Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
-Memasuki Bulan Keempat


__ADS_3

Tak terasa saat ini kandungan Clara sudah memasuki bulan keempat


Clara merasa sangat bahagia namun juga kadang sedih.


Selama Clara mengandung Dareen tidak sama sekali bersikap kasar pada Clara malah Dareen menjadi sangat perhatian


Sama seperti pagi hari ini saat sedang sarapan Dareen sama sekali tidak memperbolehkan Clara memakan makanan yang berminyak


walaupun kandungan Clara sudah cukup kuat namun Dareen belum memperbolehkan.


"Tuan saya ingin ikan goreng itu" tunjuk Clara pada ikan goreng yang terlihat sangat menggugah selera


"Tidak boleh, anda harus makan yang rebus rebus dulu tidak boleh yang goreng" Tegas Dareen


"Tapi tuan kandungan saya sudah kuat kata dokter kemarin" Kekeh Clara


"Tetap tidak boleh tunggu sebentar lagi saya akan memperbolehkan anda memakan apapun asal jangan berlebihan" Ucap Dareen lagi


"Terserah tuan lah" Akhirnya Clara pasrah dan mulai memakan makanan di piringnya yang hanya diisi dengan telur rebus, sayur dan sedikit sambal


selesai sarapan Clara langsung berangkat kerja begitupun dengan Dareen


Sesampainya di restoran Clara langsung dikejutkan dengan kehadiran Ara


"Hallooo CLARA" Teriak Ara dari belakang sambil menepuk pundak Clara


"Astagaa Ara aku kaget tauuu" Ucap Clara sambil memegang dadanya


"Hehehe maaf lahhh"


"Oh ya cla perasaan perut kamu makin hari makin besar deh, kamu ada penyakit apa gimana?" Tanya Ara sambil melihat kearah perut Clara


"eh ng-Ngak cla aku sehat sehat aja kok" Ucap Clara jujur


"Tapi perut kamu kok kayak membuncit, gamungkin kan kamu banyak makan Sampek kayak gini"


"Jujur aja cla, kamu ada penyakit?" Tanya Ara lagi


Clara seketika gugup dan takut, karena dia sudah sangat tidak mungkin menggunakan alasan bahwa dia kebanyakan makan.


Karena memang benar perut Clara tidak seperti orang kebanyakan makan itu sangat mustahil.


"Kalian kenapa malah disini, ayo kerja restoran udah buka" Ucap salah satu karyawan yang bertugas sebagai kasir sama dengan Ara


"Iya mbak, kalau gitu aku permisi dulu Ra" Ucap Clara

__ADS_1


Clara langsung berjalan cepat menuju belakang untuk mengambil kertas khusus untuk mencatat pesanan.


Saat sedang mencatat tiba tiba saja perut Clara terasa tidak enak, tapi Clara berusaha untuk menahannya


'Nak jangan seperti ini' Batin Clara yang terus merasakan tidak enak di perutnya


'Sabar ya sayang, bunda harus kerja buat bekal bunda nanti' Batin Clara lagi sambil lalu berjalan menuju dapur untuk memberi catatan pesanan


selesai memberi kertas pesanan Clara tak langsung kembali ke pelanggan melainkan ke tempat tasnya berada karena dia ingin minum untuk menormalkan perutnya


Seusai minum dan perutnya sudah sedikit enakan Clara melanjutkan kembali kerjanya.


**


-Siang hari


Tak terasa hari sudah siang dan saatnya Clara pulang, seperti biasa di pulang menggunakan Taxi yang dia pesan lewat online.


15 Clara sampai rumah dia langsung turun dan tak lupa membayar lalu berjalan masuk.


Sesampainya di dalam Clara langsung menuju meja makan karena tiba tiba saja perut dia sangat lapar.


"Loh non Clara sudah pulang?" Tanya salah satu pembantu yang sedang menata makan siang


"Iya Bi"


"Bi boleh nggak Clara minta Nugget?" Tanya Clara


"Waduhh bibi gak berani non, soalnya kan non dilarang keras makan makanan berminyak" Ucap pembantu itu


"Yaaahh ayolah bii" Ucap cakar dengan nada memohon


"Maaf non, bibi ga berani takut di marahi sama tuan Dareen"


"Huh, yaudah deh makasih ya bi" Ucap clara


"Iya non, kalau gitu bibi kebelakang dulu ya non"


"Hmm"


Clara langsung duduk di meja makan dan langsung makan tanpa ganti baju terlebih dahulu.


'Huh, kapan sih aku boleh makan apa aja, masa tiap makan masakan rebus Mulu, walaupun enak sih, tapi kan bosen juga" Gerutu Clara pada diri sendiri


Selesai makan Clara langsung berjalan menuju kamarnya untuk berganti baju dan mandi karena rasanya badan Clara sangat lengket dan berkeringat

__ADS_1


25 Menit Clara menyelesaikan mandinya dan langsung memakai baju santai.


Lalu Clara berjalan keluar kamar menuju ruang TV karena dia sudah tidak tahu harus kemana.


Saat sedang asik asiknya nonton tiba tiba Clara dikagetkan dengan suara bariton yang menggelegar


"Kenapa disini?" Tanya pria itu yang tak lain adalah Dareen


Clara yang tiba tiba mendengar suara laki laki tentunya kaget.


"Astaga tuan, tuan ngagetin aja"


"Seserius itu sampe anda ga sadar kalau saya sudah pulang" Ucap Dareen


"Saya kan gatau kalau tuan pulang sekarang, biasanya kan sore" Ucap Clara


"Ya ya ya"


"Anda sudah makan siang?" Tanya dareen


"Sudah tuan, tuan sendiri sudah makan siang?"


"Ya" Jawab dareen


"Besok anda ada jadwal periksa kandungan jangan lupa itu" Ucap Dareen mengingatkan


"Iya tuan" Ucap Clara


"Besok saya tidak bisa menemani anda periksa karena saya ada kepentingan" Ucap Dareen lagi


"Iya tuan" Jawab Clara lagi


Dareen langsung pergi begitu saja dari hadapan Clara


Clara tak menghiraukan hal itu dan melanjutkan kembali menontonnya


'Besok kita periksa nak, dan semoga kamu baik baik saja ya' Batin Clara


'Bunda gasabar nunggu kamu besar, karena bunda pengen cepet tau jenis kelamin kamu' Batin Clara


'Pasti nanti kalau laki laki sangat tampan dan kalau perempuan pasti sangat cantik' Pikir Clara


'Ahh sudah lah memikirkan itu membuat aku semakin tidak kuat untuk berpisah dengan anakku ini' Batin Clara yang seketika mengingat bahwa dia pasti akan melepas anaknya


Karena Clara sudah cukup bosan menonton, Clara mematikan TVnya lalu berjalan keluar menuju kamarnya untuk istirahat

__ADS_1


***


__ADS_2