Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
- Perselingkuhan


__ADS_3


Keesokan harinya



Setelah kejadian Clara melihat sahabatnya dengan suaminya bermesraan di kantor, kini clara menjadi dingin dan cuek pada Dareen, yang biasanya Clara memandangi Dareen bila pagi hari, kali sudah tidak karena Clara seperti jijik memandangi wajah Dareen


Saat Dareen berangkat kerja Clara kembali merasakan sakit hati bila mengingat perlakuan sang suami dengan sahabatnya sendiri


Mungkin kalau bukan sahabat Clara tidak mungkin akan sesakit ini, Clara terus berpikir apakah suaminya ada hubungan spesial dengan sahabatnya itu


Karena mendengar percakapan dan perlakuan mereka kemarin Dareen dan citra seperti sepasang kekasih


Clara menangis dalam diam di kamarnya, dia Merasa hatinya begitu sangat sakit, karena mau bagaimanapun clara tetap istri dari Dareen, walaupun tidak ada rasa cinta tapi rasa kecewa pasti ada melihat suaminya dengan perempuan lain


Saking lamanya nangis sampai sampai Clara tertidur dengan air mata yang masih terus mengalir


Sedangkan di kantor Dareen saat ini Dareen sedang bercanda dengan citra yang dimana citra merupakan anak dari rekan bisnisnya dan juga kekasihnya


Memang benar citra adalah kekasih Dareen, Dareen bertemu citra saat Dareen ada pertemuan bisnis dengan ayahnya citra beberapa bulan lalu


Di saat pertemuan yang suka duluan tentu citra, dan citra mulai mendekati Daren sampai citra berani mengutarakan cintanya dan entah kenapa Dareen malah menerimanya seolah olah dia lupa bahwa dia sudah memiliki istri yang juga sedang hamil anaknya


Hari hari mereka melalui hubungan jarak jauh alias LDR karena citra harus kuliah di kota yang berbeda dengan Dareen


dan baru kemarin mereka bertemu untuk kedua kalinya secara langsung


Saat ini Dareen sedang bercanda dengan citra yang berada di pangkuannya, mereka berbagi cerita dengan diselingi tawa


"Sayang kita kapan mau menikah sudah hampir 2 Bulan kita menjalin hubungan, kayaknya cukup untuk membina rumah tangga" Ucap citra tiba tiba


Mendengar itu tentu Dareen kaget


"Sayang tunggu beberapa bulan lagi ya, mungkin Lima bulan lagi" Jawab Dareen


"Kenapa gitu?" Tanya citra


"Karena kita masih harus mengenal lebih jauh lagi, agar pernikahan kita langgeng selamanya" Ucap Dareen


"Yaudah, BTW kapan kamu mau ngenalin aku ke keluarga kamu?" Tanya citra


"Sayang jangan bicara itu dulu ya, tapi pasti nanti aku kenalin kok tenang aja" Ucap Dareen sambil mengelus pipi citra


"Aku mau kerja dulu, kamu duduk di sofa dulu ya" Ucap Dareen


Citra hanya menurut, dia turun dan berjalan menuju sofa lalu mendudukkan dirinya di sofa sambil bermain HP


***


-Siang Hari


Hari sudah siang namun citra belum juga pulang, alasannya karena dia ingin menemani Dareen sampai selesai bekerja


Sedangkan Clara saat ini sedang berada di jalan menuju kantor Dareen untuk mengantarkan makan siang


Sesampainya di kantor Dareen yang pertama Clara langsung turun dan langsung jalan menuju ruangan Dareen

__ADS_1


Saat akan mengetuk pintu, clara tak sengaja melihat Dareen sedang suap suapan romantis dengan sahabatnya yaitu citra


Melihat itu tentu hati Clara sakit dan seluruh tubuh Clara lemas, mereka makan siang dengan piring yang sama namun dengan sendok yang berbeda


Cukup lama Clara memandangi pemandangan itu sampai pada akhirnya Cakra berbalik arah dan berjalan menuju ruangan Alvin


Tok Tok Tok


"Masuk"


Clara langsung masuk kedalam ruangan Alvin


"Loh Nyonya boss, ada apa nyonya boss?" Tanya Alvin


"Ini Vin aku bawain kamu makan siang, sebenarnya ini untuk tuan Dareen cuman karena tuan Dareen udah makan, jadi aku kasi kamu aja dimakan ya, dijamin enak kok" Ucap Clara


Alvin hanya diam memandangi istri dari bossnya itu, jujur Alvin tidak mengerti sebab Alvin belum ke ruangan Dareen sama sekali hari ini


"Vin, kok melamun?"


