunjungi adalah rumah sakit yang sama saat Clara cek kandungan sebelumnya


"Makasih ya pak" Ucap clara pada pak supir dan tak lupa memberikan uang


setelah turun dari taxi Clara langsung masuk ke rumah sakit dan entah kenapa saat ini rumah sakit itu benar benar sangat sangat ramai, hari hari sebelumnya memang ramai cuman ini sangat ramai berbeda dari hari hari sebelumnya


Tapi Clara tidak menghiraukan itu Clara langsung masuk dan berjalan menuju dokter kandungan


Saat sampai di sana ternyata sedang antree Clara tentu juga ikut antre dia mengambil kartu antrean lalu duduk di kursi yang masih kosong


'Semoga sekarang jenis kelaminnya kelihatan ya sayang' Batin Clara


Sangat lama Clara menunggu sekitar 2 Jamman akhirnya nomer antrean Clara dipanggil


"Nomor antrian 52" Ucap suster dari ambang pintu


Clara langsung berdiri dan masuk ke dalam ruangan pemeriksaan


"Permisi dok" Ucap Clara setelah masuk ke ruangan


"Silahkan duduk Bu Clara" Ucap dokter perempuan yang sama dengan dokter yang sebelumnya


"Apakah ada keluhan Bu?"


"Tidak ada dok" Jawab Clara

__ADS_1


"Baik sekarang kita langsung melihat jenis kelaminnya saja ya siapa tahu sudah bisa terlihat"


"Iya dok"


"Sus tolong siapkan alat alatnya ya, dan Bu Clara silahkan tiduran di sana" Perintah dokter itu sambil menunjuk ranjang yang lebih besar dari sebelumnya


Clara berbaring sembari menunggu alat alatnya di siapkan oleh dokter dan susternya


Perasaan Clara begitu sangat campur aduk antara seneng, sedih dan juga takut


Tak lama dari itu alat sudah siap dan saatnya Clara melihat apakah jenis kelamin anaknya sudah terlihat dan berjenis kelamin apa anaknya ini


"Maaf permisi ya Bu saya keatasin bajunya" Ucap suster


Clara hanya tersenyum karena saat ini Clara sangat gugup dan takut


"Saya lihat ya"


Dokter itu langsung melihat apakah jenis kelaminnya sudah terlihat atau belum


Dokter itu terus melihat sampai 25 Menit berlalu dokter itu memberhentikan dan menaruh alat alat itu lagi pada tempatnya


"Baik Bu clara jenis kelamin anak ibu ternyata laki laki" Ucap dokter


Clara terkejut dan tentu sangat senang karena Clara sudah tahu jenis kelamin sang anak


"Anak ibu juga sehat sehat di dalam sana dan aktif banget insyaallah tidak kekurangan apapun"


"Ini ada vitamin seperti biasa diminum setiap hari"


"Baik dok, terima kasih" Ucap Clara


"Kalau gitu saya permisi dulu dok" Pamit Clara


"Iya mari Bu"


Clara keluar tidak lupa memakai masker


***


- Di rumah


Baru saja sampai dan membuka pintu Clara sudah dikagetkan dengan suara Dareen


"Dari mana saja anda?" Tanya Dareen dengan suara dingin


"Sa-Saya Dari rumah sakit tu-tuan" Jawab Clara gugup


"Ngapain ke rumah sakit? dan kenapa tidak izin ke saya dulu" Ujar Dareen


"Saya kerumah sakit untuk melihat jenis kelamin anak kita tuan" Jawab Clara

__ADS_1


"Dia anak saya bukan anak anda ngerti!" Ucap Dareen tegas


Clara menundukkan kepalanya karena hatinya tiba tiba sakit mendengar perkataan sang suami


"Lain kali kalau mau keluar izin dulu, supaya ga terjadi apa apa sama anak saya"


"Ma-maaf Tu-Tuan" Jawab Clara


"Jadi jenis kelamin anak saya apa?"


"Laki laki tuan"


"Yasudah dijaga baik baik jangan sampai ANAK SAYA kenapa Napa, awass anda" Ucap Dareen sambil menekan kata °Anak Saya°


Dareen kemudian berlalu dan meninggalkan Clara yang masih berdiam diri di depan pintu


"Loh non Clara kok melamun disini sih, masuk non udah mau Maghrib" Ucap Bi Nina yang tiba tiba ada di depan Clara


Clara tentu kaget dan langsung tersadar


"Iya Bi" Jawab Clara


Clara kemudian berlalu menuju kamar dia untuk ganti baju dan bersih bersih badan


Selesai bersih bersih dan ganti baju clara duduk termenung di atas ranjangnya mengingat perkataan Dareen tadi


'Sayang kalau misalnya kamu gak sama bunda selamanya, bunda harap kamu bisa bahagia ya, bisa membanggakan papa kamu nanti' Batin Clara


Clara terus mengelus perutnya dan Ketapang perut buncitnya dengan tatapan sedih


Karena kurang lebih 4 bulan lagi Clara pasti akan berpisah dengan anak yang sekarang dia kandung


Tok Tok Tok


Tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamar Clara, Clara langsung berdiri dan membuka pintu


"Loh Bi nina, ada apa Bi?" Tanya Clara pada Bi Nina


"makan malam dulu non, makan malamnya sudah siap"


"Iya Bi" Clara langsung keluar dan tak lupa menutup pintu kamarnya


lalu berjalan menuju meja makan dan ternyata di meja makan sudah ada Dareen yang sedang makan


Clara duduk sedikit lebih jauh dari Dareen dan langsung mengambil makanan yang ingin dia makan


15 menit Clara dan Dareen menyelesaikan makan malamnya, Dareen langsung berdiri dan naik ke atas begitupun dengan Clara, Clara langsing berdiri dan berjalan menuju kamarnya


'Kasian sekali non Clara harus bertengkar terus sama den dareen' Batin Bi Nina yang sedari tadi memperhatikan mereka


***

__ADS_1


__ADS_2