
......................
...-Siang Hari...
Siang hari ini Clara di suruh di mira untuk mengambil baju kotor milik zesya untuk di cuci nantinya.
Clara berjalan menuju lantai 2 karena kamar Zesya berada di lantai 2.
Sesampainya di depan pintu kamar Zesya Clara langsung mengetuk pintu kamar Zesya itu.
Tok Tok Tok
"Siapa?" Ucap zesya di dalam kamar
"Aku Clara zesya" Ucap Clara dari depan pintu
"Oo Clara, sebentar cla" Zesya langsung membuka pintu tersebut
Ceklek
"Ada apa cla?" Tanya zesya
"Ini aku mau ambil baju kotor kamu buat di cuci"
"Oo baju kotor, sebentar ya aku ambil dulu"
"Iya" zesya masuk kembali ke kamarnya dan berjalan menuju ruang ganti karena di sanalah tempat baju kotor zesya
Setelah semua baju kotornya terbawa zesya kembali berjalan ke arah pintu dan memberikan baju kotor itu kepada Clara.
"Ini cla baju kotor aku" Ucap zesya
"Ini sudah semua Zes?" Tanya Clara memastikan tidak ada lagi baju kotor yang tertinggal
"Iya itu sudah semua kok"
"Yasudah kalau gitu aku ke belakang dulu ya" Pamit clara
"Iya cla hati hati ya"
Clara turun ke bawah melewati anak tangga yang cukup banyak, sebenarnya ada lift cuma itu bukan untuk para pembantu.
Setelah menuruni anak tangga yang cukup banyak akhirnya Clara sampai di lantai dasar, dan Clara langsung berjalan menuju tempat cuci baju.
"Bi ini baju zesya" Ucap Clara
Oh ya masalah Clara manggil zesya dengan nama tanpa embel embel non atau semacamnya itu sudah di ketahui oleh seluruh pekerja di sini karena di beri tahu langsung oleh zesya, jadi para pekerja tidak memprotes Clara masalah panggilan dia kepada zesya.
"Eh iya neng terima kasih ya neng"
"Iya Bi sama sama, perlu Clara bantu ga bi?" Tanya Clara
"Gausah neng ini cuciannya ga banyak kok"
"Yasudah Bi clara ke dapur dulu ya bi mau bantu masak buat makan siang" Pamit Clara
"Iya neng silahkan" Clara berlalu dari tempat cuci baju menuju dapur untuk melakukan pekerjaan dia yaitu memasak.
Masakan kali ini tidak terlalu banyak hanya:
- Udah goreng
- Cumi hitam
- Ikan bakar
- Susu putih
- Puding
Hanya itu saja jadi, pekerjaan masak kali ini tidak banyak yang membantu.
__ADS_1
°°°
Setelah kurang lebih 1 jamman akhirnya makanan untuk makan siang jadi juga.
Dan bi Mira langsung menatanya di meja makan.
Sesudah makanan di tata di meja makan, para pembantu hanya tinggal menunggu majikan majikan mereka makan sambil lalu membereskan dapur.
tak lama setelah itu majikan mereka turun untuk makan siang, namun ada juga yang tidak makan di rumah seperti Dareen yang masih bekerja di kantor, Jevin yang saat ini sedang kerja kelompok.
Jadi yang makan di rumah hanya Pak Alex, Bu Rani, dan Zesya, yang kebetulan zesya masuk kuliahnya siang sekitaran jam 1.
Pak Alex dan keluarga mulai memakan makanan mereka begitu juga dengan para pembantu dan pekerja yang juga ikut memakan makanan mereka.
°°°
Seusai makan siang semua piring piring kotor harus segera di bereskan dan di letakkan di wastafel untuk di cuci.
Selesai mencuci piring kotor para pembantu lanjut untuk melakukan kegiatan pribadi mereka seperti mencuci baju mereka, melipat baju DLL
sama seperti clara sekarang yang sedang mencuci pakaian kotor dia dan ibunya.
°°°
- Kantor Dareen
"Bos, bos ingin makan siang apa hari ini?" Tanya sang asisten yang tak lain adalah Alvin sahabat sekaligus asisten pribadi Dareen
"Saya ingin ayam goreng dan ayam bakar Minumnya Air putih biasa" Ucap Dareen kepada Alvin
"Siap bos, di tunggu makanannya" Alvin berlalu keluar dari ruangan Dareen menuju ruangan dia
Sesampainya di ruangan nya Alvin langsung menelpon OB Untuk membawakan makanan yang di inginkan bos nya tadi ke ruangannya
Kurang dari 30 menit makanan yang Dareen inginkan sudah berada di ruangan dia dan dia sudah mulai memakan makanan dia sendirian, yaiyalah sendirian kan belum ada pasangan.
selesai makan Dareen menelpon OB untuk membereskan bekas piring dia makan tadi. °memang ya kalau jadi bos apa apa tinggal nyuruh.°
"Halo ma, iya ada apa"
"......."
