Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam

Menikah Kontrak Dengan Majikan Kejam
- Kedatangan Mertua


__ADS_3


Sore Hari



Sore hari ini Clara sedang bersantai di taman belakang, entah mengapa selama mengandung Clara menjadi lebih sering di taman


Clara berjalan mengelilingi berbagai macam jenis tumbuh tumbuhan sambil mengelus perutnya yang semakin hari semakin berkembang.


Sesaat Clara merasa sedih saat dia melihat ke arah perutnya


'Gimana ya kedepannya?' Pikir Clara


"Non, non Clara" Panggil Bi Nina tiba tiba


Mendengar namanya dipanggil Clara langsung tersadar dari lamunannya dan menoleh kebelakang


"Iya ada bi?" Tanya Clara sedikit berteriak


"Itu non, non dipanggil den Dareen di ruang TV"


"Tuan Dareen sudah pulang Bi?" Tanya Clara


"Iya non"


"Yasudah Clara kesana Bi" Ucap Clara sambil melangkah masuk ke dalam rumah lalu berjalan menuju ruang TV


"Permisi tuan" Ucap Clara saat sampai di ruang TV


"Masuk" Ucap Dareen saat melihat Clara


Clara masuk dan berjalan lebih dekat kepada Dareen


"Duduk" Perintah dareen


Tanpa membantah Clara langsung duduk sedikit jauh dari Dareen karena lagi lagi Clara belum nyaman bila berdekatan dengan Dareen


"Geseran, lebih dekat dengan saya" Ucap dareen


"Saya disini saja tuan" Tolak Clara


"Geser sendiri atau saya yang menggeserkan anda" Ucap Dareen sedikit mengancam


Karena Clara takut dengan ancaman Dareen akhirnya dia sedikit menggeser tubuhnya lebih dekat dengan Dareen


"Saya langsung saja"


"Nanti malam orang tua saya dan anda begitu juga zesya dan Jevin akan menginap disini selama 5 hari" Ucap dareen


Mendengar itu Clara kaget seketika namun dia tetap diam tidak berani menyela


"Karena saya tidak ingin mereka semua curiga, saya ingin anda tidur dengan saya di kamar saya selama 5 hari itu" Jelas Dareen lagi


Dan lagi lagi Clara dibuat kaget dengan penuturan Dareen tadi


"Tidak ada bantahan akan itu karena ini demi kebaikan saya dan anda"


Clara tetap diam tidak menjawab karena menurut dia ini terlalu tiba tiba


"Masalah barang barang anda, anda tidak perlu memindahkan semua hanya beberapa baju saja yang sekiranya cukup untuk 5 hari kedepan"


"Satu lagi selama lima hari anda tidak boleh bekerja, karena itu bisa membuat orang tua dan keluarga curiga"


Clara menganggukkan kepala tanda mengerti


"Cuma itu yang ingin saya sampaikan, dan ingat selama mereka semua nginap disini anda harus bersikap layaknya suami dan istri"


Lagi lagi Clara hanya menganggukkan kepala


"Anda boleh pergi sekarang dan persiapkan semua yang anda diperlukan dari baju, dan lain lain"

__ADS_1


"Ba-Baik tuan"


"Kalau gitu saya permisi tuan" Pamit Clara


Dareen hanya mengangguk sebagai jawaban


Clara langsung berlalu dari ruang TV menuju kamar untuk membereskan beberapa baju dan juga keperluan lainnya seperti make up, parfum, dan lain sebagainya


'Kenapa aku deg deggan ya, padahal kan bukan pertama kali tidur satu kamar sama tuan' Batin Clara


'Udah lah paling juga nanti aku tidur disofa saya waktu itu' Pikir Clara


'Tapi kan deg deggan juga, secara kan aku baru pertama kali masuk kamar tuan Dareen yang di rumah ini' Batin Clara lagi


'Udah Clara gausah mikir kemana mana, sekarang kamu fokus ke beres beres' Ucak Clara pada diri sendiri


***


- Jam 16 . 30


Ting Nong Ting Nong


Suara bel rumah Dareen berbunyi


"Iya Sebentar" Ucap Clara dari dalam rumah


Ceklek


Pintu terbuka dan menampilkan Pak Alex, Bu Rani, Bu ayu, zesya dan Jevin


"Loh sudah datang, ayo masuk dulu" Ucap Clara mempersilakan masuk


"Ihh, kakak ipar makin Cantik aja deh" Goda zesya pada Clara


Clara yang di goda pun merasa malu


"Udah Zes, lihat tuh kak ipar kamu malu gitu" Ucap Bu Rani


"Duduk dulu yah, mah, Bu, Zes, Vin saya mau panggil suami saya dulu" Ucap Clara sambil lalu berlalu menuju lantai tiga karena Dareen sedang berada di kamarnya


Tok Tok Tok


"Siapa"


"Clara tuan"


Ceklek


"Ada apa?" Tanya Dareen


"Itu tuan mereka sudah datang tuan"


"Anda jangan panggil saya tuan selama mereka ada disini"


"Terus panggil apa tuan?"


