
"Mulai besok Anda harus kembali memasak makan siang untuk saya dan mengantarkannya ke kantor" Ucap Dareen tegas
Mendengar itu Clara sedikit senang karena dia ada kegiatan lagi setelah tidak lagi bekerja
"Baik tuan" Jawab Clara
"Inget anda harus berhati hati bila ke kantor saya, jangan sampai karyawan saya tau bahwa anda istri saya, bila ada yang tanya bilang saja anda keluarga saya atau apalah" Ucap Dareen
"Iya tuan insyaallah tidak akan ada yang tahu bahwa saya istri tuan" Jawab Clara
"Bagus" Dareen langsung berdiri dan keluar dari ruang keluarga
Melihat Dareen keluar Clara juga ikut keluar karena tidak mungkin dia sendirian terus menerus di ruang keluarga
Clara turun menuju dapur bersih untuk mengambil cemilan, selama hamil Clara menjadi lebih sering makan
Clara mengambil 3 jenis Chiki chikian yang berbeda
Setelah itu Clara Kembali ke kamarnya dan memakan Chiki chikian yang dia ambil tadi sambil bermain HP
***
-Keesokan Harinya
-Siang Hari
Seperti ucapan Dareen kemarin sore saat ini Clara sedang sibuk menyiapkan makan siang untuk Dareen
Mulai dari makanan berat hingga makanan ringan.
Sesudah selesai Clara langsung menatanya di tempat makan
Lalu Clara kembali ke kamarnya terlebih dahulu untuk ganti baju karena sangat tidak mungkin Clara memakai kaos keluar rumah yang dimana kaos itu sangat mencetak perut Clara
Clara berganti baju dengan baju yang sedikit oversize dan sedikit sentuhan make up
Setelah itu Clara langsung menuju tempat supir untuk meminta antar ke kantor Dareen
"Permisi pak" Sapa Clara pada supir yang memang sudah di suruh Dareen untuk mengantarkan Clara
"Mau berangkat sekarang non?"
"Iya pak ini juga udah siang"
"Baik non, oh ya non den Dareen sekarang ada di kantor dia sendiri yang ke 2 dan perjalanan dari sini sedikit lama karena kantornya jauh " Jelas pak supir
"Iya pak gapapa yang penting sampai" Ucap Clara
"Yasudah non, sebentar ya saya keluarin mobil dulu"
"Iya pak silahkan
Pak supir itu berlari menuju garasi untuk mengambil mobil dan membawanya kedepan Clara yang sedang menunggu di kursi dekat tempat security
***
Kurang lebih satu setengah jam dengan kecepatan sedang akhirnya Clara sampai di kantor Dareen
Clara langsung masuk dan berjalan menuju resepsionis terlebih dahulu karena Clara tidak tahu letak ruangan Dareen di kantor ini
__ADS_1
"Maaf permisi mbak" Ucap Clara pada salah satu resepsionis perempuan
"Iya mbak ada yang bisa saya bantu?"
"Saya mau tanya mbak ruangan tuan Dareen dimana ya mbak?"
"Maaf mbak dengan siapanya tuan Dareen?"
