Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
- Menginap II


__ADS_3


......................


Hari sudah memasuki malam hari namun Dareen dan Clara masih berada di rumah orang tua mereka


"Nak Clara sama Dareen nginep aja ya disini" Ucap Bu Rani


"Gausah mah Clara pulang aja" Tolak Clara


"Loh kenapa kok gamau nginep?" Tanya Bu Rani


"Gaenak aja mah"


"Kok gaenak sih kan disini sudah jadi rumah nak Clara juga jadi gaboleh ada kata gaenak, jadi nak Clara sama Dareen nginep aja ya" Ucap Bu Rani lagi sedikit memaksa


"Yasudah mah kita nginep disini untuk malam ini" Dareen akhirnya memutuskan untuk menginap di rumah orang tuanya


Clara yang mendengar itu tentu kaget kenapa dengan mudahnya Dareen menyetujui untuk menginap disini


"Kalau gitu mama tinggal dulu ya, kalian bisa ke kamar kalian" Ucap Bu Rani


"Iya mah" Jawab Dareen dan Clara


"Tuan, kenapa tuan dengan enaknya menyetujui untuk menginap disini" Bisik Clara pada Dareen


"Kenapa emang?" Tanya Dareen


"Ya gabisa gitu lah" Jawab Clara


"Kenapa tidak bisa? kita kan cuma nginap besok juga pulang" Ucap Dareen


"Masalahnya saya ini sedang hamil dan kemungkinan janin saya masih rentan, mana mungkin saya tidur di sofa" Bisik Clara lagi


"Siapa yang bilang kamu tidur di sofa?"


Clara mengernyitkan dahinya tanda bingung


"Berarti yang tidur disofa tuan Dareen?" Tanya Clara


"Ngapain saya tidur disofa" Jawab Dareen


Clara semakin dibuat bingung dengan ucapan Dareen itu


"Terus tuan tidur dimana? dan saya juga tidur dimana?" Tanya Clara penasaran


"Anda tidur sama saya diatas ranjang" Ucap Dareen santai


Clara membelalakkan matanya kaget dan langsung menatap Dareen


"Gabisa gitu dong tuan" Tolak Clara


"Kenapa gabisa? Ini bukan kali pertama saya dan Anda tidur satu ranjang jadi bila waktu itu bisa kenapa sekarang jadi gabisa?"


"Terserah tuan lah" Clara akhirnya mengalah karena gaada gunanya juga dia mempermasalahkan hal ini


"Yasudah" Dareen langsung melangkah menuju lift untuk naik ke kamarnya


Clara juga ikut naik bebarengan dengan Dareen


Ting


Lift terbuka dan menampilkan lantai 4 yang sama sekali tidak berubah masih sama sedikit sepi tapi tidak memiliki aura horor karena di lantai 4 ada banyak lampu jadi tidak ada sama sekali kesan horor walaupun di lantai 4 jarang ada yang melewati.


Bahkan di lantai 4 bisa digunakan untuk menenangkan pikiran karena memang senyaman itu.

__ADS_1


Oke back to topick


Clara dan Dareen keluar dari lift langsung menuju kamar Dareen.


Pintu kamar terbuka menampilkan kamar Dareen yang sama sekali tidak berubah hanya seprainya saja yang berubah


Clara masuk dan langsung menuju ranjang, sedangkan Dareen langsung menuju kamar mandi untuk mandi dan berganti baju


Tak lama Dareen keluar dengan piyama yang sudah berada ditubuhnya


sekarang giliran Clara yang bersih bersih, untung saja sebagian baju Clara masih ada dikamar ini jadi dia tidak perlu panik dan bingung


Selesai ganti baju mereka sudah siap untuk tidur dan mereka memutuskan untuk tidur karena jam sudah memasuki pukuk 21.00


***


- Pagi Hari


Di sebuah kamar sepasang suami istri masih nyenyak dalam tidurnya


Hingga sedikit cahaya matahari masuk lewat celah jendela kamar dan itu berhasil membangunkan salah satu dari mereka


Clara bangun karena silaunya cahaya matahari yang masuk lewat sedikit celah di jendela kamar.


Clara bangun lalu duduk terlebih dahulu untuk mengumpulkan nyawanya.


Setelah nyawa terkumpul 100% Clara menoleh kearah samping yang dimana sang suami masih tertidur dengan sangat nyenyak.