"Terserah anda asal jangan tuan"


"Mas aja gimana?"


"Boleh"


"Ayo turun"


Dareen dan Clara turun secara berdampingan agar terlihat serasi dan romantis


"Ehh calon orang tua makin lengket aja" Goda pak Alex


"Gimana kabarnya Dar?" Tanya Bu Rani


"Dareen baik kok mah"

__ADS_1


"Oh ya cla, kandungan kamu sudah berapa bulan?"


"Masih dua bulan Bu" Jawab Clara


"Aduhh, masih lama sekali ya, mama udah pengen gendong cucu nih"


"Sabar atuh mah ihh" Ucap zesya


"Yasudah yah, ma, Bu, Zes, Vin kalian bakal di anter menuju kamar sama Bu Nina" Ucap Dareen


"Tolong panggilan Bi Nina di dapur" Perintah dareen pada Clara


"Sebentar ya, Clara tinggal dulu"


Clara berlalu menuju dapur untuk memanggil Bi Nina, yang kebetulan sedang menyiapkan makan malam


Tak lama Clara kembali lagi namun tidak sendiri melainkan dengan Bi Nina dibelakangnya


"Bi ini tolong keluarga saya antar ke kamar tamu di lantai dua ya bi" Perintah dareen


"Baik den, mari tuan, nyonya, non, tuan muda saya antar ke kamar"


Semua berdiri dan mengikuti langkah Bi Nina menuju lantai 2 dan tentunya saat naik mereka semua menggunakan lift, karena sangat tidak mungkin bila harus menaiki tanggal yang super banyak itu


"Den Dareen ini bawaan keluarga Aden, ini ditaruh dimana ya den?" Tanya security yang sedang mengangkat barang bawaan keluarga Dareen dan Clara


"Taruh di lantai dua saja ya pak" Perintah dareen pada security yang membawa barang bawaan keluarnya


"Baik den, kalau gitu kita permisi dulu den"


ke empat Security itu berlalu dari hadapan Dareen dan Clara menuju lantai 2


Bawaan pak Alex, Bu Rani, Bu ayu, zesya dan Jevin sebenarnya tidak banyak hanya satu tas berukuran sedang saja jadi tidak membutuhkan banyak orang saat mengangkat


"Selama lima hari anda tidak boleh baper dengan segala perlakuan saya ingat itu" Ucap Dareen


Clara hanya mengangguk, dia sudah mengerti bahwa selama lima hari ini dareen pasti akan banyak melakukan hal manis pada Clara, dan Clara juga sudah menyiapkan hati agar tidak baper dan terbawa perasaan


'Aku harus lebih menguatkan hati aku mulai saat ini, karena dia tidak boleh sampai baper' Batin Clara


***


- Malam Hari


Mereka semua sudah berada di meja makan untuk makan malam


Di meja makan kali ini terasa ramai tidak seperti biasanya yang sangat sepi.


"Mas mau makan pakai lauk apa?" Tanya Clara pada Dareen


"Ikan bakar, sama sayur saja" Jawab Dareen


"Aduhh kok aku rasanya panas ya" Goda zesya sambil lalu mengambil makanan yang ingin dia makan


"Udah Zes kamu ini sudah sekali menggoda" Ucap sang mama


"Hehe maaf ma"


"Sudah sudah sekarang makan" Ucap pak Alex


Semua diam dan makan dengan tenang


Selesai makan mereka semua kembali ke kamar karena sepertinya mereka capek secara jarak rumah Dareen ke rumah keluarga Aditama cukup jauh mungkin mengabiskan waktu satu jam bahkan lebih bila kecepatannya sedang sedang saja


Begitu juga dengan Clara dan Dareen mereka juga tidur


Namun Clara sedikit tidak tenang dan canggung karena ini pertama kalinya dia tidur di kamar Dareen yang berada di rumah ini, dan tentu saja suasananya baru bahkan wangi kamarnya pun baru


Tentu saja kamar Dareen yang di rumah ini lebih lebih lebih lebih lebih lebih luas dari kamar Dareen di rumah orang tuanya


***

__ADS_1


__ADS_2