"Eh, iya nyonya boss, nanti saya makan" Ucap Alvin


"Yasudah kalau gitu aku pulang dulu ya"


"Iya nyonya boss"


Clara melewati ruangan Dareen dan melirik sebentar ke dalam, clara lagi lagi melihat suaminya memangku sahabatnya itu


Hati Clara begitu sakit, karena tidak tahan clara langsung membuka pintu ruangan sang suami


BRAK


"Loh Clara kamu kenapa?" Tanya citra sambil buru buru turun dari pangkuan Dareen Sam membenarkan bajunya


"Hebat ya anda tuan" Ucap Clara sambil memandangi dareen kecewa


"Kenapa cla?"


"Diam anda" Ucap Clara


"Apa tuan sudah bilang ke dia bahwa tuan sudah punya istri?" Tanya Clara sambil menunjuk citra


Mendengar itu citra kaget begitupun dengan Dareen


"Apa maksud mu hah?" Tanya Dareen


"Sepertinya saya harus membuka ini sekarang, dan sepertinya anda belum tahu bahwa laki laki ini sudah beristri dan istrinya adalah" Clara menghela nafas terlebih dahulu sembari menahan sesak didadanya


"Istrinya adalah saya sendiri" Ucap Clara tegas


Citra tentu sangat kaget dan sama dengan Dareen dia juga kaget


"Anda jangan ngaku ngaku, nggak sayang dia bohong" Ucap Dareen


"Waww, hebat ya anda, saya memang tidak ingin mencampuri urusan kalian tapi tolong dengan sangat hargai saya" Ucap Clara


"Tenang saja tuan saya tidak akan melapor ke orang tua anda karena itu tidak ada gunanya bagi saya, tapi saya mohon untuk saat ini anda tidak membawa wanita ini ke rumah anda" Ucap Clara

__ADS_1


"Dan untuk anda, anda memang tidak salah berhubungan dengan suami saya karena anda pasti belum tahu akan hal ini, tapi setelah ini saya mohon kepada anda untuk menjauhi suami saya" Ucap Clara pada citra


"GABISA, ANDA TIDAK ADA HAK AKAN HAL ITU" ucap Dareen dengan nada tinggi


"Maaf cla aku gabisa, aku cinta banget sama dia, maaf banget mending kamu yang ninggalin dia untuk aku, lagian Dareen juga kayak gacinta sama kamu dia cintanya sama aku" Ucap citra


Mendengar itu hati Clara sakit bersamaan dengan itu air mata Clara ikut mengalir


"Cit, aku gabisa, aku sedang hamil kehamilan aku masih 6 bulanan" Ucap Clara


"Aku gatau kalau itu, yang pasti aku gaakan ninggalin dia karena aku cinta banget sama dia" Ucap citra sambil memegangi tangan Dareen


"Cit, kamu sahabat aku loh, sahabat aku dari kecil masa kamu kayak gini ke aku?" Ucap Clara dengan air mata yang terus mengalir


Dareen hanya mendengarkan dan terus melihat ke arah Clara yang sudah dipenuhi dengan air mata


"Yaudah kalau gitu kita gausah sahabatan lagi" Ucap citra tenang


"CITRA!" Tiba tiba Clara meninggikan suaranya


"Anda tidak ada hak untuk meninggikan suara anda kepada kekasih saya" Ucap Dareen membela citra


Clara sedikit mengambil nafas dan berbicara kembali


"Oke kalau memang itu mau kalian, mulai saat ini saya membebaskan kalian dan anda citra anda bukan lagi sahabat saya, silahkan di lanjut saya permisi dulu"


Clara langsung pergi dari ruangan Dareen dengan air mata yang mengalir semakin deras


Cakra keluar dari kantor Dareen dan berjalan menuju parkiran


Sesampainya di parkiran Clara langsung masuk ke dalam mobil


"Loh non, non kenapa?" Tanya pak supir


"Gapapa pak, sekarang Kita ke makan ibu saya dulu ya pak" Ucap pak supir


"Baik non"


Clara pergi meninggalkan kantor Dareen dan berjalan menuju tempat istirahat ibunya


***


Sesampainya di makan Clara membeli bunga dan langsung berjalan menuju makan sang ibu


"Assalamualaikum Bu, ibu gimana di sana apa ibu sudah bahagia?"


"Bu hari ini hati Clara sakit banget Bu, ibu tau nggak apa yang membuat hati Clara sakit"


"Hati Clara sakit karena suami Clara dan citra, mereka menjalin hubungan Bu, hati Clara hancur banget karena kekasih suami Clara itu sahabat Clara sendiri, tapi sekarang citra sudah bukan sahabat Clara lagi"


"Tapi Clara harus kuat karena Clara harus bertahan tiga bulan lagi, ibu doakan Clara ya"


Clara terus berbicara pada sang ibu seolah olah sang ibu bisa mendengarnya


Kurang lebih 30 menit Clara mengutarakan isi hatinya, Clara beranjak dan berlalu dari tempat peristirahatan ibunya itu


Clara masuk ke dalam mobil kembali dan berjalan pulang kerumah dengan tatapan kosong dan dengan hati yang sakit

__ADS_1


***


__ADS_2