"Sayaaa sepupunya mbak" Jawab Clara sedikit gugup
Resepsionis itu nampak mencurigai Clara mungkin karena ucapan Clara tadi yang menyebut Dareen dengan embel embel tuan
"Tapi tuan dareennya sedang ada tamu mbak"
"Saya cuma mau ngantar makan siang saja mbak, ini juga atas perintah dareen" Ucap Clara sengaja menyebut Dareen tidak dengan embel embel tuan karena takutnya resepsionis itu semakin curiga
"Baik kalau gitu mbak langsung saja menuju lantai 20, nanti ada pintu bertuliskan CEO disitu ruangan boss Dareen"
"Baik mbak terima kasih" Clara sedikit lega karena dia tidak lagi ditanya dengan pertanyaan aneh lainnya
"Sama sama"
Clara langsung menuju lift dan memencet tombol angka 20
Lift mulai berjalan dan tak lama Clara sampai di lantai 20, Lift pun terbuka dan Clara langsung berjalan menuju pintu yang bertuliskan CEO
Saat akan mengetuk pintu Clara tak sengaja mendengar pembicaraan dari dalam ruangan Dareen
"Iya sayang tenang saja"
Clara yang mendengar Dareen berkata 'Sayang' Pun sedikit syok
Saat mendengarkan lagi ternyata ada suara perempuan yang Clara sangat mengenali suara itu
Clara langsung masuk tanpa mengetuk pintu itu terlebih dahulu
Dan alhasil Clara melihat pemandangan yang tidak semestinya dilihat oleh Clara
Yang dimana Dareen memangku seorang wanita dengan sangat intim sedangkan wanita yang dipangkuan Dareen itu merupakan orang yang Clara kenal
Clara langsung kaget begitupun dengan Dareen dan wanita yang dipangkuannya
"Kalau mau masuk ngetuk pintu dulu biar sopam" Ucap dareen sembari menurunkan wanita yang ada dipangkuannya itu
"Clara" Ucap wanita itu yang tak lain adalah Citra sahabat Clara
"Kamu ngapain disini cla?" Tanya citra
Clara yang masih syok hanya diam tidak menjawab pertanyaan citra
"Kalau cuma mau melamun mending pulang" Ucap Dareen
"Sayang jangan gitu kasian" Ucap citra berusaha menenangkan Dareen
Tentu Clara sangat sakit mendengar itu walaupun dia istri kontrak tetap saja sakit bila melihat suaminya dengan wanita lain
"Maaf tuan ini makan siangnya" Ucap Clara langsung menaruh kotak bekal itu dimeja kerja Dareen
"Loh kok Clara manggil tuan ke kamu sih sayang?" Tanya citra pada Dareen
__ADS_1
"Iya karena dia ada_" Ucapan Dareen terpotong oleh Clara
"Iya karena aku pembantu di rumahnya tuan Dareen" Jawab Clara sambil memandangi Dareen dengan tatapan kosong
"Oo jadi kamu pembantu pacar aku, ihh kita bisa lebih sering ketemu dong" Ucap citra senang
Sedangkan Dareen dan Clara mereka hanya diam, apalagi Clara dia mati Matian menahan air matanya agar tidak jatuh karena mendengar pengakuan sahabatnya itu
"Saya permisi dulu tuan kalau gitu" Ucap Clara
Tanpa menunggu jawaban dari Dareen clara langsung keluar dari ruangan Dareen dan berjalan menuju keluar kantor dengan air mata yang sudah mengalir deras
***
- Di Ruangan Dareen
"Sayang kenapa kamu melamun terus sih?" Tanya citra
"Bila tolong keluar dulu, saya lagi pusing" Ucap Dareen
"Lohh kok gitu sih, kalau ada masalah cerita ke aku"
"SAYA BILANG KELUAR YA KELUAR!" Teriak Dareen
Citra langsung ketakutan dan langsung berjalan keluar dari ruangan Dareen
Setelah citra keluar Dareen kembali menatap kotak makan didepannya dengan tatapan yang sulit diartikan
Entah mengapa tiba tiba Dareen kepikiran Clara, Dareen dapat melihat betapa kecewanya Clara saat melihat Dareen dengan citra yang ternyata merupakan sahabatnya sendiri
Tok Tok Tok
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu ruangan Dareen, Dareen langsung tersadar dan langsung mempersilakan orang dibalik pintu itu untuk masuk
"Masuk"
Ceklek
Pintu terbuka dan menampilkan Alvin dengan beberapa map ditangannya
"Maaf boss ini ada berkas yang harus boss tanda tangani" Ucap Alvin
Dareen hanya memandangi Alvin dengan tatapan malas
"Maaf boss, bos tidak apa apa?" Tanya Alvin
"Hm"
"Yaallah sabarkanlah hamba" Gerutu Alvin
"Mana berkas yang harus saya tanda tangani?"
"Ini boss" Alvin langsung menyerahkan map map yang berada di tangannya
"Kamu boleh keluar, nanti saya panggil lagi kalau sudah saya tanda tangani" Ucap Dareen
"Baik boss" Alvin langsung keluar dari ruangan sang boss, dan kembali ke ruangannya
***
__ADS_1