
......................
...- 1 Bulan setelah Rencana Perjodohan...
Setelah kurang lebih 1 Bulan Dareen menentang perjodohan yang di lakukan oleh orang tuanya itu sampai sampai pernah Dareen keluar dari rumah beberapa Hari supaya menghindari bahasan tentang perjodohan itu, dan pada akhirnya hari ini dareen mengalah dan menerima perjodohan ini.
FlashBack On
- 1 Minggu setelah rencana perjodohan
"Dareen gimana kamu terima ya perjodohan ini" Ucap sang mama
"Ma Dareen kan udah bilang Dareen ga akan menerima perjodohan konyol ini" Ucap Dareen
" Dar tolong lah mau yaa umur kamu sudah pas untuk menikah dan mempunyai anak, mama juga ingin mempunyai cucu dareen" desak Bu rani memaksa Dareen untuk menerima perjodohan tersebut
Dareen sedikit kasian kepada sang mama, saat sang mama memohon seperti ini tapi Dareen juga tidak ingin menerima perjodohan yang direncanakan oleh sang mama tersebut.
"Ngak, Dareen tetap ngak mau Nerima" Kekeh Dareen dan langsung keluar begitu saja dari ruang keluarga
°°°
- 2 Minggu setelah perdebatan
Selama 2 Minggu setelah perdebatan di ruang keluarga, sang mama masih terus membahas dan memaksa Dareen untuk menerima perjodohan tersebut.
Pada akhirnya hari ini dareen memutuskan untuk keluar sementara dari rumah supaya terhindar dari pembahasan sang mama tentang perjodohan.
"Dareen dareenn!, kamu mau kemana nak, kok bawa koper segala?" Tanya sang mama yang kebetulan berpapasan dengan Dareen di lantai 3
"Mau pergi" Ucap Dareen singkat
"Mau pergi kemana? ada urusan pekerjaan?" Tanya sang mama lagi
"Ngak, supaya menghindari pembahasan mama tentang perjodohan konyol yang mama ciptakan"
Sang mama syok ternyata Dareen nekat pergi hanya demi menghindari pembahasan tentang perjodohan ini.
"Tapi nak ga harus pergi gini, kamu mau tinggal di mana?" Tanya sang mama lagi
"Aku kan ada rumah, sementara aku tinggal di sana dulu" Ucap Dareen dan langsung lanjut berjalan menuju lift melewati sang mama
Dareen bukannya tidak kasian kepada sang mama, hanya saja karena memang sifat Dareen yang tidak bisa di bantah dan di kekang, jadinya Dareen sedikit melawan sang mama yang sebenarnya tidak ingin Dareen lakukan
Dareen turun ke lantai dasar dan lanjut berjalan ke luar menuju garasi.
Sesampainya di garasi Dareen langsung memasukkan kopernya ke bagasi mobil lalu melajukan mobilnya keluar dari rumah orang tuanya menuju rumah dia pribadi yang dimana jaraknya cukup jauh sekitar 1 jam bila mengendarai kendaraan dengan kecepatan sedang.
°°°
- 1 Minggu Setelah Dareen pergi
1 Minggu lamanya Dareen keluar dari rumah orang tuanya demi menghindari pembahasan tentang perjodohan dan hari ini Dareen memutuskan untuk kembali ke rumah orang tuanya.
Dareen mengendarai mobil kurang lebih 1 jam dan akhirnya dia sampai juga di depan rumah orang tuanya.
Setelah gerbang di buka Dareen langsung masuk dan memarkirkan mobilnya di garasi mobil.
setelah itu Dareen langsung masuk ke dalam rumah yang ternyata di ruang tamu sedang ada sang mama
"Pagi mah" Sapa Dareen
Sang mama kaget dan langsung memeluk Dareen erat
__ADS_1
"Yaampun mama kangen banget sama kamu boy" Ucap sang mama
"Dareen juga kangen mama"
"Kamu gimana keadaan nya?" Tanya sang mama sambil lalu melepas pelukannya
"Dareen baik, mama Giman?" Tanya Dareen
"Mama juga baik"
"Oh ya mah tentang perjodohan itu Dareen_ " Ucapan Dareen terpotong karena di timpal oleh sang mama
"Sudah jangan bahas itu, kamu pasti mau nolak kan?" Tanya sang mama
"Kata siapa Dareen mau nolak?" Ucap Dareen dengan nada mengejek
"Terus?? Berarti Dareen?" Tanya sang mama penasaran
"Eits tapi Dareen ga mau bilang di sini, kita ke ruang keluarga aja yuk ma biar enak bicaranya" Ucap Dareen
"Iya Ayuk" Dareen dan sang mama berjalan menuju ruang keluarga
Sesampainya di sana Dareen dan sang mama langsung masuk lalu duduk di kursi yang tersedia di sana
"Jadi gimana kamu Nerima kan?" Tanya Bu Rani antusias
"Iya Dareen menerima perjodohan itu" Ucap Dareen dengan muka terpaksa bahagia
"Hah! Yaampun Terima kasihhh sayanggg" Ucap sang mama bahagia dan langsung memeluk dareen.
"Tapi Dareen boleh tau ga ma perempuan yang mau di jodohin sama Dareen seperti apa?" Tanya Dareen
sang mama melepas pelukan dari Dareen lalu menatap Dareen
"untuk Itu rahasia dulu"
FlashBack Off
Oh ya Dareen menerima perjodohan ini agar sang mama senang dan mengabulkan permintaan sang mama yaitu ingin mempunyai cucu tidak lebih dan tidak kurang dari itu.
