
Tak terasa kini kandungan Clara sudah memasuki bulan ke tujuh yang artinya 2 bulan lagi Clara akan bertemu dengan sang baby
Selama satu bulan ini Clara bersikap dingin dan cuek pada Dareen, bahkan Clara sudah tidak lagi mengantarkan makan siang ke kantor Dareen
Dan selama 1 bulan pula hubungan Dareen dan citra berjalan dengan sangat romantis, makin hari mereka semakin romantis
Pagi hari ini Clara sarapan di meja makan tentu dengan Dareen, seperti biasa sarapan mereka tidak ada yang bersuara hanya suara piring dan sendok saja
Tak lama Clara menyelesaikan sarapannya, Clara langsung berdiri meninggalkan Dareen yang masih belum selesai sarapan
Dareen menatap kepergian Clara dengan tatapan nanar, Dareen sempat rindu dengan sikap Clara yang dulu yang dimana bila sarapan Dareen selalu ditunggu dan kadang selalu dilayani tapi selama sebulan ini semua berubah sangat drastis
Dareen juga rindu masakan Clara, masakan yang selalu Clara masak untuk makan siang dan mengantarkannya ke kantor
Dareen melamun menatap kepergian Clara yang semakin lama semakin menjauh dari pandangannya
Dareen tak lagi menyelesaikan sarapannya dia mengejar Clara yang sedang berjalan menuju kamarnya
"Tunggu" Ucap Dareen
Otomatis Clara berhenti lalu berbalik menatap Dareen
"Saya mau bicara sebentar bisa ikut saya" Ucap Dareen
Clara hanya mengangguk, melihat anggukan Clara Dareen tentu senang
"Aku ikut saya, kita bicara di taman"
Clara hanya mengangguk dan berjalan mendahului Dareen
Sesampainya di taman Clara langsung duduk di kursi dekat pohon
"Bicara apa?" Tanya Clara
"Gimana kondisi kandungan anda?" Tany Dareen
"Baik" Jawab Clara singkat
Mendengar jawab Clara tentu Dareen merasa tidak enak karena baru kali ini melihat Clara menjawab dengan jawab sesingkat itu
"Saya boleh minta tolong tidak?"
"Hm"
"Tolong kamu masakin saya makan siang, dan antar ke kantor saya" Ucap Dareen
__ADS_1
Mendengar itu Clara langsung menoleh menatap Dareen dengan tatapan dingin
"Anda kan sudah punya pasangan yang anda cintai, jadi lebih baik anda meminta masak pada dia dari pada pada saya yang tidak anda cintai " Ucap Clara sambil memalingkan wajahnya
"Tapi citra tidak bisa masak"
"Itu bukan urusan saya" Jawab Clara
"Kamu kenapa jadi kayak gini, kamu bukan Clara yang saya kenal" Ucap Dareen tanpa sadar mengucap kata 'Kamu'
"Silahkan tanya pada diri anda dan pada citra, mungkin anda bisa menemukan jawabanny" Ucap Clara
"Untuk kembali seperti dulu saya tidak bisa" Lanjut Clara
Dareen hanya diam setelah mendengar ucapan sang istri
cukup lama terdiam sampai pada akhirnya
"Aduh, sstt" Clara meringis dan memegangi perutnya
Melihat itu tentu Dareen khawatir
"Eh kenapa?" Tanya Dareen sambil memegangi perut Clara
"Tidak apa apa, tadi anda anda nendang dan saya sedikit kaget" Ucap Clara sambil menyingkirkan tangan Dareen dari perutnya
Dan Dareen baru menyadari bahwa istrinya ini begitu cantik walaupun sedang hamil
"Bila sudah tidak ada yang ingin dibicarakan lagi saya permisi dulu" Ucap Clara sambil lalu beranjak meninggalkan Dareen
Dareen hanya diam hati dia merasa sakit saat melihat Clara mengabaikan dan bersikap dingin padanya
Cukup lama terdiam sampai pada akhirnya Dareen tersadar bahwa dia harus ke kantor, Dareen langsung berdiri dan berjalan masuk ke dalam rumah
lalu Dareen berjalan menuju pintu dengan wajah yang tampan ekspresi Dareen terus berjalan keluar
***
- Malam Hari
Malam hari saat Clara sedang bermain hal tiba tiba pintu kamarnya ada yang mengetuk
Tok Tok Tok
"Sebentar"
__ADS_1
Ceklek
"Loh Bi Nina, ada apa Bi?" Tanya Clara
"Itu non, non Clara dipanggil den Dareen di ruang tamu" Ucap Bi Nina
"Ada apa ya bi?"
"Bibi juga tidak tahu non"
"Yasudah Clara kesana sekarang" Ucap Clara
Clara langsung berjalan menuju ruang tamu, dan ternyata di sana bukan hanya ada Dareen melainkan ada kekasih Dareen juga yaitu citra
Clara menatap dingin keduanya dan langsung duduk di sofa
"Cla kita pengen bicara" Ucap citra memulai pembicaraan
"Silahkan dan lebih baik to the point saja" Ucap Clara
Citra menatap Dareen dan Dareen menganggukkan kepalanya
"Cla boleh nggak aku tinggal disini gak lama kok cuma sebulan" Ucap citra
"Kenapa harus disini? apa tidak ada tempat lain?"
"Aku gamau jauh dari Dareen, Dareen juga memperbolehkan aku tinggal disini kok" Ucap citra
"Saya sudah bilang tuan Dareen yang terhormat untuk tidak membawa dia kerumah manapun" Ucap Clara
"Terserah saya dong, ini kan rumah saya dan dia juga yang akan menempati rumah ini nantinya" Ucap Dareen sambil menggenggam tangan citra
"Terserah kalian, tapi saya tidak ingin ikut campur bila kalian ada apa apa selama disini" Ucap Clara
"Makasih banyak claaa"
"Sudah sayang aku ke kamar aku, kita beres beres dan istirahat" Ajak Dareen
Citra dan Dareen berlalu meninggalkan Clara dengan air mata yang mengalir
Clara sakit melihat citra dan Dareen akan tidur satu kamar bahkan dia yang istri sah saja tidur terpisah
Clara berusaha untuk tegar walaupun dia tidak sekuat itu untuk melalui ini semua, tak ingin berlarut larut dalam kesedihan Clara langsung beranjak dan kembali ke kamarnya
Sesampainya di kamar clara langsung merebahkan dirinya di kasur
__ADS_1
'Sabar cla 2 bulan lagi kamu akan terbebas dari pernikahan ini' Batin Clara
***