"Aku kebawah dulu deh" Gumam Clara


Saat akan turun tiba tiba Clara kepikiran sesuatu "Apa aku bangunin tuan Dareen ya'"


"Ah gausah lah, mending biarin aja takut dia marah nanti" Clara langsung turun dari ranjang lalu berjalan keluar kamar


Saat sampai di ambang pintu tiba tiba saja dia merasa mual


Huek Huek


Huek Huek


Huek Huek


Dareen yang tadinya tertidur menjadi terbangun karena mendengar suara orang mual dikamar mandinya


"Siapa sih pagi pagi udah mual mual" Gumam Dareen


Huek Huek


"Aduhhh siapa sih ganggu aja" Dareen berdiri lalu berjalan menuju kamar mandi dengan nyawa yang masih 50%


Dareen melihat seseorang yang sedang muntah muntah di wastafel kamar mandinya, Dareen melihat dari pintu kamar mandi yang kebetulan tidak tertutup


"Anda kenapa?" Tanya Dareen tiba tiba


Tentu Clara kaget tiba tiba dia mendengar suara dari arah pintu, dia langsung menoleh dan mendapati sang suami yang berdiri dengan rambut acak acak namun tetep ganteng (Heheee)


"Gapapa tuan cuma agak mual aja tadi" Ucap Clara sambil mengelap mulutnya dengan tisu


"Yaudah" Dareen berjalan menuju kasur dan melanjutkan tidurnya


"Maaf tuan, tuan ga ke kantor?" Tanya Clara sedikit takut


"Saya kekantor agak siang, jadi anda mending keluar saya mau lanjut tidur"


Tanpa menjawab Clara langsung keluar kamar dan berjalan turun kebawah

__ADS_1


***


"Pagi semua" Sapa Clara pada Pak Alex, Bu Rani, Bu ayu, Zesya dan Jevin yang sedang duduk di meja makan


"Pagi bumilll" Sapa zesya juga


"Dareen mana nak?" Tanya Bu Rani


"Suami aku di kamarnya ma, dia mau lanjut tidur katanya" Jelas clara


"Loh ga kekantor?" Tanya pak Alex


"Ke kantornya agak siang katany yah"


"Yasudah kita sarapan dulu yuk, duduk nak Clara" Ucap bu Rani


"Iya mah" Clara tersenyum lalu duduk di kursi yang masih kosong


Sarapan dimulai dengan hikmat seperti biasa


***


- Pukul 10.00


Clara saat ini sedang berada di kamarnya menunggu Dareen yang sedang mandi, karena kata dareen mereka pulang sebentar lagi


Cukup lama menunggu akhirnya Dareen keluar dengan setelan kantor


"Ayo pulang sekarang" Ajak Dareen


"Iya tuan"


Dareen dan Clara turun kebawah untuk pamitan


Kebetulan sekali semuanya ada di ruang tamu kecuali zesya dan Jevin karena mereka hari kuliah dan sekolah


"Mah, yah, buk Dareen Sama Clara pamit pulang dulu ya" Pamit Dareen pada pak Alex, Bu Rani dan Bu ayu


"Pulang sekarang?" Tanya Bu Rani


"Iya mah"


"Yasudah hati hati ya, jangan lupa nanti kalian cek kandungan" Ucap Bu Rani mengingatkan


"Iya mah, nanti sore aku ke dokter kandungan" Jawab Clara


"Kalau gitu pamit dulu ya yah, mah, buk" Dareen menyalami ketiga orang tuanya itu dan diikuti oleh Clara


"Dadaa" Ucap Clara sambil melambaikan tangan


Mereka jalan menuju garasi untuk ngambil mobil


Saat sampai garasi mereka langsung mencari mobil mereka lalu masuk kedalam, dan langsung melajukan meninggalkan kediaman orang tua mereka


Selama perjalanan tidak ada yang bersuara Clara sibuk mengelus perutnya yang masih rata sedangkan Dareen menyetir


Satu jam lebih mereka dijalan akhirnya sampai juga di rumah Dareen, mereka langsung turun dan langsung masuk kedalam


"Saya ke kamar dulu tuan" Ucap Clara dingin


'Dia kenapa sih' Batin Dareen saat melihat Clara dingin kembali


'Udahlah ngapain mikirin dia mending gue ke kantor' Pikir Dareen


***

__ADS_1



__ADS_2