°°°
...-Sore Hari...
Sore hari tepatnya pukul 15.30 Keluarga Aditama berkumpul di ruang keluarga untuk membicarakan tentang Dareen yang menerima perjodohan ini
Semua sudah berkumpul dan saatnya membuka pembicaraan
" jadi apakah benar boy kamu menerima perjodohan ini?" Tanya sang ayah
"Iya yah" Ucap Dareen singkat
"Ada apa kenapa tiba tiba kamu menerima perjodohan ini, bukannya kamu menentang kuat tentang perjodohan ini?"
"Tidak ada alasan untuk Dareen menerima perjodohan ini" Ucap Dareen seadanya
Semua orang yang berada di di ruang keluarga itu menghela nafas berat karena jawaban Dareen tidak sesuai dengan keinginan mereka
"Yasudah Dareen keluar dulu, masih ada pekerjaan yang harus Dareen selesaikan" Ucap Dareen
Dareen keluar dari ruang keluarga yang dimana Dareen memang tidak betah bila berada di ruang keluarga berlama lama, entah karena dia bosan atau karena sibuk kita bahkan keluargnya pun tidak tahu.
Memang sifat Dareen sedikit tertutup cuman tidak setertutup itu.
°°°
__ADS_1
Sedangkan di ruang keluarga para orang tua dan adik adik dareen kecuali jevin masih bingung dengan alasan apa sampai Dareen menerima perjodohan ini karena mereka tahu Dareen sangat menentang perjodohan ini tapi hari ini tiba tiba dia menerimanya
Oh iya untuk adik adik Dareen mereka sudah tahu ya tentang siapa wanita yang akan di jodohkan dengan Dareen.
FlashBack On
...- H-3 Sebelum rencana perjodohan di beritahu kepada Dareen...
-Ruang Santai Lantai 4
"Mah, yah ada apa mamah sama ayah tiba tiba nyuruh kita ke sini?" Tanya Jevin
"Ini kita ada rencana tapi jangan beri tahu kakak kamu Dareen ya" Ucap sang mama
"Wahh rencana apa nih, kok kayak serius banget" Tanya zesya penasaran
"Jadi gini mama ada rencana untuk menjodohkan Kaka kamu Dareen dengan seorang perempuan yang mama jamin dia baik dan bisa merubah Dareen di kemudian hari" Jelas sang mama membuka pembicaraan
"Tapi kan mah, kak Dareen ga suka kalau dekat dekat dengan perempuan manapun entah itu yang dia kenal apalagi yang ga dikenal, liat aja sampe sekarang dia ga pernah pacaran mantan aja gapunya, ini gimana mama ada kepikiran buat menjodohkan kakak dengan perempuan ga dikenal" Jelas Zesya panjang lebar
"Iya mama ngerti cuma apa salahnya kita coba ya kan?" Ucap sang mama meyakinkan
"Tapi BTW siapa nih perempuan yang mau mama jodohin sama kakak, dia orangnya kayak giman?" Tanya zesya
"Perempuan yang ingin mama jodohin dengan kakak kamu adalah orang yang sudah kalian kenal"
"Hah? Siapa sih ma?" Tanya zesya penasaran
"Perempuan itu adalah Clara" Ucap mama cepat
"Hah! apa apa ma, Clara? Clara siapa dulu nih sebelum aku salah orang?" Tanya zesya memastikan
"Iya Clara anak bi ayu, mama pikir dia cocok untuk Dareen" Ucap Bu Rani santai
Namun tidak dengan pak Alex, Zesya dan juga Jevin yang Syok mendengar penuturan sang mama
"Mah, mamah yang bener aja masa Clara, dia itu terlalu lembut dan baik untuk kak Dareen" Ucap zesya
"Heh jangan gitu" tegur Bu rani
"Kenapa mama pilih Clara sebagai perempuan yang ingin mama jodohin dengan Dareen?" Tanya sang papa
"Oke, jadi kalau mama lihat lihat Clara itu orangnya cantik, baik, lembut juga terlepas dari profesi dia sebagai pembantu di rumah ini"
"Dan juga saat mama lihat lihat dia cocok dengan Dareen walaupun Clara belum lama di rumah ini, tapi perasaan mama itu baik ke dia, perasaan seorang ibu kan jarang sekali salahnya" ucap Bu Rani menjelaskan
"Iya sih Clara cantik tapi masih cantikan zesya, baik juga, cuma apa bisa Clara bersama kak Dareen, sedangkan sifat kak Dareen ituuu ya tau sendiri lah" Ucap zesya
"Seperti yang mama bilang tadi, tidak ada salahnya kan mencoba?" Ucap Bu Rani
"Dan siapa tahu juga Clara bisa merubah Dareen atau malah sebaliknya kita kan ga tau kedepannya seperti apa" Jelas Bu Rani
"Yasudah deh aku ikut mama dan ayah aja baiknya Gimana" Ucap zesya
"Tapi aku setuju setuju aja kalau kak Dareen dengan Clara" Sambung zesya
"Kalau kamu gimana yah?" Tanya Bu Rani pada sang suami
"Kalau ayah ikut mama aja, papa juga ga keberatan dengan Clara, papa lihat dia baik, sopan, lembut juga seperti yang mama bilang" Ucap pak Alex
"Kalau kamu Jev Giman?" Tany Bu Rani pada Jevin
"Jevin ikut ikut aja mah" Ucap Jevin
FlashBack Off
__ADS_1
°°°