
Keesokan harinya rumah Aditama dihebohkan dengan kondisi Bu ayu yang tiba tiba kejang kejang dan muntah muntah
Semua panik dan langsung membawa Bu ayu ke rumah sakit terdekat terlebih dahulu.
Sesampainya di rumah sakit Bu ayu langsung dibawa ke IGD.
Semua keluarga menunggu diluar karena mereka semua tidak diperbolehkan masuk
Semua panik apalagi Clara wajah Clara sudah pucat pasi apalagi dia belum sarapan
"Sayang kamu mau sarapan dulu!" Tanya Bu Rani
"Nggak mah aku mau nunggu ibu dulu" Tolak Clara
"Jangan gitu sayang kasian baby kamu dia juga pasti butuh makan agar dia bisa terus berkembang dan sehat" Jelas Bu Rani
"Tapi mah ibu gimana" Ucap Clara
"Gini aja ya, mama suruh supir buat membelikan kita semua sarapan, nanti biar kita sarapan bersama disini"
Clara nampak berfikir dan akhirnya dia menyetujui usulan sang mama karena mau bagaimanapun Clara juga harus memikirkan sang anak
"Yasudah sebentar ya mama telfon supir dulu" Ucap Bu Rani menelfon supir yang kebetulan sedang berada di rumah sakit karena Bu ayu tadi di antar oleh mobil rumah bukan diantar oleh ambulans
"Mama sudah menelfon supirnya, dan dia lagi berangkat buat beli sarapan" Ucap Bu Rani
"Makasih ya mah, maaf merepotkan " Ucap Clara tidak enak
"Ah jangan gitu sayang, kamu kan sudah mama anggap sebagai anak mama sendiri apalagi sekarang kamu sedang mengandung calon cucu mama" Ujar Bu Rani
"Jadi jangan merasa kamu merepotkan mama karena mama sama sekali tidak merasa direpotkan" Ucap Bu Rani
Clara hanya tersenyum karena dia merasa beruntung memiliki ibu mertua yang baik dan juga keluarga yang baik kepadanya
25 Menit sarapan akhirnya datang mereka semua memakan sarapan itu dengan perasaan campur aduk, karena selama 25 Menit itu dokter yang menangani Bu ayu belum juga keluar
'Gimana ibu di dalam apa dia baik baik aja' Batin Clara was was
__ADS_1
Beberapa menit kemudian mereka semua sudah menyelesaikan sarapan mereka dan lagi lagi pintu IGD belum juga terbuka
Bu Rani, pak Alex, Dareen, Clara, zesya dan Jevin menjadi panik dan takut
Apalagi Clara dia tidak henti hentinya memanjatkan doa agar sang ibu bisa melewati masa masa pemeriksaan di dalam
"Zesya sama Jevin mending kalian pulang saja ya, biar yang disini mama, ayah, Dareen sama nak Clara aja" ucap bu Rani
"Tapi gapapa kan mah kita pulang dulu" Ucap zesya
"Gapapa sayang sana Gih pulang aja kalian istirahat, hari ini kan hari libur jadi kalian pakai untuk istirahat aja"Ucap Bu Rani
"Yasudah mah zesya sama Jevin pulang dulu ya, kalau ada apa apa kabari zesya ya mah"
"Iya sayang"
"Ayo dek kita pulang" Ajak zesya pada Jevin
Jevin hanya mengangguk lalu beranjak pergi menuju mobil yang sama saat mengantar Bu ayu dan membeli makanan
Zesya dan Jevin pergi dari rumah sakit itu menuju rumah keluarga Aditama
Segala pikiran pikiran buruk sudah Muncul di benak mereka semua
***
Setelah menunggu kurang lebih 2 jam akhirnya dokter keluar juga dari ruang IGD
Clara, Dareen, Bu Rani dan pak Alex buru buru menghampiri dokter yang baru saja keluar itu
"Dok gimana kondisi ibu saya dok?"
Dokter itu tidak langsung menjawab melainkan diam terlebih dahulu
Dan itu semakin membuat Clara dan yang lainnya penasaran
"Dok apakah terjadi sesuatu dengan mertua saya dok?" Tanya Dareen
__ADS_1
"Lebih baik saya sampaikan hal ini di ruangan saya saja ya pak buk" Ucap dokter itu
Seketika Clara menjadi panik karena yang ada di pikiran dia hanya hal hal buruk saja
Tapi sebisa mungkin Clara menepis semua itu
Semua berjalan mengikuti dokter yang tadi menangani Bu ayu
Tak lama berjalan mereka semua sudah sampai di ruangan sang dokter.
Semua masuk ke dalam dan duduk di kursi yang cukup panjang
"Jadi gimana dok keadaan ibu saya?" Tanya Clara lagi
"Jadi gini, saya melihat ada beberapa penyakit di dalam tubuh Bu ayu selain penyakit stroke ringan sama kekurangan cairan, mungkin Bu ayu sebelum itu sudah sering pusing pusing apa itu benar?" Tanya dokter itu
"Iya dok benar dulu ibu saya memang sering pusing tapi akhir akhir sudah sangat jarang" Jawab Clara
"Nah mungkin sering pusing itu yang menyebabkan Bu ayu kekurangan cairan, untuk gejala stroke ringannya ini saya tidak menemukan gejala awalnya seperti apa, tapi stroke ini bisa digejalai dengan sakit kepala, sering lemas dan tiba tiba sulit berjalan" Jelas dokter itu panjang lebar
Clara dan yang lainnya hanya mendengarkan saja penjelasan dari sang dokter karena mungkin ini bisa menjadi pelajaran untuk mereka semua agar tidak menyepelekan apapun tentang kesehatan.
"Maaf dok saya ingin tahu ibu saya sekarang bagaimana ya dok?, soalnya sedari tadi saya punya pikiran tidak enak tentang ibu saya" Ucap Clara
Mendengar itu tiba tiba raut wajah sang dokter menjadi sedikit masam namun itu tidak disadari oleh pak Alex Bu Rani Dareen dan Clara
"Kondisi Bu ayu saat ini...."
***
Kacian Bu ayuuuđ„ș
.
.
__ADS_1
.