"Tapi ma Dareen lagi sibuk sekarang, sorean aja ya ma"
"......."
"Iya iya deh ini Dareen pulang"
Tut Tut
Sang mama menelpon untuk menyuruh Dareen pulang entah ada apa dengan sang mama tiba tiba menyuruh dia pulang
Dareen langsung saja berdiri dari kursi kebesarannya dan berjalan keluar dari ruangan dia.
"Vin, ikut saya ke rumah" Perintah Dareen
"Tapi bos ini kan bel_"
"Yang bos di sini siapa hah?" Dareen memang mudah emosi jadi di bantah sedikit dia langsung marah
"Baik bos" Akhirnya Alvin menuruti perintah dareen untuk ikut ke rumah Dareen
°°°
Sesampainya di rumah Dareen langsung keluar dari mobil dan berjalan menuju pintu utama diikuti oleh Alvin tentunya
Dareen Langsung membuka pintu tersebut dan ternyata di balik pintu itu ada seorang perempuan yang tak lain adalah Clara yang dimana Clara sedang membereskan ruang tamu karena perintah Bi Mira
Bruk
Tubuh Clara sedikit terdorong ke belakang karena benturan pada pintu dan cukup keras.
Setelah menyadari bahwa di depannya ada sang majikan Clara langsung sedikit menunduk dan menahan rasa sakit di kepalanya
__ADS_1
"Makanya kalau mau bersih bersih jangan di belakang pintu" Ucap Dareen ngegas
"Ma-Maaf Tu-Tuan" Ucap Clara takut
Dareen tidak menggubris ucapan Clara dan langsung berlalu gitu aja dari hadapan Clara, sedangkan Alvin berhenti terlebih dahulu tepat di samping Clara
"Yang sabar ya" Ucap Alvin
Clara hanya tersenyum mendengar itu.
Setelah mengatakan itu Alvin berjalan kembali dan mengikuti langkah Dareen.
sedangkan Clara melanjutkan membersihkan ruang tamu yang belum sempat terselesaikan dengan kepala yang masih nyeri
°°°
Dareen berjalan menuju lantai 3 Di mana tempat ruang keluarga berada, Dareen langsung masuk sedangkan Alvin menuju kamar tamu.
"Hai ma, yah, dek" Sapa Dareen
"Hai boy, sudah datang sini duduk dulu" Ucap sang ayah
Dareen duduk di kursi samping sang ayah
"Ada apa mama nyuruh Dareen pulang cepat sekarang?" Tanya Dareen to the Point
"Gini nak mama mempunyai rencana untuk menjodohkan kamu dengan seorang wanita" Ucap Bu Rani
Sedangkan Dareen terkejut dengan ucapan sang mama itu.
"Gabisa gitu dong ma, Dareen masih bisa Lo nyari pendamping hidup Dareen sendiri" Ucap Dareen
"Mau sampai kapan kamu bilang begitu terus tapi belum ada tuh wanita yang kamu kenalin ke kita, mama juga ingin punya cucu Dareen" Ucap sang mama lagi, sedangkan yang lainnya hanya menganggukkan kepala
"Ya karena belum ada yang pas sama Dareen ma, semua wanita cuma mau harta Dareen aja" Kekeh dareen
"mama sudah bilang gasemua wanita Mandang harta kamu aja boy, pasti masih ada yang benar benar tulus sama kamu" Jelas sang mama
"Terserah mama lah tapi Dareen membantah perjodohan konyol itu" Ucap Dareen emosi dan langsung keluar dari ruang keluarga
Baru saja membuka pintu Dareen tak sengaja menabrak seseorang yang tak lain ada Clara
Brak
"Aduh" Ringis Clara memegang kepala dia
'Baru juga yang tadi belum sembuh ini udah ada lagi makin sakit dah kepala aku" Batin clar
"Hei anda lagi Anda lagi kalau jalan itu pakek mata" marah Dareen dan langsung berlalu dari hadapan Clara
"Astagfirullah ketemu tuan itu lagi" Gumam Clara
"Dia kenapa nyeremin banget ya" Gumam Clara lagi menatap kepergian dareen
Setelah sadar Clara langsung geleng geleng kepala dan berlalu dari sana menuju lantai 2
°°°
Sedangkan di ruang keluarga para keluarga masih berunding agar Dareen menerima perjodohan yang mereka buat
"Mah ini gimana si kakak gamau di jodohin, sampe marah gitu" Ucap zesya
"Sudah kita coba lagi aja mungkin besok atau kapan" Ucap sang ayah
"Tapi apa mungkin kak Dareen bakalan mau Nerima perjodohan itu, sedangkan kan kak Dareen kayak anti banget sama wanita" Ucap zesya lagi
"Sudah nanti kita pikirkan lagi gimana caranya" Ucap sang mama
Sedangkan Jevin hanya diam saja tidak ikut berkomentar karena memang Jevin orangnya tidak ingin mengambil pusing dengan rencana orang tuanya itu dia hanya ikut ikutan saja.
°°°
__ADS_1